My Trouble Maker Secret Husband

My Trouble Maker Secret Husband
Pesta pernikahan Celine



"minta maaf sekarang" ucap Bisma pada wanita itu


"Maaf.. saya tidak tahu bahwa anda istri tuan Bisma" Wanita itu tertunduk lesu


"Tidak apa apa.. " Jawab Celine


"Semua yang ada disini perkenalkan ini menantuku, istri dari anakku Bisma mereka menikah sekitar dua bulan yang lalu hanya saja kami belum sempat merayakan pesta"


Setelah memperkenalkan Celine pada semua staf Bisma membawa Celine istirahat ke ruangannya, Wanita itu tertunduk malu karena Semena-mena pada orang yang di bawa langsung oleh Bisma ke kantor


"Ayo istirahat.. katakan pada semua staf hormati Celine seperti kalian menghormati aku dan ayah" Bisma pergi setelah mengatakan itu


Di ruangan Bisma kini Celine tidak mau menunggu di ruang istirahat, dia memilih duduk di pangkuan Bisma menyembunyikan wajahnya di ketiak kadang juga di leher Bisma


"Kamu kenapa sih manja banget? Kamu takut aku selingkuh ya? " Bisma memeluk serta mengecup kepala Celine


"Gak.. aku mau gini aja, jauh sama kamu suka mual"


"Kalo aku harus meeting gimana? Kamu masih mau nempel gini? " Bisma sedikit aneh dengan tingkah istrinya


"Kamu tinggalin aja baju yang udah kamu pake"


"Jadi aku harus bawa baju ganti gitu? " Celine menganggukkan kepalanya membuat Bisma menghela nafas


"Kamu... jangan jangan lagi ngidam ya? "


"Enggak.. Bulan kemaren masih datang bulan " Celine mengingat lagi


"Bulan sekarang? " Tanya Bisma


"Bulan sekarang harusnya udah mungkin beberapa hari lagi" Bisma memasukkan tangannya ke dalam baju Celine


"Kamu mau ngapain sih? geli" Celine menarik tangan Bisma


"Diem dulu, aku yakin disini ada Bisma junior.. ayo lah kita ke dokter" Bisma bangun seraya mengangkat tubuh Celine


"Mau kemana? jangan begini malu sama orang orang" Celine melingkarkan tangannya di leher Bisma karena takut jatuh


Semua staf membicarakan Bisma yang menggendong Celine keluar, Bisma memang selalu bucin jika sudah jatuh cinta seperti halnya pada Mitha sebelumnya


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"Gimana dok? " tanya Bisma


"Sebentar tuan, ini baru saya mau tempel alatnya" dokter terkekeh karena Bisma tidak sabaran


"Nah... bisa di lihat ini yang seperti biji kacang hijau, ini adalah janin " Dokter menjelaskan secara rinci tentang janin dari A sampai Z dan Bisma sangat memperhatikan itu


"Kalo itu boleh gak dok?"


"Itu? itu maksudnya? " Dokter tidak mengerti pertanyaan Bisma yang begitu ambigu


"Kalo nganu boleh gak dok, saya mau tanya waktu dan posisi yang tidak membahayakan janin" Dokter tersenyum namun Celine malah menutup wajahnya dia benar-benar malu


"Boleh.. asal dengan catatan hati hati, jangan kasar, durasinya yang normal, jangan terlalu sering, dan tanya pada nyonya Celine apakah dia nyaman atau tidak " Bisma mengangguk-anggukkan kepalanya


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"Apa? tapi kenapa? iya.. gue kesana sekarang" Allea di telepon oleh Bisma dan mengatakan bahwa Celine sakit


Sebenarnya bukan cuma Allea semua orang yang dia kenal baik dia telepon untuk datang ke rumahnya namun dengan alasan yang berbeda, Semua orang terheran-heran saat tiba disana karena bukan hanya satu dua orang yang di hubungi kecuali Max dia tidak bisa datang karena pekerjaannya


"Ada apa ini? " gumam mama Celine


"Ini kenapa jadi banyak orang? "


"Ini ada apa sih le?" tanya Dito cs


"Tau.. gue di kasih tau Celine sakit jadi kesini aja" jawab Allea


"Semua udah datang? Ayo makan dulu" Semua orang terheran-heran mengapa Bisma menyiapkan semua ini


"Ini sebenarnya ada apa sih? kok kamu jadi ngumpulin orang? " tanya ibunya


"Makan aja dulu ma.. nanti abis makan kita bahas" mereka menurut saja


"Ada lagi istirahat.. nikmati makanannya ya" Bisma kembali ke kamar setelah menjamu tamu tamunya


"Ini si Bisma kenapa sih jadi kek gini? " tiga teman Bisma berbisik


"Tau.. Celine siapa lagi Celine? "


"Jangan jangan dia mau nikah lagi"


"Le ini Celine.. Celine temen SMA kita bukan sih?" tanya Sandro


"Heem.. Bisma udah nikah" mereka tercengang mendengar hal itu


"Lo kok gak kaget? " tanya bagas pada Dito


"Karena gue udah tau" jawab Dito


"Kok Bisma gak ngasih tau kita? " tanya seorang teman Bisma


"Ceritanya panjang, dia baru nikah beberapa bulan ini"


Setelah semua orang selesai makan Bisma membawa Celine keluar dari kamarnya, Bisma begitu overprotective pada Celine


"Nah... sekarang aku mau kasih tau mama sama papa dan kalian semua kalo sebentar lagi... aku akan jadi ayah" semua orang tercengang terlebih orang tua mereka


"Ini beneran? mama seneng banget akhirnya mama punya cucu" ibu Bisma memeluk keduanya begitupun mama Celine


"Kenapa mama nangis? harusnya mama bahagia " Celine menghapus air mata dari wajah ibunya


"Ibu gak nyangka kamu bisa secepat ini punya bayi.. akhirnya kalian saling mencintai satu sama lain"


"Kita harus mengadakan pesta pernikahan jangan sampai cucuku nanti gak di kenal orang" ucap papa Bisma antusias


"Pesta yang mewah... mama seneng banget pa, mama kira selama ini anak kita gak normal" cicit Ibu Bisma


"Hah... mama mulai lagi" gumam Bisma


Semua orang ikut andil dalam merencanakan pesta pernikahan Bisma nantinya, mereka memiliki peran masing masing


"Selamat ya.. akhirnya impian lo punya bayi terwujud" ucap Allea


"Gue gak nyangka akan secepat ini"


"Bagus dong, bukannya lo bilang mau bikin anak sebanyak gue? " ucap Allea sambil tertawa.


"Gue mau bikin lebih banyak dari lo" Sergah Bisma


"Cih.. coba aja" ucap Allea


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


Sebulan sudah mereka merencanakan pesta pernikahan dan sekarang adalah hari dimana pesta itu di gelar, pesta yang sangat mewah semua saudara, kerabat, teman, dan para pengusaha pengusaha ada disana


Celine tampak cantik dengan gaun pengantinnya yang mekar namun ada yang aneh dengan pengantin ini karena terus bersembunyi di balik suaminya, Allea dan Max juga Dito dan Gita sedang berbincang bersama pengusaha pengusaha muda lainnya


Dan para jombloers sekarang tidak lagi jomblo mereka membawa pacar masing masing, Bisma menoleh ke arah pintu masuk ketika Vero datang membawa wanita cantik di sebelahnya


Di susul Cindy bersama suami serta anaknya masuk ke dalam gedung, para sahabat itu akhirnya berkumpul bersama di pelaminan


Ketika mereka para sahabat sedang berkumpul menceritakan guyonan guyonan sampai tertawa terbahak tiba tiba seorang wanita datang, Celine menatap kesal pada wanita ini


"Ini yang kamu lakuin setelah aku kasih semuanya buat kamu? " teriak wanita itu sambil menangis membuat semua orang menatapnya


"Kamu... kamu.. udah aku bilang kamu jangan termakan bujuk rayunya, kamu gak mikirin perasaan aku yang butuh tanggungjawab? siapa yang mau sama aku yang udah gak suci ini? " dramanya di mulai dia menghampiri Celine dan menunjuk ke arahnya


"Singkirin tangan kotor lo dari istri gue, lo gak punya malu ya? " ucap Bisma


"Aduh.. aduh... kepala mama pa" ibu Bisma saking terkejutnya mendengar itu sampai memegangi kepalanya yang terasa berdenyut


Beruntung ibu Celine yang baru saja operasi jantung bisa menstabilkan emosinya, dia jadi teringat ucapan Celine ketika datang ke rumahnya mungkin ini yang membuatnya ragu


"Kamu harus tanggung jawab, bagaimana pun kamu yang ambil kesucian aku" Celine hanya menggelengkan kepalanya


"Terus kamu maunya gimana? Bisma batalin pernikahan ini dan nikah sama kamu? " Semua orang terkejut, ibu Bisma bahkan sudah tidak berdaya di tenangkan besan dan suaminya