My Trouble Maker Secret Husband

My Trouble Maker Secret Husband
Celine sakit



Bisma baru saja pulang dari luar kota dia langsung pergi ke kantor Max untuk menemui Celine, mejanya kosong Bisma masuk ke ruangan Max untuk menanyakan keberadaan Celine


"Max.. Celine dimana? "


"Celine? bukannya dia ngundurin diri? katanya lo yang nyuruh" jawab Max


"Apa? kapan? "


"Kemaren.. kirain lo tau"


"Gue dua hari di luar kota, gue sengaja gak hubungin dia karena gue lagi kesel sama dia" ucap Bisma


"Nah.. loh kemana kira kira istri lo? nyokap lo baru aja pulang nanyain dia "


"Apa dia marah? tapi kenapa dia harus pergi dari rumah? " gumam Bisma


"Kata nyokap lo dia izin ke rumah gue tapi gak balik balik, emang sih kemaren dia balik dari kantor ke rumah tapi istri gue juga gak tau dia kemana, handphonenya gak bisa di hubungi"


"Gue cari ke rumah nyokapnya dulu" tanpa membuang waktu Bisma langsung ke rumah mama Celine, Bisma mengetuk pintu berkali kali barulah bibi membuka pintu


"Mama mana? " tanya Bisma


"Di dalam tuan.. silahkan" Bisma menemui mama Celine yang sedang membuat kue


"Mama Celine dimana? " tanya Bisma


"Loh.. bukannya di rumah ya? ini mama lagi bikin kue niatnya mau kesana"


"Ohh.. mungkin Celine lagi ngerjain aku, aku pulang dulu ya ma" Bisma mencium tangan mama Celine


"Apa kalian bertengkar? Celine pergi dari rumah? " tanya mama Celine


"Enggak ma.. Celine bilang lagi di sini, aku baru aja pulang dari luar kota"


"Kapan dia hubungin kamu? pesannya aja masih centang satu dari kemaren" mama Celine memperlihatkan handphonenya


"Celine pergi dari rumah kan? dia gak akan pergi kalo dia gak merasa benar-benar kecewa" lanjut mama Celine


"Mungkin dia marah karena aku gak ngasih tau dia waktu aku pergi keluar kota, hari itu aku juga marah lihat dia di peluk rekan kerjanya"


"Luruskan kesalahpahaman diantara kalian, dia mungkin ada di rumah lama" ucap mama Celine


"Makasih ma.. aku cari dia dulu''


Bisma melajukan mobilnya menuju rumah lama Celine dan benar saja di depan rumahnya ada baju yang sedang di jemur menandakan Celine ada di rumah, Bisma mengetuk pintu cukup lama namun Celine tidak juga membuka pintunya


" Sayang.. buka pintunya, aku tau kamu di dalam"


"Sayang kenapa kamu pergi dari rumah gak bilang sama mama? mama nyariin kamu"


"Kenapa kak? cari kak Celine ya? " ucap seorang gadis yang melihat sedari tadi Bisma mengetuk pintu rumah Celine


"Iya.. dia ada di rumah kan? " tanya Bisma


"Ada.. kemarin dia sakit, tapi hari ini aku gak liat dia keluar"


"Sakit? " gumam Bisma


"Iya... kemarin kak Celine nyuruh aku beliin obat di apotek, aku duluan ya kak"


"Iya.. makasih ya" Karena khawatir mendengar Celine sakit akhirnya Bisma mendobrak pintu rumah Celine


Benar saja Celine sedang tidur di kamarnya di balut selimut tebal, Bisma menghampiri Celine dan membangunkannya


"Sayang.. kamu kenapa? " Celine membuka matanya lalu membelakangi Bisma


"Itu bisa di jadikan alasan buat kamu ke club malam saat jauh dari aku? aku pikir pilihan aku kali ini salah, Aku menyesal Terima kamu, aku menyesal buka hati buat kamu" Bisma ikut naik ke atas ranjang dan memeluk Celine dari belakang


"Jangan ngomong gitu lagi, aku bisa jelasin.. aku ke club malam cuma bahas kerjaan gak ada apa apa lagi, setelah itu aku langsung pulang"


"Lepasin.. aku lagi demam nanti kamu tertular" Celine melepaskan tangan Bisma dari tubuhnya


"Aku gak peduli.. Gak apa apa walaupun aku harus sakit" Bisma memeluk Celine dan mencium nya


"Pergi.. aku udah pikirin ini matang matang, kontrak itu masih berlaku, aku udah kasih yang kamu mau anggap aja itu sebagai potongan masa kontrak"


"Kamu lagi sakit jadi ngelantur, ayo pulang aku bawa kamu ke rumah sakit" Bisma membangunkan Celine namun Celine menepis tangannya


"Aku gak ngelantur, aku dalam keadaan sadar.. aku pikir mungkin kamu cuma mau aku jadi temen tidur kamu aja kan? kamu gak cinta sama aku"


"Celine liat aku.. aku cinta sama kamu, aku gak peduli kamu mau kasih kehormatan kamu atau enggak, aku akan tetap cinta sama kamu kalo pun kamu gak kasih itu" Bisma mencengkram kedua lengan Celine


"Terserah lah.. aku males berdebat, kamu bisa pulang.. aku benar-benar gak punya tenaga buat ngeladenin kamu" Celine menepis tangan Bisma lalu kembali berbaring


"Sayang.. ayo pulang, aku kangen sama kamu" Bisma memeluk Celine erat


"Apa dua hari para wanita itu gak bisa buat kamu puas? atau kamu mau siksa aku sampe mati lemas? "


"Kamu ngomong apa sih? aku gak bisa bujuk wanita jangan gini sayang, sumpah Demi apapun aku gak pernah berhubungan sama cewek mana pun selama kita menikah"


"Kamu pulang aja, aku gak mau dengar apapun lagi dari kamu" Bisma tidak bicara dia memeluk Celine menyembunyikan wajahnya di punggung Celine hingga dia tertidur


"Dia tidur? kayaknya dia capek banget" Celine berbalik menatap Bisma


Bisma terbangun dari tidurnya saat mendengar suara Celine muntah di kamar mandi, Bisma terperanjat turun dari ranjang menghampiri Celine


"Sayang.. kamu kenapa? kita ke dokter ya? "


"Gak usah.. aku udah beli obat" Celine keluar dari kamar mandi dengan wajah pucat


Bisma membopong tubuh Celline ke mobil meskipun Celine berontak, Bisma membawanya ke rumah sakit utuk di rawat disana


Sesampainya di rumah sakit Celine terbaring lemah dengan selang infus di tangannya, beruntung Bisma membawa Celine tepat waktu


"Makan ya? " Bisma membawa bubur di mangkuk


"Gak.. simpan aja aku gak lapar"


Tiba tiba saja pintu terbuka oleh seorang wanita yang menunjukkan ekspresi marahnya, Wanita itu adalah ibunya Bisma yang kesal dengan sang anak


"Kenapa kamu gak pukul dia? mama wakilkan pukulin dia kayak gini" ibu Bisma memukuli Bisma juga menjambak rambutnya


"Mama.. mama ampun ma.. " Bisma menutupi kepalanya


"Mama.. udah ma" lirih Celine lemah


"Mau apa sayang? mau makan? buah atau mau mama usir dia? " Ibu Bisma menghampiri Celine


"Suruh Bisma pergi aja ma" lirih Celine


"Bagus.. memang dia harus pergi"


"Sayang kok gitu? aku mau disini, aku gak akan pergi kemanapun" Bisma menggenggam tangan Celine


"Pergi... ayo cepat pergi dasar anak kurang ajar, gak tau di untung, berani kamu menyakiti menantuku, kamu harus di pukul" Bisma akhirnya mengalah karena ibunya memukulinya



Yang kemaren minta di bikin cerita Millie dan kawan-kawan.. jangan lupa baca dan dukungannya 😍😍😍🥰🥰🥰