SERUNI

SERUNI
BAB 171 Akhir



Usai sholat subuh berjamaah,Excel pulang kembali karena ia harus masuk kerja jam 8pagi.Ia dihantar oleh Ba'im ,Reyhan pun ikut serta.


"Sayang... tolong ya guru privatnya Reyhan itu diberhentikan saja . Biar Rehan melanjutkan sekolah TK yang tempo hari dia berhenti"Ba'im meminta saat ia tengah sibuk mengemudi.


"Kenapa?? justru bagus kan Reyhan punya guru privat dalam bahasa Arab .Biar dia cepat paham,biar dia cepat mengerti . Dan aku rasa nggak perlu lah di sekolah TK mending langsung Sekolah Dasar aja"


"Lebih bagus diajari oleh ayahnya sendiri, lagi pula kita akan segera menikah. Nanti setelah pulang mengajar aku bisa mengajarinya secara pribadi, biar dia bisa cepat mengerti. Intinya aku nggak suka lah sama pria itu"


"Apa yang salah dengan Ustadz Darin ,dia baik,kacak... penyayang lagi'Excel dengan sengaja memuji pria lain dihadapan Ba'im .Wajah pria itu mengeras, senyum pun tak terlihat.


"Duuuuhhh kalau cemburu..."Excel mencubit pipi Ba'im dengan gemas.Ba'im mengelak tanpa respon.


"Ngambek nih???serius ni ngambek ??Mau aku cium ya???"goda Excel,tapi Ba'im tak bergeming.


"Bunda....ada Reyhan loh"tegur Reyhan yang duduk di kursi belakang.


"Uppssss"


Ba'im tidak bisa menahan senyumnya.


___


Setibanya di rumah Excel , ternyata Darin sudah menunggu di ruang tamu.


"Ustadz..."seru Reyhan ,ia berlari kecil menghampiri gurunya.


"Hay Rey...gimana kabar kamu hari ini sayang?"


"Alhamdulillah baik Ustadz "Reyhan menjawab dengan sumringah.


Ba'im sudah terlihat tidak nyaman dengan kehadiran Darin.Begitu pun Excel ,ia jadi serba salah sendiri.Tatapan mata Ba'im seperti mengisyaratkan sesuatu.


"Emmm Ustadz..."Excel meremas sendiri kedua tangannya,ia merasa tidak etis jika tiba-tiba memberhentikan guru yang baru dua hari ini mengajar.


"Iya Nyonya..."


"Emmmm saya akan bayar gaji Ustadz hari ini dalam sebulan penuh.Dan akan saya tambahkan satu bulan lagi sebagai kompensasi"


Darin mengernyitkan dahinya.


"Kenapa begitu Nyonya ??"


Excel menggigit bibir bawahnya,ia rasa tak kuasa untuk melanjutkan kalimatnya.


"Karena Papa yang akan ngajarin Reyhan,, Ustadz!!"Reyhan menimpali.Darin menatap dua orang pasangan itu bergantian.


"Emmm iya Ustadz , Papanya Reyhan ingin menyekolahkan Reyhan di tempat dia mengajar "Excel menjelaskan dengan kalimat yang ia rangkai sebaik mungkin agar bisa menjaga perasaan lawan bicaranya.


"Oh baiklah, tidak apa-apa Nyonya jika memang begitu keadaannya"


"Maafkan saya ya Ustadz,jadi tidak enak saya"


"Iya tidak apa-apa Nyonya, tenang saja..."


Darin sepintas melirik Ba'im ,pria itu terlihat mengangkat dagu seolah menang.Tapi Darin sama sekali tidak merasa kalah.Karena menyerah bukanlah sifatnya.


____


Saat Excel hendak berangkat ke Rumah Sakit, mobilnya baru saja keluar dari halaman rumahnya.Tiba-tiba Darin muncul mencegat mobilnya.Excel pun menghentikan laju mobil.


Darin mengendapkan tubuhnya,Excel menekan tombol kecil menurunkan kaca mobil.


"Ada apa Ustadz ??"


"Emmm boleh kah saya numpang Nyonya ,ponsel saya mati nggak ada baterai waktu mau pesan taxi online "Ungkap Darin sambil lalu menunjukkan ponselnya yang mati.


"Ohhh baiklah Ustadz..."Excel menekan lagi tombol Disisi kanannya membuka pintu mobil.


"Terimakasih Nyonya"Darin pun masuk ke dalam mobil,dan tak lupa ia memakai seatbleat .


Perlahan Excel melajukan mobilnya lagi.


"Maafkan saya Nyonya karena sudah merepotkan..."


"Tidak apa-apa Ustadz tidak usah sungkan"jawab Excel ramah.


"Ah nggak kok...dia cuma tidak suka Reyhan diajari oleh orang lain "Jawab Excel memberikan alasan.


"Begitu ???emmmm kalau dibaca dari gerak tubuh ,Sepertinya Nyonya akan balikan dengan Papanya Reyhan "


Excel tergelak menutupi rasa groginya.


"Masak sih bisa dibaca dari gerak tubuh ??"


Darin tersenyum kelat.


"Ustadz bisa saja"


"Jadi semua itu benar ??"


"Emmmm kemungkinan begitu Ustadz "


"Jadi yang sudah usai,akan kembali dari awal?"


Excel tersenyum segan,untung dia dalam keadaan menyetir.Kalau tidak??sudah pasti wajahnya yang terlihat menegang akan terlihat oleh Darin.


Darin pun tak jauh berbeda, wajahnya tidak bisa menutupi rasa kegalauan hatinya.Ia patah hati untuk kesekian kalinya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Muhammad Ibrahim telah melangsungkan pernikahan dengan Excel Oktavia.Tidak meriah,tapi seluruh keluarga hadir termasuk Tuan Brata .


Meskipun awalnya dia kurang setuju mengingat bagaimana anaknya terluka dulu.Namun demi kebahagiaan cucu semata wayangnya,ia pun mengalah. Dengan syarat,Excel tidak boleh keluar dari rumah itu.Alhasil Ba'im pun keluar dari Yayasan dan tinggal di rumah besar milik keluarga istrinya.Dia pun tidak lagi mengajar di Yayasan,semua urusan Yayasan diserahkan kepada adiknya Ismail.


Kebahagiaan mereka bertambah beberapa bulan kemudian dengan hasil tes pack positif.Tuan Brata ,Seruni ,dan Roy tak berhenti tersenyum mendengar kabar bahagia itu.Mereka tak henti-hentinya mengucapkan rasa syukur atas semua kebahagiaan yang terlimpah kan kepada keluarga besar mereka.


Meskipun Sebelum itu,banyak sekali ujian dan cobaan yang datang menerpa.


___


Akan tetapi tak sampai sebulan dari kabar kehamilan Excel ,Seruni jatuh sakit.Hanya demam beberapa hari ,Ia pun menghembuskan nafas terakhirnya.


Sangat mengejutkan memang, hingga menjadi kesedihan yang berkepanjangan kepada keluarga yang ditinggalkan termasuk Roy.


Ia menangis dalam diam sendiri di dalam kamarnya.Baju terakhir yang dipakai sang istri dipeluknya erat-erat.Rasa bersalah menghantui perasaannya.Hingga ia merasa enggan untuk hidup tanpa sang istri tercinta.


Belum genap 40 hari Kematian Seruni ,Roy pun jatuh sakit sampai meninggal dunia.


Sungguh hantaman cobaan yang bertubi-tubi yang melemahkan semangat Muhammad Ibrahim.Seandainya tidak ada anak istrinya disisinya.Mungkin ia pun memilih untuk mengakhiri hidupnya.


___


Semua kepedihan akibat ditinggalkan dua orang terkasih,sembuh oleh lahirnya seorang putri.Bayi mungil itu diberi nama Seruni .


Karena Ba'im ingin anaknya bisa seperti mendiang Ibunya.Yang penyabar,baik,dan sangat bijak.


Wajahnya pun seiras dengan sang Ibu.Mata coklat,bulu mata lentik.Hanya saja Seruni kecil memiliki lesung Pipit yang indah di pipinya.


Tapi Tuhan berkehendak lain, sumpah yang terucap dikabulkan oleh Sang Pencipta.Saat Ba'im menjemput Excel dari Rumah Sakit tempat ia bekerja.Hujan lebat mengguyur hampir seluruh kota.Jalan licin dan jarak pandang yang kurang jelas mengakibatkan keduanya mengalami kecelakaan lalu lintas.


Excel mati di tempat karena terlempar keluar dari mobil.Tubuhnya dihantam mobil yang melaju dari arah yang berlawanan.Sedangkan Ba'im masih sempat dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan pertolongan pertama.


Tapi nyawanya pun tidak bisa diselamatkan.Reyhan yang masih baru menginjak umur 7 tahun diam tanpa ekspresi melihat dua keranda mayat di rumah nya.Semua orang menangis meratapi nasib tragis dua pasangan itu.Tapi Reyhan tidak!!Ia hanya diam menatap nanar dua keranda orang tuanya.


"Biarkan mereka berdua di sini ,Aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi. Dan kuharap kamu mengerti"Tuan Brata berucap dengan tatapan kosong menatap keranda anaknya. Ismail hanya mengangguk kecil, ia tahu Tuan Brata Pasti sangat kehilangan anaknya.Jadi dia tidak ingin berebut hak asuh dua ponakannya itu.Meskipun ia sendiri sangat ingin menjaga mereka.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kita akan lanjut dengan kisah perjalanan Reyhan yang secara khusus menjadi Dokter Psikiater Hantu.Dan juga perjalanan cintanya yang rumit apalagi sifatnya yang dingin dan acuh tak acuh.


Ia pun bertitel sebagai sad boy ,karena banyaknya wanita yang jatuh ke pelukannya.Namun tak ada satupun yang mampu membuatnya jatuh cinta.Semua wanita yang menggilainya tak ada yang dikecewakan.Mereka dihangatkan dalam buaian birahinya.


Reyhan memang tidak untuk mencintai tapi dicintai.Itulah visinya!!


___


Maaf jika saya buat cerita Reyhan dalam satu buku.Karena saya ingin mengejar target BAB.Mohon dipahami ya say... semoga kalian tidak kecewa dengan keputusan saya.


TERIMAKASIH