SERUNI

SERUNI
BAB 116 Putus!!!



KHem KHem


"Kau yakin sekali jika dia melamarmu karena mencintaimu..Apa kamu tidak takut jika sebenarnya dia ingin balas dendam karena kematian ku??"


"Apa?"Khumaira terhenyak kaget,saat itulah keyakinannya runtuh.Sosok itu menyeringai sinis,ia menegakkan kembali tubuhnya memutar kepalanya seperti sedang melakukan pemanasan sebelum olahraga.Dalam hitungan detik,kini wajah dan tubuh yang mengerikan berubah menjadi sosok Nayla yang cantik jelita.Ia melayang mendekati Khumairah.


"Kau tahu sendiri bukan? bagaimana Tuan Muda mencintaiku ?? Sampai aku mati pun dia masih mencari diriku.Bagaimana bisa hanya dengan sebuah video kamu bisa merubah hati dan perasaannya terhadap ku"


"Tidak!!!"Pekik Khumairah kuat.


"Tuan Muda mencintaiku,dia sangat mencintai ku..tidak mungkin dia mencintai wanita kotor seperti mu.Kau sudah ternoda,kau sudah digilir oleh pria-pria suruhan Ayah ku.Tidak mungkin Tuan Muda masih mau dengan wanita yang sudah tidak perawan seperti mu.Apalagi kau sudah hamil yang tidak jelas siapa Ayah dari anakmu.Tidak mungkin... sangat tidak mungkin dia masih mencintaimu"


"Apalagi dia sudah menonton video yang ku berikan padanya,video ketika kau diperkosa beramai-ramai.Hahahahaha...sungguh malam nasibmu Nayla. Sampai kamu mati pun tidak ada yang tahu bahwa kau difitnah. Kau tetap dikecam sebagai wanita murahan dan kotor... hahahaha "


Sosok hantu Nayla terdiam ,ia menatap kosong ke arah KHumaira lalu perlahan-lahan melayang mundur dan menghilangkan diri.


"Hey!!! Kau mau ke mana setan!iblis durjana!! wanita kotor!!!murahan !!! Mau ke mana kau? takut sekarang kau padaku?? Karena kau masih belum bisa menerima kenyataan bahwa kau sudah kotor !!!Kau sudah najis!!!”


kHumairah memperhatikan ke sekeliling,hantu Nayla sudah benar-benar pergi.Khumaira lekas bangkit lalu berlari sekencang-kencangnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Usai baca doa bersama,para anak-anak Yatim di Yayasan keluar dari Musholla dengan teratur.


Tiba-tiba saja suara denyitan spiker pengeras suara di Musholla memancing perhatian para khalayak ramai.Menghentikan langkah secara otomatis untuk mendengar sesuatu yang mungkin akan diumumkan secara terbuka.


"Tidak!!!"


"Tuan Muda mencintaiku,dia sangat mencintai ku..tidak mungkin dia mencintai wanita kotor seperti mu.Kau sudah ternoda,kau sudah digilir oleh pria-pria suruhan Ayah ku.Tidak mungkin Tuan Muda masih mau dengan wanita yang sudah tidak perawan seperti mu.Apalagi kau sudah hamil yang tidak jelas siapa Ayah dari anakmu.Tidak mungkin... sangat tidak mungkin dia masih mencintaimu"


"Apalagi dia sudah menonton video yang ku berikan padanya,video ketika kau diperkosa beramai-ramai.Hahahahaha...sungguh malam nasibmu Nayla. Sampai kamu mati pun tidak ada yang tahu bahwa kau difitnah. Kau tetap dikecam sebagai wanita murahan dan kotor... hahahaha "


Semua yang mendengar pengakuan Khumaira terkejut bukan main.Apatah lagi Khumaira yang ikut diam mendengarkan suaranya dengan jelas.Semua mata langsung tertuju padanya.Khumairah kebingungan,ia juga ketakutan,kepanikan jelas terlihat di raut wajahnya.


"Apa???kenapa menatap ku begitu??Hah???"Hardiknya,ia melangkah perlahan lalu berlari menjauh dari kerumunan.


"Benarkah ini fitnah Khumairah kepada Nayla ??"tanya seorang teman kHumairah.


"Entahlah ??jika benar kasihan Nayla ..."


Mereka saling bertatapan satu sama lain.


"Kita sama sekali tidak mempercayainya, justru memboikotnya habis-habisan..."


"Apakah kita bisa termaafkan ??"


Tak terasa mereka meneteskan air mata mengingat kekejaman mereka sendiri kepada Nayla .


"Jika Nayla masih hidup,aku bersedia sujud dibawah kakinya agar dia mau memaafkan ku"


Beberapa diantaranya mengangguk setuju.


"Kejam sekali Khumairah...padahal dia kan sepupunya ?dan Nayla pun sangat baik kepadanya "


___


"Apakah ini hasil akhir dari usahamu membersihkan nama baik Nayla ?"Tanya Seruni kepada putra sulungnya.Ba'im tersenyum lalu mengangguk perlahan.


"Ba'im akan membicarakannya dengan Khumaira Bunda...Ba'im harap dia bisa sadar dan mengakhiri semuanya "


Seruni mengangguk setuju.


___


"Hey!!!Mai...kamu masih punya muka untuk tetap tinggal di asrama ini hah?"tegur salah satu teman kHumairah.


"Memangnya kenapa -?aku lebih berhak dari pada kalian, karena aku tunangan Tuan Muda,,aku calon istrinya.Tahu kalian!!!hah??"Balas Khumaira dengan jumawa.


"Apakah Tuan Muda akan melanjutkan pertunangan ini ,jika dia sudah tahu bagaimana kebusukanmu terhadap Nayla ??"


"Kami yakin tidak mungkin... karena yang kami tahu,Tuan Muda sangat mencintai Nayla "sambung teman yang lain ikut menyahut.


"Hahahahaha Nayla sudah mati,jadi mustahil Tuan Muda masih menginginkan nya...sudahlah ...kalian tidak usah banyak omong kalau masih ingin numpang makan disini"Ketus Khumairah sengit.Ia berlalu pergi tanpa rasa bersalah sama sekali.


Dan sangat kebetulan sekali,saat itu Ba'im menyaksikan dan mendengar dengan jelas percakapan Khumaira dengan teman-temannya.Ia hanya geleng-geleng kepala menanggapi betapa tidak tahu malunya si Khumaira.


"Rahmat... tolong panggil Khumaira agar menemui ku di taman"Ba'im memberikan perintah kepada temannya.Rahmat mengangguk tanpa sembarang bantahan.


___


Dengan sambil membaca buku tentang risalah para nabi, Muhammad Ibrahim menunggu kedatangan Khumaira di taman.


Tak berapa lama yang ditunggu telah datang,gadis itu mengguratkan senyuman yang sangat manis sekali.Ba'im membalas senyuman itu seadanya.


"Silahkan duduk.."Tawar Ba'im sembari menunjuk kursi kosong di hadapannya.Khumaira mengangguk,ia pun duduk dengan gaya yang sangat anggun.


"Maaf karena memanggil mu secara tiba-tiba"ucap Ba'im berbasa-basi.


"Ah tidak apa-apa Tuan Muda...saya justru senang Tuan Muda sudah merindukan saya"jawab Khumaira begitu percaya diri.Ba'im jadi tersenyum menahan tawa.


"Maaf... Mungkin kamu sudah salah paham terhadapku, Aku memanggilmu bukan karena rindu ,melainkan ingin memutuskan pertunangan kita"


"Apa??!!! Kenapa Tuan?? Kenapa Tuan ingin memutuskan pertunangan kita?? apa karena suara yang diumumkan pagi tadi itu?? itu bukan saya tuan muda,itu bukan saya . Mungkin itu orang lain"Khumaira berusaha membela diri.


"Apakah kamu sekarang sedang membohongiku?"


"Tidak Tuan muda!!! tidak !!!aku tidak berbohong ,Aku tidak tahu itu suara siapa?? Mungkin Suara orang lain"


"Tidak ada satupun dari mereka yang mengatakan itu bukan kamu kHumairah "


"Tuan Muda jangan percaya sama mereka,,, mereka hanya iri dan ingin memisahkan kita "Khumaira berusaha meyakinkan tentang kebohongan yang ia jadikan seolah-olah sebuah kenyataan.


"Tuan Muda..."kHumairah dengan berani menyentuh tangan Ba'im yang berada di atas meja.Refleks Ba'im menyentak tangannya sendiri.Khumairah begitu terpana melihat sikap refleks dari Muhammad Ibrahim.


"Tu-tuan Muda ???"


"Aku akan menemui kedua orang tua mu,akan aku katakan sendiri niatku untuk memutuskan pertunangan kita"Ba'im bangkit dari duduknya.


"Tidak !!!"Dengan gerak cepat Khumaira merentangkan kedua tangannya menghadang langkah kaki Ba'im .


"Aku tidak mau putus tunangan denganmu!!