SERUNI

SERUNI
DOKTER PSIKIATER HANTU BAB 45



"Mama... tolong lepasin..."Aldo memohon,ia tidak berani untuk bersikap kasar kepada Ibunya.


Ny.Rindiani pun menghentikan langkahnya menarik Aldo.Ia juga melepaskan pegangannya.


"Kenapa Mama berbuat seperti ini ??Mama masih belum puas dengan kematian Caroline ?"


"Dia mati karena ulahnya sendiri, kenapa dia harus bunuh diri ??kayak tidak berpendidikan saja "Ny.Rindiani melipat tangan dengan angkuh.


"Ini semua salah Aldo Ma..."


"Tidak...Anak Mama tidak salah,kamu jangan mengatakan apapun lagi perihal kematian Caroline.Cukup diam dan lupakan semuanya .Ayo kita pergi.."Ny.Rindiani menarik tangan Aldo lagi.


"Tapi Ma"tubuh Aldo mengeras.


"Al... kalau kamu mengakui kesalahan kamu,kamu bisa dipenjara jika Orang tua Caroline lapor polisi.Biarkan saja kasus Caroline menjadi kasus tabrak lari,bukan bunuh diri.Jadi nama baikmu tetap aman"


Mendengar hal itu,nyali Aldo mendadak ciut.Ia takut juga jika harus berurusan dengan polisi.


"Ayo..."


Kali ini Aldo tak menolak ajakan Ibunya.Ia mengekori langkah Ny.Rindiani menuju tempat parkir mobil.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Kasihan sekali nasib Caroline ya..."Gumam Seruni saat ia dan Steven baru saja pulang dari acara pemakaman Caroline.


"Hem"hanya dengungan yang keluar dari bibir Steven.Matanya lurus menatap ke jalanan di depan.


Seruni menelisik wajah pria itu dengan lekat, nampak terlihat gurat kesedihan di wajahnya.


"Mungkin dia sebenarnya masih belum bisa move on dari Caroline"


Dada Seruni berdenyut sakit,tapi ia bisa apa?Toh mereka bercinta jauh sebelum kehadiran dirinya.


Mobil Steven sudah memasuki halaman hotel,


"Aku masuk dulu"pamit Seruni , Steven mengangguk tanpa sebarang Jawaban.Hati Seruni semakin sakit,ia pun keluar dari dalam mobil dengan senyum keterpaksaan.


Setelah melambaikan tangan ke mobil Steven yang berjalan menjauh.Seruni melangkah gontai masuk ke dalam lobi hotel.


___


Kujang menepuk tangan Seruni yang sedang terlentang di atas tilam.Pikirannya menerawang jauh.Gadis itu melirik dengan ekor matanya.


"Ada apa ?"tanya Seruni malas.


"Tolongin aku"Rintih Kujang.


Seruni beringsut bangun.


"Kamu kenapa ?"tanyanya saat melihat Kujang seperti menahan sakit.


"Aku sakit perut"


"Masih belum sembuh juga?"


"Ini kelewat sembuh"


"Maksudnya ?"


"Sekarang aku nggak bisa PUP"


Seruni tercengang ,kemudian ia ketawa ngakak.


"Kok malah diketawain sih?"


"Habisnya kamu ada-ada aja deh, semalam kamu ke toilet terus gara-gara minum Yakult. Sekarang kamu nggak bisa PUP"Seruni tertawa lagi.


"Habisnya aku ikut apa kata mbak Google, katanya kalau minc***.Makan jambu biji biar bisa mampet"


"Terus kamu makan jambu biji?"


Kujang menjawab dengan anggukan kepala.


"Seberapa banyak jambu biji yang kamu makan?"


"Aku makan sama pohon-pohonnya sekalian "


"Gila kamu ya Kujang... pantaslah kamu nggak bisa PUP.Wong kamu makan sama pohon-pohonnya .Keselek tuh buntut"


Kujang tersengeh...


"Tolong aku ya ....please"


"Idih..pakai bahasa Inggris"goda Seruni


"Ya udah... tunggu bentar"


BROT


"UWEEEK..."Seruni langsung lari ke kamar mandi karena mau muntah setelah di kentutin oleh Kujang.


AKHHHHHH


Kujang menghela nafas lega, ia langsung berbaring manja di atas lantai karena perutnya sudah tidak sakit lagi.


"Kurang 4jar kau Kujang... kentutmu bau sekali"seru Seruni dari dalam toilet.


HEHEHEHEHE


Tanpa rasa bersalah, Kujang tertawa terkekeh-kekeh.


"Ada hikmahnya juga ya, Aku sakit perut. Bisa membuatmu tertawa "ucap Kujang.


Seruni keluar dari kamar mandi ,ia mengambil tisu lalu mengelap bibirnya.Tubuhnya terhempas ke bibir kasur disertai ******* nafas berat.


"Aku harus gimana Kujang? aku pikir Steven sudah benar-benar tidak punya perasaan dengan Caroline . Dia bilang katanya sudah lupa gimana rasanya mencintai Caroline? Tapi setelah hari ini, aku melihat kalau Steven masih mencintai perempuan itu . Aku ngerasa kayak dibohongi.Tapi ya...bukan salah Steven juga sih"


"TIDAK akan mudah untuk move on dari hubungan yang sudah bertahun-tahun. Lebih baik kamu pulang aja biarkan kalian sama-sama tenang dulu ,kalau memang Steven mencintai kamu dia pasti akan pergi menemui kamu"


Seruni diam,ia menelaah ucapan dari Kujang.


"Tapi...kalau pada akhirnya dia tidak mencari ku? gimana ??"


"Kamu sudah pernah menghadapi yang lebih buruk dari pada ini bukan??"


Seruni mengangguk lemah ,ia menghela nafas berat.


"Baiklah...ayo kita pulang "Seruni beranjak, Kujang dengan senantiasa berada di belakang Seruni.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Usai makan malam,Ny.Rindiani masuk ke dalam kamarnya.Disana ,ia bukanlah tidur.Melainkan sibuk dengan sosial medianya.


Sang suami yang mengurus perusahaan diluar negeri membuatnya lebih banyak sendiri.Untuk mengusir kesepiannya,ia menghibur diri dengan bermain sosmed.


Disaat ia merekam dirinya dalam permainan tik tok, terdengar suara orang menangis yang mengganggu konsentrasinya mendengarkan musik di Tik tok.


Ny.Rindiani jadi kesal sendiri, disebabkan ia merasa kurang pas antara lagu dan gerak mulutnya.Ia pun menyimpan video tersebut di Draft untuk sementara waktu.


Suara tangisan itu semakin jelas terdengar,Ny.Rindiani turun dari perbaringan.Ia keluar ke balkon, memeriksa ke sekeliling termasuk mencari tahu siapa gerangan yang menangis malam-malam.


Apakah mungkin ART nya ??Ny.Rindiani menggeleng,itu sangat tidak mungkin.Karena suara tangisan ini seperti tangisan seorang wanita muda.


Ny.Rindiani memperhatikan ke sekeliling untuk sekali lagi.Tapi tetap tak menemukan apa-apa.


Ah masa bodoh


Ny.Rindiani berbalik untuk masuk kembali ke kamarnya.


BRAK


Pintu jendela yang menjadi penyekat antara kamar dan balkon terbanting keras hingga kacanya pecah berkecai.Ny.Rindiani kaget bukan kepalang.Matanya melotot, mulutnya menganga,dan nafasnya tertahan.


Sebuah tangan meraba wajahnya hingga menutup sebagian.Tubuh Ny.Rindiani mematung, tidak bisa ia gerakan.


KHAAAAAAAAAAAA KHAAAAAAAAAA


Nafas makhluk itu sangat jelas terdengar di telinganya.Ny.Rindiani hanya bisa memutar bola matanya ke kiri dan ke kanan.Bayangan wajah hitam legam bisa ia lihat dengan ekor matanya.


"Tanteeee...Aaakuuu diingiiin"


Kini makhluk itu berdiri tepat di hadapan Ny.Rindiani.Ia menyeringai dengan kepala miring.


"Ka-ka-ka-ka-mu?"gemetar seluruh badan setelah tahu siapa makhluk yang menampakkan diri di depannya.


"Aku... dingin..Tante.... Tante mau? menemani ku?"


Ny.Rindiani menggeleng.


"Ok...Biar aku ..bawa.. Aldo "


"Ja-jangan..."


Makhluk berwajah seram itu mengernyitkan keningnya,


"Kenapa?? Anakku...ingin bersama Ayahnya"


"Jangan...aku ... mohon... jangan"pinta Ny.Rindiani.


"Caroline..."sebuah seruan mengalihkan perhatian mereka.Aldo berlari mendekat dan langsung memeluk tubuh makhluk menjijikkan itu.


"Al..."pekik Ny.Rindiani tak percaya.