SERUNI

SERUNI
DOKTER PSIKIATER HANTU BAB 63



"Makhluk apa sebenarnya yang telah Yas lawan ? kenapa dia menempel pada suamiku?"


"Dia makhluk kiriman,ada yang berniat jahat dengan mengganggu kesehatan suamimu"


"Hah???siapa yang telah berani melakukan hal itu ?"


Kujang hanya mengedikkan bahunya, membuat Seruni menatap heran.


"Cu..cu.."Yas meminta susu dengan bibir comel membulat.


"Ohh haus ya sayang,ya udah yuk kita ***** Cucu di kamar aja"


Seruni membawa Yas ke kamarnya,Kujang tetap tiduran dengan malas di lantai.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Saat membuka matanya, Steven menemukan dirinya hanya sendirian di ruang tamu.Kepalanya pun sudah tidak pusing lagi.


"Sayang...."Seru Steven memanggil Seruni ,ia bangkit lalu melangkah masuk ke dalam.Kamar pertama yang ia periksa adalah kamar Yas.Benar saja,Seruni memang berada di sana menemani Yas ***** Cucu.


"Sayang...."Steven menghampiri


"Gimana keadaan mu sayang ?"tanya Seruni .


"Udah...udah baikan... makasih ya sayang "Steven mencium pipi istrinya.Yas dengan lucunya menutupi sebelah wajahnya.


"Sayang...besok aku nggak masuk kantor sehari aja ya"


"Kenapa ?kamu ada acara ?"


Seruni mengiyakan


"Ada kuliah face to face dengan dosen,jadi aku harus hadir.Mungkin pembahasan materi skripsi "


Steven manggut-manggut tanda mengerti.


"Aku antar ya sayang "


"Jauh loh sayang...."


"Nggak apa-apa"


"Apa kamu mau nunggu di rumah Kak Reyhan ?"


"Nggak...kamu turun aku langsung cabut"


"Loh??? emang nggak capek ?"


Steven tersenyum sembari menggeleng.


"Ok... kalau gitu"


*


*


Usai sholat subuh, Steven dan Seruni langsung berangkat.Sekitar jam 8 mereka sudah sampai di rumah Reyhan.Seperti apa yang diucapkan Steven,ia langsung pergi dengan hanya meninggalkan salam untuk kakak iparnya.


"Hay sayang...."Reyhan langsung menyambut Putranya dan mengambil alih dari gendongan sang adik.Uzma hanya menepi di ambang pintu,ia sangat rindu dengan Yas.Dan ingin sekali menggendongnya.Akan tetapi ia harus sabar karena Yas bukanlah bayi sembarangan.


"Kak Uzma masih belum bisa ya Kak?"tanya Seruni ,Reyhan menggeleng.


"Tadi aja dadanya sakit karena merasakan Yas sudah dekat "jawab Reyhan .Uzma tersenyum tipis karena Yas melambaikan tangan ke arah nya.


"Sabar ya Kak"Seruni meraih tangan Uzma , wanita itu hanya mengangguk.Mereka beriringan masuk ke dalam rumah.


"Kamu sama siapa Dek?"Tanya Reyhan .


"Stev"


"Loh kok nggak turun dulu"


"Udah terlambat banget Kak...dia harus cepat-cepat ke klinik "


"Runi yuk langsung sarapan "ajak Uzma


"Iya kami sengaja menunggu mu untuk sarapan "sambung Reyhan .Seruni tersenyum penuh haru,ia pun mengikuti ajakan Kakak iparnya.


_


"Nanti gimana kalau Yas aku tinggal ? sedangkan Kak Uzma belum bisa bersentuhan dengan Yas"


"Aku bawa ke rumah sakit...Uzma sekarang menyibukkan diri di rumah sakit.Membantu pekerjaan Suster Ani "


"Ohhh..."


_


Seruni pergi ke kampus di antar oleh Reyhan , sambil lalu langsung ke Rumah Sakit.Namun saat Seruni sudah tiba di Kampus,Yas justru teriak-teriak tidak mau ditinggal oleh aunty nya.


Semua jadi saling berpandangan tidak tahu harus bagaimana ?.


"Sayang... aunty mau kuliah dulu ya...Nanti Aunty pulang kok"bujuk Seruni .


"No...No...Tut..tuuut"Yas mengulurkan kedua tangannya tak mau dibujuk.


"Masak aku bawa Yas ke kampus Kak"Seruni seperti mengeluh kepada Kakaknya.


"Gimana nih sayang?"Reyhan justru meminta pendapat dari istrinya.


Seruni menghela nafas, tidak ada cara lain.Ia harus mengalah dan membawa Yas.


"Ok...ok...ok...ayok ikut aunty "


"Hiii"Yas ketawa riang.


"Emang boleh dek?"


"Tak tahulah Kak...aku coba dulu"


Seruni mengambil tas yang berisi peralatan kebutuhan Yas.


"Aku masuk dulu Kak..."


"Apa Kakak tunggu disini Dek?, kalau emang nggak boleh ,kamu telfon Kakak nanti Kakak ambil "Reyhan memberikan usulan.


"Ok"Seruni mengangkat ibu jarinya.Ia melangkah masuk ke halaman kampus.


"Kita tunggu disini sayang?"tanya Uzma .


"Iya... nggak apa-apa,kamu tolong hubungi Suster Ani.Bilang kita lambat datang, kalau ada pasien penting suruh telfon"


Uzma mengangguk setuju.


_


"Ruuunnn "pekik Anggi begitu melihat sosok temannya yang lama tak muncul,Binar bahagia sontak hilang dari wajahnya setelah jelas terlihat bahwa Seruni sedang menggendong balita.


Rasti pun tak jauh berbeda,keduanya terpelongo.Gerombolan pria yang nimbrung bersama mereka turut tercengang.


Seruni mengulum senyum,ia mempercepat langkahnya mendekati dua sahabatnya.


"Kalian apa kabar ??"Seruni cipika-cipiki secara bergantian.Anggi dan Rasti membalas dengan kikuk.


"Kenapa dengan wajah kalian ?"tanya Seruni heran.


"Kau sudah punya baby?"tanya Anggi.


"Ohh..Ini Yas anak Kak Reyhan "Seruni memperkenalkan Yas ,Anggi dan Rasti seolah-olah lega mendengarnya.


"Ma.."


Suara Yas sontak membuat kaget semuanya, termasuk Seruni .


"Ma...he..."Yas tersenyum tak bersalah.


"Kok??dia panggil kamu Mama?"ucap Rasti.


"Yas...???"Seruni seperti kehilangan kata-kata.Yas tersenyum gemas.


"Sumpah ini anak Kak Reyhan "Seruni meyakinkan bahwa ia tidak berbohong.Rasti dan Anggi hanya bisa saling menjatuhkan pandangan tanda tanya.


"Kalau pun ini anakmu, nggak apa-apa kan?toh kamu udah menikah "Timpal Tito menengahi.


"Iya...aku tahu,tapi serius ini Kak Reyhan "


"Ma...Ma.."Lagi-lagi Yas menyebut Seruni Mama.


"Eh ni anak,bisanya panggil aku ti... sekarang Ma?kamu mau godain Aunty ?"


"He......👶👶Ma..."


"Astaghfirullah..."


"Udah ..udah...yuk masuk..."Tito menimpali seraya merangkul bahu Seruni .


"Eh jangan macam-macam kamu"Seruni mengelak,tapi ia tidak bisa bergerak lugas karena sambil menggendong Yas.


"Kita kan lama nggak ketemu Run...Kamu sama Rasti dan Anggi cipika-cipiki,masak ketamu sama aku aja nggak boleh meluk"goda Tito yang memang terkenal sadboy.


"Aku sudah bersuami To...kamu juga kan udah punya si Luna.Nanti kalau dia lihat dan cemburu aku nggak mau tanggung jawab loh"


"Luna udah berhenti Run"jawab Anggi.


"Loh kenapa ??"


"Nggak tahu... tiba-tiba saja dia ngirim surat kepada kepala Dosen,bahwa dia berhenti kuliah"Anggi menjelaskan.


"Kamu nggak tahu To apa alasannya ?"


Tito menggeleng,


"Aku datengin ke tempat kost nya,tapi kata Bu kosnya udah kosong beberapa hari yang lalu "Tito menjelaskan.


"Tito sempat frustasi Run dengan kehilangannya si Luna ,dia sampai nggak masuk kuliah beberapa hari"ujar Anggi.


"Iya mereka kan rencananya mau married"tambah Rasti.


”He-em aku juga dengernya begitu,tapi tak tunggu -tunggu kok nggak ada undangan buat aku.Mungkinkah aku dilupakan ?"sambung Seruni .


"Ya nggak mungkin lah aku melupakanmu Run,kamu kan masih tetap orang spesial di hati aku"goda Tito,


"Ih kamu apa-apaan sih "Seruni menyikut perut Tito,pria itu langsung meringis kesakitan.


"Ya udah yuk kita segera masuk kelas,aku pengen duduk di belakang nih, sekalian mau nyembunyiin tuyul ini"Seruni menunjuk Yas.


"Ya udah yuk..."Tito tetap memepet Seruni yang sedikit risih.Tapi si Tito seperti tak perduli.