SERUNI

SERUNI
DOKTER PSIKIATER HANTU BAB 26



Ummi Kalsum mulai melakukan ritual untuk mengeluarkan Jimat pengasihan pengantin dari tubuh Uzma .Namun ternyata itu tak semudah dengan yang dibayangkan.Ada sesuatu yang menarik kuat dari dalam sehingga Jimat itu tidak keluar.


Ummi Kalsum pun melakukan penerawangan ke dalam tubuh korbannya.Ternyata Jimat itu dipeluk oleh cabang bayi yang ada dalam perut Uzma .


Wanita penyihir itu terkejut,janin itu memeluk Jimat pengasihan pengantin.Dan Kecubung dijadikan bantal.


Baru kali ini ia melihat janin yang bisa melakukan itu.Kujang hanya senyam-senyum dari sisi lain.


"Kalau aku ingin mendapatkan Jimat itu,aku harus melenyapkan janin dalam rahim wanita ini"Niat jahat lain tercipta, Ummi Kalsum bersemedi lagi.Ia melakukan telepati dengan salah satu temannya yang menjadi Ku yang.Karena janin adalah makanan terenak bagi sosok Kunyang.


*


Livia kaget, tiba-tiba pintu terbuka dengan kasar dan muncullah seorang wanita berparas cantik.Ia tersenyum tipis ke arah Livia sambil meletakkan jari telunjuknya ke bibir.


Livia mengangguk seperti terhipnotis, wanita cantik yang tak lain adalah Kunyang masuk ke dalam kamar Ummi Kalsum berada.


"Mana janin itu?"tanyanya serau menyeramkan.Ummi Kalsum menunjuk ke arah Uzma yang terbaring.


"Di dalam tubuh wanita itu,makanlah!!'Ucap Ummi Kalsum,wanita Kunyang tersenyum.Ia pun berbaring di lantai tepat dibawah kasur yang ditempati Uzma .


Setelah beberapa saat, kepala wanita Kunyang terlepas dari badannya beserta bagian jeroan tubuhnya.Ia terbang menyusup ke ************ Uzma lalu raib.


Janin yang sedang santai berbaring kaget melihat sesuatu muncul dari mulut rahim.Ia mengernyitkan keningnya,menelengkan kepalanya.Kunyang menjilat air liurnya melihat janin yang begitu segar.Tapi janin itu bukan janin biasa.Ia melempari Kunyang dengan Jimat pengasihan pengantin dan juga batu kecubung.Dan dua benda sakral itu terlempar seperti sebuah bumerang yang terus berputar balik menyerang Kunyang.


"Aduh aduh aduh ampun...."seru Kunyang kesakitan.Karena kepalanya terus diserang.Si Janin tertawa terpingkal-pingkal.


Ummi Kalsum panik melihat tubuh tanpa kepala itu menggelepar-gelepar seperti ikan di daratan.


"Apa yang terjadi ?"pikir Ummi Kalsum panik.Ia ingin menolong sahabatnya,tapi apa yang bisa diperbuatnya.Kepala itu tidak kunjung keluar.Sampai akhirnya tubuh tanpa kepala itu tak bergerak lagi.


Ummi Kalsum benar-benar hilang akal, temannya sudah mati dan kepalanya belum keluar juga.


Ternyata batu kecubung berhasil menyerang jantung Kunyang hingga pecah.Dan itulah kelemahan Kunyang.Jika jantung itu pecah,maka ia akan mati.


Si Janin juga dengan senangnya menginjak-injak kepala Ku yang yang sudah tak bernyawa.Lalu ia mendorongnya keluar melalui mulut rahim ibunya.


Kepala Kunyag kembali dengan tanpa adanya tanda-tanda kehidupan.Ummi Kalsum berundur , tubuhnya menggigil ketakutan.Beberapa kali ia menelan saliva karena tenggorokannya tercekat.


"Sebenarnya wanita ini hamil anak apa?kenapa bisa setangguh itu ?"


"Hehehehehe ...."


Kujang mulai menampakkan diri,ia tertawa terkekeh-kekeh sampai tersedak.


Ummi Kalsum semakin panik dan ketakutan.Ia menyeret tubuhnya hingga bersandar ke dinding.


"Sama bocil aja kalah"goda Kujang.


"Apalagi melawan ku?? Apakah kamu masih ingin melanjutkan niatmu??"


"Aku takkan pernah menyerah "Bantah Ummi Kalsum meskipun lututnya menggigil.


KHEMMMMM


"Baiklah...akan aku lihat seperti apa usahamu ?"


Kujang berbalik dan menghilang menjadi kabut.Ummi Kalsum menatap ke sekeliling dengan pandangan awas.Ia pun berlari keluar kamar dan menemukan Livia duduk setia menunggu.


"Madam??"


"Cepat masuk..."perintah Ummi Kalsum ,Livia mengangguk.Ia pun turut masuk kedalam kamar itu.


"Ada apa Madam?"


"Kita bawa wanita ini,dan tenggelamkan ia ke sungai.Aku akan pantau terus dirinya sampai menjadi mayat.Dan setelah itu,kamu pergi ke rumah pria itu.Bagaimana pun caranya kamu harus bisa mengambil hatinya.Aku akan membekali mu dengan bubuk pengasihan,dan juga rambut wanita itu.Agar pria itu menganggap kamu adalah istrinya"


Keduanya kembali menggotong tubuh Uzma masuk ke dalam mobil.Ia dan Ummi Kalsum membawa tubuh Uzma yang sedang tidak sadarkan diri ke jembatan yang dibawahnya mengalir deras sungai yang lumayan besar dan dalam.


Mereka memasukkan Uzma ke dalam karung lalu melemparkannya ke dalam sungai tersebut.


*


*


"Uzma..."Reyhan tersentak,baru saja ia tertidur dengan posisi duduk di ruang kerjanya.Tiba-tiba perasaannya jadi tak nyaman.Reyhan melihat jam ditangannya,baru saja menunjukkan waktu hampir sholat dhuhur.Reyhan memutuskan untuk sholat dulu baru ia akan pulang.Dia akan ijin untuk setengah hari saja.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Uzma yang tenggelam tanpa perlawanan karena masih dalam keadaan pingsan.Tanpa ia sadari tubuhnya terus tenggelam lebih dalam dengan arus sungai yang sangat kuat.


Kujang terus berlari mengikuti, sedangkan dua Jimat yang menyatu dengan jiwa raga Uzma keluar membentuk perlindungan kepada sang majikan.


Ummi Kalsum menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bagaimana benda pusaka itu mengeluarkan kemampuannya.Ia menggigit bibir, ternyata ia salah prediksi.Ia kira Uzma hanya akan tenggelam dan mayatnya akan ditemukan di sekitar kawasan ini.Tapi rupanya,dia malah hanyut terbawa arus semakin jauh dan jauh.


"Madam ayo kita..."ajak Livia dengan cemas.Ia takut jika ada orang yang melihat tindakan mereka.


Ummi Kalsum mengepalkan tangannya dan memukul pagar jembatan dengan geram.Ternyata semua yang ia lakukan akan sia-sia.


___


"Madam...mana bekal yang ingin kamu berikan kepada ku?"Tanya Livia sambil lalu mengemudi.


Nafas Ummi Kalsum terdengar memburu,ia masih sangat kesal sekali karena usahanya gagal total.


"Madam..."


"Diam!!!"


Livia tersentak kaget karena dibentak oleh penyihir itu.


"Kamu pikir setelah usahaku semua gagal total,aku akan dengan senang hati membantu mu,hah??"


"Ta-ta-tapi Madam kan sudah janji "


"Aku mengucapkan janji setelah semua berjalan dengan lancar sesuai prediksi ku"


"Bukankah semua berjalan dengan lancar ?"


"Itu bagimu,,,bukan bagiku...Aku membutuhkan mayat perempuan itu,tapi dia sudah dibawa arus semakin jauh.Saat ini pun aku sama sekali tidak bisa merasakan dimana keberadaannya"


"Kalau memang Madam ingin mayatnya,kenapa harus ditenggelamkan.Kenapa kita tidak suntik mati saja dia?"


"Kau seorang perawat bukan?tapi kenapa kamu bodoh? kalau kita secara terang-terangan membunuhnya ?kamu mau dipenjara ??"


Livia menggeleng cepat!


"Lalu sekarang gimana Madam ?"


"Aku tidak tahu,kau urus saja urusan mu"


"Tapi aku sudah melakukan semuanya sejauh ini Madam"


"Lalu aku??aku juga sudah melakukan banyak hal..."


"Ja-jadi kita gagal?"


"GAGAL TOTAL!!!"Ucapan Ummi Kalsum penuh tekanan kemarahan.


Livia merengut,ia benar-benar Kecewa.Padahal ia sudah berharap tinggi bisa kembali lagi ke sisi Reyhan .Tapi sekarang gimana ???