
Reyhan merangkul istrinya,ia mengusap darah yang mengalir dari kening Uzma dengan lembut.
Livia semakin meradang melihat betapa lembutnya Reyhan memperlakukan istrinya.Malah ia menggendong Uzma dan dibaringkan dengan penuh kehati-hatian.
"Livia pulanglah....aku tidak ingin kamu semakin malu disini"Reyhan berucap tanpa sedikitpun membalikkan badannya.Ia sibuk membalut luka Uzma dengan kain kasa.
"Untuk apa aku malu ? yang aku lakukan tidaklah salah"bantah Livia membela diri.
"Suster Ani, tolong bawa suster Livia keluar"
Suster Ani gelagapan menerima titah dari Dokter Reyhan ,ia sempat bengong menyaksikan semuanya.
"Ah i-iya Dok"
"Tidak mau !aku datang kemari karena ingin bicara denganmu Rey"Livia menolak cepat sebelum Ani,teman sepelantarannya menghampiri.
"Jika kamu ingin bicara, tunggu aku diluar"jawab Reyhan .Livia bimbang,ia takut Reyhan membohonginya.
"Tidak...kita bicara disini saja"
Reyhan terdiam sejenak.
"Baiklah...tapi setelah ini ku harap kita tidak akan pernah bertemu lagi"
Livia terhenyak...
"Ternyata benar perkiraan ku,kamu dengan senang hati menandatangani surat ijin cuti yang dikirim Ibu tiriku karena memang kamu ingin menjauh dari ku?Dan itu pasti karena perempuan mur4han itu kan?!!"
Reyhan menarik sudut bibirnya...
"Jujur aku Kecewa sama kamu Liv..."Reyhan membalikkan badannya"Aku pikir kamu benar-benar tulus bersahabat dengan ku.Dan aku pikir kamu berbeda dengan yang lainnya.Tapi ternyata ??kamu lebih parah "
"Apa maksud kamu Rey??aku tulus sama kamu,selama ini meskipun kamu bersama dengan perempuan mana pun aku tetap setia disamping kamu Rey.Tapi sejak kamu menikah dengan wanita itu,kamu seolah-olah ingin menyingkirkan aku.Aku tidak bisa terima itu Rey.Aku...aku ingin tetap bersamamu , meskipun kau sudah menikah dengan wanita lain"Livia terenyuh,ia menangis.
"Yang mau menyingkirkan kamu siapa Liv??,bagiku kamu tetap sahabat baikku.Tapi pikiran yang dipenuhi rasa cemburu yang membuat kamu berpikir buruk tentang Uzma .Kau sudah mencelakai istriku,kau hampir membunuhnya "
"Dia menipu mu Rey,dia pintar bersandiwara.Dia hanya ingin kamu bersimpati dengan nya dan menjauhi ku"
"Cukup Liv!!!"bentak Reyhan membuat Livia langsung bungkam.
"Kau sudah sangat melampaui batas, mulai sekarang.Kamu akan ku pindahkan ke ruangan lain.Kau tidak perlu lagi mendampingi ku sebagai seorang perawat "Reyhan membuat keputusan.
"Ohhh jadi kamu benar-benar ingin menyingkirkan diriku ? Baiklah Rey, daripada aku harus melayani Dokter lain selain kamu .Lebih baik aku resign"
"Baguslah... Jika kamu sudah yakin dengan hal itu "tanggap Reyhan tegas.Livia mengepalkan tangannya, dadanya naik turun karena emosi.Dengan hentakan kaki,ia pun keluar dari ruangan Reyhan .
"Suster Ani..."
"I-iya Dok"Suster Ani gelagapan.
"Tolong bantu kemasi barang-barang Livia "
"Baik Dok "Suster Ani gegas melaksanakan perintah.
"Maafkan aku sayang..."Reyhan mengusap pucuk kepala istrinya.Uzma yang sejak semula memilih bungkam hanya tersenyum kelat.
"Rey..."
Sebuah suara membuat pasangan suami istri itu menoleh.Rupanya Dokter Harun datang ,ia memperhatikan Uzma dengan seksama.
"Apakah dia yang kamu akui sebagai istri?"
"Kemarin ?? Apakah itu alasanmu tidak masuk kerja ??"
"I-iya Om,,,maaf..."
"Lalu kenapa kamu tidak mengatakannya kepada kami?"
"Oh..habis dadakan Om...jadi nggak sempat konfirmasi "
Dokter Harun memicingkan matanya.
"Kamu tidak kepergok berbuat mesum dengan perempuan ini kan?"Terka Dokter Harun penuh curiga,wajah Uzma langsung memerah.
"Ah tidak Om... sumpah!"refleks Reyhan mengangkat dua jarinya.Dokter Harun terlihat kurang percaya, kepalanya saja yang manggut-manggut tapi hatinya masih sanksi.
"Baiklah,,,anggap saja semua itu benar.Tapi tolong bawa dia ke rumah.Perkenalkan dengan Papa"
Setelah berucap begitu, Dokter Harun melangkah keluar.
Reyhan tersenyum mendapati tatapan istrinya yang kurang mengenakkan.Terdengar ******* nafas berat yang keluar dari bibir gadis itu.
"Kalau ada sesuatu yang tidak mengenakkan hatimu, katakanlah...aku siap mendengar nya"ucap Reyhan dengan wajah tertunduk.
"Aku harus mengatakan apa ?kamu pasti bisa tahu bagaimana jika kamu ada diposisi ku?"jawab Uzma , pandangan terbuang ke sudut ruangan.
"Aku minta maaf"
"Sudah kesekian kalinya kamu minta maaf"
Reyhan jadi terpojok,ia bingung harus bagaimana ?? terlalu banyak masalah yang ia ciptakan hingga membuat istrinya harus mendapatkan banyak kecaman.
"Kamu pasti menyesal telah menikah dengan ku"
Uzma tersenyum kecut.
"Aku tidak tahu harus bagaimana ?jika aku bisa memutar waktu,ingin ku kembali ke tiga hari yang lalu.Tok Haji sudah melarang ku pergi, disaat aku mendapat kabar saudara kembar ku akan menikah.Tapi aku tetap berkeras hati, karena aku sangat merindukan Izma"
"Dan lagi aku terharu karena Izma mengundang ku hadir di acara yang terpenting dalam hidupnya.Tak disangka,aku hanya bertemu dengan mayatnya "
_
_
Ummi Kalsum meremas batu kemenyan sampai hancur ***** dalam genggamannya.Ia marah,kesal dan Kecewa karena usahanya gagal untuk kesekian kalinya merebut jimat pengasihan pengantin.
Hal ini bermula saat tanpa sengaja ia bertemu dengan sepasang kekasih.Ummi Kalsum melihat kening si gadis berwarna keemasan.Karena penasaran,Ummi Kalsum melakukan penerawangan.Rupanya gadis itu memiliki Jimat yang mumpuni,rasa ingin memiliki pun timbul.Ummi Kalsum melakukan pemantauan terhadap Izma.Ia baru tahu jika gadis itu akan segera melakukan pernikahan.
Ummi Kalsum pun mengatur rencana.Kecelakaan yang menimpa Izma dan Kenzo itu adalah bagian dari rencananya.Ummi Kalsum berniat mengambil Jimat itu dari mayat Izma.
Namun sayang, disaat Ummi Kalsum menggali kuburan Izma.Jimat itu sudah raib.Ummi Kalsum murka,di malam itu juga Ummi Kalsum memanggil Qorin Izma.Lalu menyatukannya dengan iblis peliharaannya.Melalui daya ingat Qorin Izma,Ummi Kalsum bisa mengetahui bahwa kembaran Izma lah yang telah mengambil Jimat itu dari tubuh Izma.
Di malam itu juga,Ummi Kalsum berniat untuk menyerang.Tapi saat itu posisi Uzma sedang dalam dekapan Reyhan dan penjagaan Kujang.
Ummi Kalsum sangat berang,ia sangat ingin segera mendapatkan jimat itu.Tanpa ia ketahui,jika Uzma memiliki kecubung.
Hingga terjadilah peristiwa di pagi itu,Qorin yang sudah bersatu dengan iblis menyerang Uzma .Gadis yang tidak bisa melihat Makhluk astral itu seperti tak berdaya.Namun ia masih punya kekuatan untuk menggunakan kekuatan kecubung dan Jimat pengasihan pengantin.Sehingga bisa mengalahkan Makhluk kiriman Ummi Kalsum.
Wanita yang menganut ilmu sihir itu sudah kehilangan akal untuk bisa mengambil Jimat pengasihan pengantin.Padahal ia sangat membutuhkan Jimat itu untuk menyempurnakan ilmu nya.
"Sepertinya aku harus mencari tahu siapa musuh ku yang sebenarnya ?"