SERUNI

SERUNI
DOKTER PSIKIATER HANTU BAB 23



Ting tong Ting tong


Suara bel berbunyi,Uzma yang tengah mengelap meja di ruang tamu menghentikan aktivitasnya.


Ia berjalan menuju ke pintu utama untuk membukanya.Uzma termangu melihat siapa yang datang.


"Boleh aku masuk?"tanya Livia ,Uzma mengangguk lalu mempersilahkan tamunya masuk.Livia berjalan dengan angkuhnya dan duduk di ruang tamu dengan bersilang kaki.


"Apakah kamu ingin bertemu dengan Reyhan ?"tanya Uzma ,Livia menggeleng.


"Aku ingin bicara denganmu "


Livia menatap ke sekeliling lalu melanjutkan pembicaraan.


"Kita sama-sama perempuan,dan ku harap kita bisa saling mengerti bagaimana perasaan kita masing-masing ?Aku sangat mencintai Reyhan ,aku tahu... mungkin aku tidak punya garis jodoh dengannya.Tapi aku tidak sanggup jika harus jauh darinya"


"Aku ingin kamu mengijinkan aku untuk bisa bersamanya,Aku mohon..."wajah Livia yang awalnya begitu angkuh kini penuh hibah.Uzma tidak segera menjawab,ia menjedah waktu untuk beberapa saat.


"Jika kamu adalah aku?apa yang akan kamu lakukan ? Apakah kamu akan mengijinkan seorang wanita yang dengan jelas mengatakan mencintai suamimu, memohon untuk bisa bersama dengan suamimu.Tanpa sebarang ikatan"


Wajah Livia memanas.


"Bukankah tadi kamu bilang bahwa kita sama-sama perempuan, dan berharap bisa mengerti perasaan sesama perempuan "Sambung Uzma , menambah keras wajah si Livia .Namun kerasnya wajah itu ditutupi dengan senyuman kelat.


"Kau percaya diri sekali, mentang-mentang Reyhan selalu membelamu.Bukan berarti dia mencintai mu,kamu tidak tahu bukan bahwa sudah banyak perempuan yang menjadi korban dari Reyhan ?"


Uzma pun membalas dengan senyuman kelat.


"Berarti aku adalah pemenangnya yang bisa dinikahi olehnya"


"Sombong!! Nanti Reyhan bakal ninggalin kamu kok"


"Seandainya itu terjadi,aku tidak akan terlalu Kecewa.Karena aku resmi menjadi jandanya,bukan mantan pacar yang hanya dicemok-cemok tanpa status yang jelas "


Nafas Livia sudah berpacu dengan amarah.Ingin sekali ia menampar wanita itu.Tapi ia takut Reyhan tiba-tiba datang dan semakin memperburuk hubungan mereka.


Tanpa berkata lebih banyak lagi,Livia bangkit dan pergi tanpa pamit.Uzma menghela nafas lega,dia sempat takut wanita itu akan mengamuk lagi.


_


Dari jarak jauh, melalui baskom ajaibnya.Ummi Kalsum terus memantau pergerakan Uzma . Dengan jelas ia melihat keberadaan Kujang disana.Rupanya Reyhan meninggalkan Kujang untuk melindungi istrinya agar kejadian kemarin tidak terjadi lagi.


"Kalau begini terus,aku seperti tidak menemukan celah untuk merebut Jimat itu"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Uzma menunggu kepulangan suaminya dengan harap-harap cemas.Banyak spekulasi buruk yang mengganggu pikiran nya.Karena ini sudah hampir jam 9malam tapi Reyhan tak kunjung datang.


Seruni saja sudah pulang dan selesai makan malam.Adik dari suaminya itu sempat menegurnya,tapi Uzma berusaha menutupi kecemasannya dengan senyuman.


Kini sudah hampir jam 12malam,tapi kelibat Reyhan tak nampak juga.Uzma benar-benar Kecewa.Padahal dirinya sudah berhias cantik untuk bisa membuat Reyhan tidak marah lagi padanya.


"Mungkin benar kata Livia ,dia akan meninggalkan aku dengan begitu mudahnya.Apalagi banyak wanita yang mendambakannya?Jadi pastinya dia tidak akan rugi kalau hanya kehilangan diriku yang tidak ada apa-apanya "


Uzma masuk ke dalam kamarnya,lalu menyelimuti seluruh tubuhnya.Dibalik selimut itu ia menangis.


"Nenek...kenapa lah nasib Uzma begini?"rintihnya parau.


_


Sedangkan di lain tempat , seperti biasa.Reyhan sedang melayani beberapa hantu yang menjadi arwah penasaran untuk menyelesaikan masalah yang belum terselesaikan.


Pas jam 1 dini hari,ia baru saja selesai menyelesaikan tugasnya.Segera ia pulang karena merisaukan keadaan istrinya.Meskipun ia tadi sudah meninggalkan Kujang untuk menjaga Uzma .Tapi tetap saja pria itu memikirkan istrinya.


Saat baru saja tiba, Kujang ternyata telah menunggunya di emperan rumah.


"Aku sedih.."


"Sedih??? tumben ?? setelah sekian abad kau tercipta,baru sekarang kamu mengungkapkan rasa sedihmu"Reyhan tergelak..


"Tuh istri mu menunggu mu sejak tadi, berdandan cantik ,masak yang enak,tapi kamu tak kunjung datang.Ia masuk ke kamar dan menangis dibalik selimut"


"Apa??kenapa kamu tidak memanggil ku?"


Reyhan bergegas masuk ke dalam rumah dan berlari kecil menuju kamarnya.


Benar,,,ia menemukan Uzma meringkuk di balik selimut.Perlahan Reyhan menaiki peraduan,ia singkap selimut yang menyelimuti tubuh istrinya.Ternyata istrinya sudah tertidur pulas,Reyhan membelai pipi Uzma lembut.Disana ia masih merasakan pipi istrinya basah.


Reyhan mengecup kening sang istri dengan penuh kasih.Dan ia merebahkan tubuhnya disisi sang istri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Uzma menemukan dirinya dalam rengkuhan suaminya.Ia sigap melepaskan diri, amarahnya masih tersisa sampai detik itu.Reyhan langsung terjaga ,namun ia masih belum tersadar sepenuhnya.


"Sayang...kenapa?Ada apa?"


Uzma tak menjawab,ia masuk ke kamar mandi dengan amarah yang tak terungkap.Reyhan gegas turun menyusul.


"Sayang... maafkan aku,aku semalam pulang terlambat karena ada urusan"seru Reyhan dari luar kamar mandi.


"Aku nggak nanyak "jawab Uzma ketus.


"Sayang jangan gitu dong,,,aku benar-benar menyesal"


Tak ada jawaban,Reyhan memutuskan untuk menunggu di luar kamar mandi.Sampai Uzma selesai melakukan ritual mandi.


Pintu terbuka,Uzma keluar dengan hanya melilit kan handuk sebatas dada.Ia sama sekali tidak perduli dengan Reyhan yang bengong menatapnya.


Kulit Uzma yang putih bersinar dengan sisa-sisa air dipundaknya memacu libido pria itu.Apalagi ini masih sangat pagi sekali.Langsung saja Reyhan memeluk tubuh istrinya dari belakang.


"Ihh apa-apaan sih ??aku baru saja ambil wudhu,ah kamu ni"


Reyhan cengengesan,malah tanpa segan ia menciumi bahu istrinya yang basah.


"Jangan..."Uzma meronta manja,namun Reyhan bukan menghentikan ciumannya.Malah semakin naik ke leher sang istri yang jenjang.


Uzma melenguh...Reyhan menarik mundur tubuh sang istri dan menjatuhkannya ke perbaringan.Ia sendiri naik dengan posisi tengkurap di atas sang istri.


"Semalam kenapa pulang terlambat ?"tanya Uzma , tangan nya meraba dada sixpack milik suaminya yang masih terbalut baju.


"Aku ada urusan sayang"


"Urusan dengan siapa ?apa itu perempuan ?"


"Yah bisa dibilang begitu "


Wajah Uzma merengut,,,


"Ihhh istriku ternyata cemburuan ya"goda Reyhan


"Jangan bercanda deh..."balas Uzma .Reyhan tersenyum, perlahan ia mendekatkan wajahnya.Namun Uzma malah meleyot.Reyhan tidak menyerah,ia meraih dagu sang istri lalu melahap bibirnya.Awalnya Uzma masih menolak,tapi karena itu terlalu hangat jadi susah untuk lepas.


Keduanya bergelut dengan penuh kasih, sampai akhirnya Reyhan merenggut kesucian sang istri.Uzma meremas sprei sekuatnya , bibirnya tergigit dan dari sudut matanya mengalir air bening.


Reyhan tak mampu lagi,sudah sekian lama ia menahan sahwat karena pantangan.Sekarang ia sudah memiliki hubungan yang halal,jadi baru sekian detik ia membelah.Ia langsung mencapai *******.Tubuhnya roboh, dinginnya AC masih membuatnya berpeluh di pagi hari.


Ia terengah-engah di atas tubuh sang istri.