SERUNI

SERUNI
DOKTER PSIKIATER HANTU BAB 98



Yas duduk di sebuah kursi,ia terlihat kelelahan.


"Makasih Kujang..."ucapnya dengan senyuman yang penuh lelah.Kujang mengangguk disertai senyuman.


"Kanda...Nabila"


Pasangan Kujang memperingati Kujang.


Yas mengernyitkan keningnya.


"Kenapa dengan Nabila ??"


Namun Yas tidak menemukan jawaban,dua Kujang kembar itu justru melompat dan menghilang di dinding.


Lelah yang dirasa langsung hilang karena khawatir dengan Nabila.Ia pun bangkit dan berlari keluar.


"Yas..."Pak kepsek menyambut anak muridnya itu.Yas terpaksa berhenti terlebih dahulu.


"Bagaimana ??"tanya Pak kepsek setelah keduanya berhadapan.


"Sudah Pak... selebihnya Pak Fathur (Guru agama) yang akan mengurusnya.Saya harus pergi dulu"Yas menggerakkan kepalanya sebagai tanda berpamitan lalu berlari pergi.


Nicta dan Tirani heran melihat Yas yang terburu-buru pergi.


Rupanya Nabila membantu Yas dari jauh.Akan tetapi dikarenakan organ tubuhnya pernah kena teluh, ia tidak bisa mengeluarkan terlalu banyak tenaga.Sehingga sakit dari dalam menyerang.


Nabila batuk-batuk hingga menyemburkan darah segar.Wajahnya putih memucat,namun ia terus bertahan.Dan itu tidak lah lama, tubuhnya melemah ambruk ke tanah.


"Nabila..."


Yas mempercepat larinya,menyambar tubuh lemah itu.Nabila pingsan.


"Kenapa dia??"seru Yas...ia mencari sosok dua harimau putih tapi tak menampakkan diri.Yas menggendong tubuh Nabila dan dibawanya segera ke klinik tempat Steven berada.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mendapatkan laporan dari Yas, Steven turun tangan langsung dengan para Dokter ahli penyakit dalam untuk memeriksa keadaan Nabila secara menyeluruh.


Sedangkan Yas sendiri menunggu di luar ruang UGD dengan gusar.


"Kemana Kujang ??kenapa mereka malah pergi disaat Nabila seperti ini ??Apa yang mereka lakukan ??"


Setelah beberapa saat kemudian, Steven keluar dari ruangan UGD.Ia menghampiri keponakannya itu.


"Bagaimana uncle ?"tanya Yas .


"Bagian tubuhnya memang terlihat lain,tapi kami tidak menemukan sesuatu yang aneh ataupun penyakit"jawab Steven.


"Tapi kondisinya sangat mengkhawatirkan uncle"


"Yah...biar dia dirawat dulu sampai dia benar-benar pulih"


"Tolong bantu dia ya uncle"Yas menakupkan kedua tangannya memohon.


"Uncle akan melakukan yang terbaik untukmu "Steven menepuk pundak Yas dengan hangat.Yas tersenyum tipis.


*


"Apa??Yas membawa seorang gadis ke rumah sakit ??"Seruni sangat terkejut mendengar hal itu.


"Iya sayang,dia terlihat sangat khawatir sekali.Seperti aku yang selalu mengkhawatirkan mu"Jawab Steven yang berbicara melalui seluler.


"Tapi Yas terlalu kecil untuk itu sayang,dia masih umur berapa? tubuhnya aja bongsor "Seruni terdengar khawatir.


"Yah begitulah Tapi aku juga mau mengatakan tentang kondisi gadis itu. Kalau dilihat dari sinar x seperti biasa ,dia nggak apa-apa . Tapi setelah aku cek melalui tiga dimensi ,aku melihat ...sebagian hatinya itu menghitam dan detak jantung lebih lemah dari manusia biasa pada umumnya"


"Kesimpulannya ?"potong Seruni .


"Dia sekarat.."


Tak terdengar tanggapan ,sepertinya Seruni tengah diam untuk berpikir.


"Aku akan kesana Sayang sekarang"


"Jangan sayang nanti aja, kamu bicara sama Yas di rumah . Kamu pasti kecapean sayang"


"Nggak kok Sayang ,,kebetulan hari ini tidak terlalu sibuk .Jadi aku bisa mewakilkan semua tugas-tugas di kantor sama Ruksa atau Pak Purwakarta.Lagian juga kan supir sayang "Seruni memaksa.


"Ya udah terserah kamu udah sayang aku tunggu di sini"


"Ok..."


(talian telfon terputus)


*


"Dimana Yas?"Baru saja tiba,Seruni langsung bertanya Yas.


"Mungkin di bangsal tempat gadis itu,karena baru saja gadis itu dipindahkan dari ruang UGD"


"Ayo kita kesana"ajak Seruni , Steven mengiyakan.Keduanya pun beriringan menuju bangsal tempat Nabila dirawat.


"Yas..."


Yang dipanggil mengangkat wajahnya.


"Aunty..."Yas bangun dari duduknya.Seruni tersenyum mendekati.


"Dimana gadis itu ?"


"Didalam Aunty..."


Seruni mendorong pintu lalu masuk diikuti oleh suaminya dan Yas paling terakhir.


"Menurut Aunty dia kenapa ??"


"Apa dia pernah cerita sama kamu tentang kondisinya?"


"Katanya dia pernah kena teluh Aunty ,kedua orang tuanya meninggal gara-gara itu"


"Teluh dari mana?"


"Dari bagian timur pulau Jawa"


Seruni manggut-manggut.


"Ibunya berapa menit kemudian langsung mati Aunty,setelah terkena teluh itu"


"Itu adalah teluh pembunuh, siapapun yang terkena akan mati dalam beberapa detik? Bagaimana dia bisa selamat dan bisa bertahan hidup sampai saat ini?"


"Menurut cerita,dia diselamatkan Ayahnya.Sebenarnya dukun itu ingin membunuh Ayahnya, tapi yang terkena adalah Ibunya.Setelah Ibunya meninggal,dukun itu mengirim teluh lagi.Dan saat itulah Nabila yang terkena.Tapi Ayahnya mengorbankan dirinya,Hingga Nabila bisa selamat.Hal ini juga bantuan dari Kujang "


"Kujang ???"Seruni nampak kaget.


"Tapi bukan Kujang milik kita Aunty,itu Kujang jenis betina"


"Ooohhh jadi kamu ketemu sama gadis ini,karena ulah Kujang kita ??"


"Sebenarnya nggak begitu juga sih Aunty,aku nggak sengaja.."


"Sudah...sudah.. jangan diteruskan lagi.Kemana Kujang sekarang ??"potong Seruni cepat.Yas menggeleng pelan.


"Kujang!! Kujaaaaaaang...."


Seruni memperhatikan ke sekeliling.


"Kujaaaaaaang"


Kujang menyembulkan kepalanya menembus dinding,tapi hanya kepalanya saja.Ia tersengeh tanpa dosa.


Inilah yang Yas heran,kenapa Seruni memanggil Kujang tanpa ritual seperti yang dilakukan Nabila.


"Keluar!!!"titah Seruni tegas dengan tangan terlipat di dada.


"Aku lagi sibuk, nanti aja ya"


"Mana pasanganmu ?"pertanyaan Seruni berhasil menahan gerakan Kujang yang hendak pergi.


"Emmm dia...dia..."


Eh tiba-tiba tanpa Kujang sangka,pasangannya keluar dari sebalik dinding.


"Ehh kok keluar sih?aduuhhhh"


Terpaksa Kujang juga ikut keluar.Pasangan Kujang menundukkan kepalanya sampai menyentuh lantai memberi hormat kepada Seruni .


"Soo sweet,manis sekali..beda sama yang ono- "sindir Seruni .ia mengelus kepala kembaran Kujang.


"Idih nyindir..."


"Boleh aku tahu siapakah yang melakukan hal ini kepadanya?"


"Dia seorang dukun sakti mandraguna,aku tidak bisa melawannya "


"Dinda.. kalau kamu memang ingin melawan dukun itu,ayo aku bantu?"Kujang menyahut.


Pasangan nya menggeleng perlahan...


"Itu tidak akan cukup, biarlah...aku sekarang hanya ditugaskan untuk menjaga nya.Karena kondisinya yang sangat lemah"


"Kenapa kamu membiarkan dia membantu ku tadi kalau kamu tahu kondisinya ?"Timpal Yas.


"Tadi hanya aku dan Kanda yang ingin menolong mu.Tapi rupanya Nabila juga turut membantu dari jauh.Kami tidak tahu sebelum kami merasakan ada kekuatan yang mendorong dari belakang "


"Membantu mu?? memang apa yang kamu lakukan Yas?"tanya Seruni .


"Anu Aunty,,,di sekolah anak-anak kesurupan secara serentak . Ternyata ulah jin jahat yang murka kepada anak-anak yang kencing sembarangan.Dia sangat kuat Aunty "


"Dia sesepuh para jin disana,jadi dia memang kuat.Aku kalau sendiri pun tak akan sanggup "kujang menjawab.


Seruni terpelongo.. sehebat itukah???