
"Kalau butuh tempat curhat ,saya siap kok jadi pendengar yang baik"sambung Seruni .
CIYEEEEEE MENAWARKAN DIRI NIH CERITANYA...
Kujang tiba-tiba datang menggoda.Menghidupkan kembali kekesalan dihari Seruni, Harimau putih itu dengan sengaja mengitari mereka.Seruni hanya mampu melirik dengan ekor matanya, karena tidak mungkin dia memelintir si Harimau usil itu di depan umum.
"Nona kenapa ??"Steven bertanya karena heran melihat ekspresi wajah gadis manis di depannya itu.
"Ahhh tidak...saya tidak apa-apa ??"kilah Seruni .
"Yang bener ???"
Seruni mengangguk yakin...
"Tapi kok wajahnya kesel gitu"
"Ohya???masak sih ??? padahal saya sudah berusaha secantik mungkin didepan Dokter "goda Seruni agar mengalihkan pembicaraan.Steven tersenyum...
"Nona sudah punya pacar belum ??"
"Hemm?"Seruni membulat kan matanya mendengar pertanyaan yang tiba-tiba.
"Nona sudah punya pacar belum ??"Steven mengulang pertanyaannya.
"Aaa dulu ada...tapi???dia memilih nikah dengan wanita lain,ya udah... sekarang jomblo dech"
"Ceritanya Nona dikhianati ?'
Seruni mengangguk..
"Sama dong..."
"Sama?"Seruni ingin memastikan dengan apa yang ia dengar.Steven mengiyakan..
"Saya dikhianati,,, malah dengan saudara sepupu saya sendiri"
"Maksud Dokter, pacar Dokter selingkuh sama sepupu Dokter gitu?"
"Lebih tepatnya tunangan saya ,Kami akan menikah dalam beberapa pekan ke depan . Dan terpaksa saya batalkan semuanya"
Seruni menutup mulutnya yang menganga.
"Dan perselingkuhan itu saya lihat dengan mata kepala saya sendiri . Tapi sebab itu juga saya bisa menemukan istri dari Dokter Reyhan, karena saat itu saya benar-benar frustasi dan berdiam diri di tepi sungai"
Seruni tersenyum
"Jadi intinya nih... perselingkuhan yang dilakukan oleh tunangan Anda, menjadi hikmah bagi kakak saya"
Steven tergelak
"Betul sekali...kenapa harus mengorbankan sakit hati saya ya?"
"Karena mungkin itu jalan dari Allah untuk mempertemukan kita"Celutuk Seruni dengan niat hanya bercanda saja.Namun membuat Steven terpana.
Melihat lawan bicaranya termangu,Seruni jadi serba salah.
"Eh emmmmm maksud saya jalan bertemunya kita sebagai teman gitu. Jangan mikir yang macam-macam ya Dok... ah, jadi malu saya"
Steven tersenyum
"Tapi semua yang anda ucapkan itu benar, kalau bukan Allah menunjukkan perselingkuhan itu ,mungkin saat ini saya masih kayak orang bego ya? percaya sama tunangan saya"
Seruni tersenyum tipis.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Seruni dan Steven berjalan beriringan untuk pulang.Karena hari sudah semakin larut malam.Keduanya masih saja tertawa bersama saat menuju tempat mobil Steven diparkir.
"Stev..."
Suara yang tidak asing terdengar memanggil.Steven dan Seruni menoleh.Caroline menatap dua manusia itu secara bergantian , sedangkan Aldo kaget melihat Seruni sedang bersama dengan Steven.
"Siapa lagi dia?"Caroline menunjuk Seruni dengan tangan kirinya.
"Untuk apa kamu ingin tahu?toh itu bukan urusan mu lagi"jawab Steven ketus.Dari sini Seruni sudah bisa menilai siapa wanita itu.
"Ini Nona Seruni bukan?"Aldo menyapa Seruni yang diam,ia mengulas senyum manis.
"Kenalkan...nama saya Aldo, Direktur utama PT CEMPAKA SENTOSA "Aldo mengulurkan tangannya,namun tak dinyana Steven justru menggenggam tangan Seruni yang hendak terangkat menerima uluran tangan dari Aldo.Seruni terkesiap,tangan itu begitu hangat.
Aldo yang dihampakan hanya tersenyum sambil menarik kembali tangannya.
"Kau memang keterlaluan Al...di depan Caroline,kau ingin berkenalan dengan wanita lain?"
"Sebatas perkenalan apa salahnya ?"
Steven tersenyum kecut.
"Kamu yakin hanya sebatas perkenalan ??Bukan karena Nona Seruni adalah pewaris dari MITRA MEDICAL ?"
"Yah karena itu, sebagai relasi bisnis hal itu wajar bukan ?"
Aldo seperti ditampar oleh kata-kata Steven.
"Riya??? Sepupu ku??"Seruni mengerutkan keningnya.
"Iya ..anak dari Dokter Harun, Sepertinya ada yang salah sasaran"sindir Steven,Aldo tersenyum.Ia berusaha menutupi wajah tegangnya dengan sebuah senyuman.
"Maksud nya apa ini?"Caroline sedari tadi seperti orang kebingungan karena tidak paham ke mana arah pembicaraan dua pria itu.
"Kau tanyakan sendiri padanya"jawab Steven ketus.Kedua bola mata Caroline bergulir menatap Aldo, seperti menagih sebuah penjelasan.
"Kau memojokkan diriku, seolah-olah diriku adalah seorang tersangka.Kamu sendiri gimana ?? ngapain berduaan dengan Nona Seruni ? Apakah setelah memutuskan pertunangan dengan Caroline,kau seperti mendapatkan durian runtuh bisa berkenalan dengan Nona Seruni ?"Balas Aldo.
Seruni merasakan sesuatu yang berbulu menyentuh tangannya yang tergenggam erat oleh Steven.Ia menoleh,,, rupanya Kujang menggoda lagi.Ia menepuk-nepuk tangan Seruni .
"Lepasin... keenakan banget... belum halal"
"Ukhhh Kujang.."
Seruni menggerutu dalam hati, Sedangkan Kujang hanya cengengesan menampakkan deretan giginya yang runcing.
"Kalau aku tidak masalah, karena aku pun tidak punya hubungan khusus dengan siapapun"Steven melirik Caroline yang seperti ingin menangis.
"Aduuuh kok aku jadi pusing sayang..."
Seruni menyampuk dengan tiba-tiba,ia memegang pelipisnya dan menjatuhkan kepalanya ke pundak Steven.Niat hati ingin semakin ngeyel kepada Kujang.
"Ohh maaf sayang,ayo kita pulang aja"Balas Steven,ia merangkul bahu Seruni lalu mengapitnya menuju mobilnya.Aldo dan Caroline hanya diam dengan pandangan mengikuti langkah mereka.Kujang melongo , ia tidak habis pikir jika Seruni sampai seagresif itu.
*
*
Mobil berjalan pelan, Seruni diam seribu bahasa.Ada rasa canggung saat suasana kembali seperti semula.
"Nona..."
"Hah???A... i-iya Dok"Seruni gelagapan
"Anda benar-benar pusing ?"tanya Steven, karena awalnya ia merasa itu hanya akting tapi kok gadis itu mendadak diam.
"Ah nggak"Seruni menggeleng disertai senyuman.
"Ohhh saya pikir Anda benar-benar pusing"
Seruni menggeleng lagi.
"Tadi itu maksudnya apa ya?bisa anda jelaskan ?"sambung Seruni .
"Emmm dia Aldo sepupu saya,dan wanita yang bersamanya adalah Caroline.Tunangan saya dulu"
"Kok bawa-bawa nama Riya?"
"Saya sempat dengar waktu anda memperkenalkan diri di pertemuan tadi pagi.Aldo bilang kalau pewaris yang sebenarnya adalah anda bukan Riya.Kemungkinan Aldo dan Mamanya mempunyai rencana untuk memperkokoh kekuasaan mereka di Perusahaan dengan mendekati atau dengan sebuah ikatan pernikahan dengan Pewaris Mitra Medical "
"Apa hubungannya Mitra Medical dengan Perusahaan mereka ?"
"Lebih tepatnya Perusahaan yang diwariskan kepada saya,tapi saya mengalah.Karena bagi saya saudara adalah keluarga terdekat selain orang tua.Mitra Medical adalah pemegang saham terbesar di Perusahaan kami"
"Oooh begitu Rupanya...."Seruni mengangguk mengerti.
"Jadi sekarang kemungkinan mereka merubah sasaran kepada saya,bukan kepada Riya?"
Steven mengangguk membenarkan.
"Hemmmm mereka pikir saya mudah ditaklukkan....kok saya jadi punya rencana ya Dok"
"Rencana apa?"tanya Steven.
"Membalas keangkaraan mereka "
"Maksud nya?"Steven merasa kurang paham.
"Aldo...udah terang-terangan merebut tunangan Anda,dan dia masih ingin menggaet saya.Sepertinya dia terobsesi untuk menyakiti anda ataupun mengalahkan anda"
"Itu benar..."
"Kalau anda diam saja,anda akan terus diinjak-injak.Sekali-kali kasih mereka pelajaran agar berhenti menzolimi Anda "
"Apa rencana Nona?"Steven masih bersikap sopan.
"Anda harus mengambil alih Perusahaan,dan kabarkan tentang kedekatan kita...Yahhh kita pura-pura menjalin hubungan gitu.Jadi kita bisa membuat Aldo dan Caroline kepanasan...Ah hahhaha saya jadi suka sekali membuat orang kepanasan "Seruni terlihat bersemangat.
"Pura-pura menjalin hubungan katanya??Padahal emang pengen deketan terus, bilang aja begitu?"
Seruni langsung menoleh ke belakang,tampak Kujang sedang duduk di kursi belakang.
"Ada apa Non?"Steven menengok melalui kaca spion untuk melihat ada apa gerangan ??kenapa tiba-tiba Seruni menoleh ke belakang ??