
"Lalu apa yang harus aku lakukan untuk mu?"
tanya Reyhan .
"Aku ingin kekuatan jimat itu dipatahkan "
"Caranya ??"
"Perempuan itu harus menikah dengan pria lain??"
"Hah????Hahahahahahahah Dek Dek...kamu ini ngadi-ngadi...gimana caranya dia mau menikah dengan orang lain ? sedangkan dia sudah akan menikah dengan pacarmu itu...hadooooh"
"Aku serius kak... hanya itu caranya untuk mematahkan kekuatan jimat itu"
"Lalu?? kalau sudah berhasil dipatahkan ??kau mau apa?mau kembali sama laki-laki yang hampir mengambil sesuatu yang berharga darimu saat dia akan menikahi wanita lain dalam beberapa hari kemudian ?begitu??"
Seruni terdiam, otaknya mulai berpikir.
"Jangan bodoh kamu Dek..."
"Setidaknya aku ingin menyadarkannya Kak...kalau memang dia akan menikah dengan wanita lain,asal dia benar-benar mencintai nya? insyaallah aku ikhlas "
"Ya sudah... anggap saja begitu"
"Ya tidak bisa dong Kak...dia diguna-guna "
Reyhan menghela nafas panjang,Seruni memang begitu.Dia sangat keras kepala sekali.
"Ok!!!aku akan memikirkan caranya bagaimana agar jimat itu dipatahkan "
"Yang benar ??? Kakak serius kan?"Dari saking bahagianya Seruni sampai bangun dari duduknya.
"Iya .."Reyhan menjawab malas.
"Yeeeeee"Seruni jingkrak-jingkrak seraya memeluk Kakaknya"Terimakasih Kak...Kakak memang Kakakku yang terbaik...emmuaach"
"Hiiiiii"Reyhan meringis jijik.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Reyhan berencana untuk pulang lebih awal ,dia merasa malas untuk melayani para Makhluk astral yang mempunyai banyak masalah di dunia.
Tapi ternyata, sebelum ia melangkah keluar dari ruangannya.Sesosok gadis menahan kakinya.
"Tolong aku...."
Reyhan menoleh,ia mengeluarkan helaan nafas yang berat sekali.
"Aku sekarang lagi malas"
"Sebentar saja...kau harus mendengarkan ku"rengek Makhluk itu semakin mempererat pelukannya di kaki Reyhan . Lagi-lagi Reyhan menghela nafas berat,ia benar-benar malas sekali.Tapi terpaksa juga, karena pelukan Makhluk itu sangat erat.
"Baiklah..."
Makhluk itu tersengeh...dan melepaskan pelukannya.Reyhan berjalan kembali ke tempat duduknya.
"Cepat katakan apa yang bisa aku bantu ?"
"Aku baru saja meninggal semalam , sepeda motor ku remnya blong saat sedang dijalan menurun dan terjadilah kecelakaan.Aku meninggalkan Ibuku yang sedang sakit keras,kamu harus membantu Ibuku.Dia tidak punya siapa-siapa kecuali aku.Tolong aku .. setidaknya Ibuku bisa sembuh dan kembali bekerja lagi untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari"
"Di laci kamar ku ada buku tabungan ,Dengan cap jari ibuku uang itu bisa dicairkan.Tidak banyak, mungkin cukup untuk biaya pengobatan Ibuku"
"Baiklah... dimana alamat rumah mu?"
"Jalan Kertosari no 6,masuk gank kecil.cari saja ibu Fatma .itu nama ibuku"
Reyhan mengangguk
"Aku akan meminta ambulans datang ke rumah mu... sekarang??"
Livia mendekat ia berdiri di hadapan Reyhan .Tanpa diduga ,Livia membuka kancing bajunya satu persatu lalu menanggalkan pakaiannya sampai tak bersisa.
"Liv..."Reyhan terpana,Livia tersenyum tipis.Ia mendekat lalu duduk di pangkuan Reyhan .
"Aku tahu kamu tidak mencintai ku,aku tahu,aku tidak punya pilihan lain selain menikah dengan pria itu.Tapi aku tidak bisa mengkhianati perasaan ku,aku tidak rela memberikan mahkota ku kepada pria yang tidak aku cinta.Aku akan menyerahkan semua milikku hanya untukmu Rey.Hanya untukmu..."Ucap Livia disertai ******* menggoda.Reyhan tersenyum,ia mengangkat tubuh Livia yang tidak tertutup sehelai benang pun ke atas meja.Livia sudah merasakannya debaran hebat,ia sampai menelan saliva karena merasakan kehangatan pria yang diimpikannya.
Reyhan berjongkok memungut semua pakaian Livia .Lalu tanpa segan Reyhan memakaikan baju itu satu persatu.
Livia tercengang,ia yang terlalu ber- ekspektasi tinggi terlihat kecewa.
"Aku tidak pernah merusak sebuah bunga yang tersuguh dijalanan.Apalagi bunga yang ku jaga sendiri?"
Livia tertunduk malu,ia benar-benar malu.Tubuhnya merosot turun dari atas meja lalu berlari keluar ruangan.
Reyhan diam tak mencegah.Biarlah gadis itu berusaha sendiri untuk bisa berdamai dengan takdirnya.
___
Reyhan mengemudikan mobilnya membelah jalan,ia tidak tahu mau kemana sekarang?Yang ada dibenaknya adalah bagaimana caranya ia membantu adiknya?.Walaupun sebenarnya ia enggan untuk melakukannya.
Lampu merah menyala, memperlambat laju mobil yang dikendarai Reyhan .Di depannya beberapa orang menyeberang jalan.Reyhan memicingkan matanya,ia melihat sesosok tubuh yang seperti sedang berusaha ia ingat siapa?Reyhan meraih kartu undangan yang diberikan adiknya pagi tadi.Yah itu adalah si pengantin wanita.
Langsung terbersit keinginan dalam benaknya untuk menculik wanita itu.Setelah itu baru memikirkan cara untuk mematahkan jampi-jampi yang dimaksud Seruni .
Reyhan cepat memutar balik arah tujuannya.Diikutinya gadis itu yang berjalan di sepanjang trotoar.Reyhan memeriksa box barang di bawah kemudi.Mungkin ada barang yang bisa membantunya melancarkan aksinya.Ada!! Alhamdulillah....Reyhan menemukan obat bius berupa spray yang biasanya digunakan adiknya jika melawan orang jahat.
Reyhan pun menepikan mobilnya tepat didepan mangsanya.Ia turun dan mulai beraksi.
"Assalamualaikum.."sapa Reyhan sopan.
"Waalaikumsalam..."balas gadis itu , terlihat ia kaget tiba-tiba ada orang yang menyapanya.Reyhan menatap ke sekeliling ,sepi!!tanpa menunggu lebih lama lagi,Reyhan segera menyemprotkan spray bius itu ke wajah mangsa.Gadis itu langsung lemas, dengan gesit Reyhan menangkap tubuh gadis tersebut.Lalu dibopongnya masuk ke dalam mobil.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Reyhan menunggu gadis itu Siuman,ia pingsan cukup lama juga.Ia memilih untuk cek-in di hotel saja, supaya lebih bebas dan leluasa.Sebenarnya Reyhan tak tega melakukan ini.Tapi,,,,ini hanya untuk mematahkan guna-guna itu.
Saat itu Kujang datang,,,,Ia mendekati Reyhan yang duduk dengan kursi dibalik dan tangan memangku dagu.
"Apa yang kau pikirkan ?"tanya Kujang.
"Aku bingung bagaimana caranya mematahkan guna-guna itu?"
Kujang berjalan mendekati si gadis,ia mengendus tubuh yang sudah tak berdaya itu.Lalu kembali ke dekat Reyhan .
"Nikahi saja dia"
"Maksud mu??Aku harus menikahi dia?"
"Lalu??hanya itu caranya "Kujang merebahkan tubuhnya dengan malas ke lantai.Ekornya bergerak ke kanan dan ke kiri.
"Apa dia mau??"
"Apakah sekarang kamu sedang tidak percaya diri??Hahahahaha baru kali ini kamu ciut Reyhan"Kujang merasa geli sendiri.
"Eh siapa juga yang tidak percaya diri??baiklah...akan aku buat dia mau menikah dengan ku"jawab Reyhan mantap.
Jadi Reyhan bertekad akan menikahi gadis itu setelah ia siuman.Tapi itu bukanlah hal yang mudah, syukur kalau gadis itu mau.Karena kalau dilihat dari tampang,Reyhan masih unggul dari Kenzo.Apalah yang bisa dibanggakan oleh laki-laki bau kencur itu.
Terlihat ada gerakan dari tubuh gadis itu.Reyhan segera bangkit mendekati katil.
"Dimana aku??"kalimat pertama yang keluar dari bibir si gadis.
"Kamu di hotel bersamaku"Jawab Reyhan tenang'.
"Apa??"Gadis itu bingkas bangun.