My Trouble Maker Secret Husband

My Trouble Maker Secret Husband
Ikut ikutan papa



"Nak obat mama abis" Mama Celine membawa plastik obatnya


"Ya udah aku beli dulu ya, mau beli yang lain gak? " tanya Celine


"Ke minimarket aja beliin buat bahan bahan kue"


"Oke bos" Celine pergi berjalan kaki menuju minimarket yang jaraknya lumayan dekat


"Malem ini dingin banget" Celine memeluk dirinya sendiri


Setelah membeli obatnya kini Celine menyebrang jalan untuk berbelanja, Barang barang belanjaan sudah selesai di beli kini dia berniat pulang


Di samping minimarket Celine melihat seseorang sedang menangis di bangku panjang, Celine kebetulan melewatinya dan bertanya


"Kamu kenapa nangis? " tanya Celine


"Aku merasa hidup aku benar-benar udah gak ada gunanya, Cowok itu pergi gitu aja setelah melakukannya, hidup aku udah gak berarti apa apa lagi" lirihnya dengan tangis yang memilukan


"Nih.. minum dulu" Celine memberikan minuman kaleng pada wanita tersebut


"Kamu berharga buat keluarga kamu, jangan menyerah " ucap Celine, Wanita itu mengangkat kepalanya


"Kamu.. kamu bukannya yang di bandara jemput Bisma waktu itu? " tanya Celine


"Kamu ingat? sekarang aku udah gak sama Bisma lagi, cowok itu cuma mau renggut mahkota aku aja setelah bosan dia akan pergi"


"Bisma? seperti itu? " Celine bertanya tanpa sadar


"Kamu gak percaya? apa dia juga deketin kamu? hati hati dia bukan cowok baik baik"


"Ahh.. enggak kok, aku juga gak deket sama dia.. Bisma sodaranya bos aku, aku cuma gak nyangka aja dia kayak gitu" ucap Celine, kemudian Sheila menceritakan sesuatu tentang Bisma pada Celine


"Makasih minumannya, aku Sheila, kamu? " wanita itu mengulurkan tangannya setelah selesai bercerita


"Aku Celine, aku duluan ya.. ibu aku nungguin di rumah"


"Sekali lagi makasih kamu udah mau nemenin aku buat cerita, kamu harus hati hati sama dia" Sheila mengatakan keburukan Bisma pada Celine agar dia jijik dan tidak mau dekat dengan Bisma


"Hmm.." Celine hanya menganggukkan kepalanya lalu pergi


"Si bajingan itu benar-benar" Celine kesal sendiri mendengar cerita tentang Bisma


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"Kamu lagi cari apa? " tanya Max saat melihat sang istri mondar-mandir membuka setiap lemari


"Krim malam aku kemana ya? itu baru aku beli beberapa hari yang lalu"


"Kamu simpan dimana? " Max masih fokus pada handphonenya


"Aku simpan di tempat biasa tapi kenapa gak ada? "


"Kamu kayak nenek nenek aja gampang lupa" celetuk Max


Bugh


Tiba tiba saja bantal sofa melayang ke wajahnya, Max segera menyimpan handphonenya dan mendekat pada Allea lalu memeluknya


"Aku cuma bercanda sayang, ayo aku bantu cari" max mengecup pipi Allea, Ketika mereka berdua sedang mencari tiba-tiba Allea mengingat sesuatu


"Aku tau sekarang" Allea keluar dari kamarnya menuju kamar Millie di ikuti Max


"Millie mana? " tanya Allea pada suster


"Sudah tidur nyonya, tadi katanya ngantuk" Allea masuk ke kamar Millie dan benar saja


Millie sebenarnya belum tidur dia sedang duduk di lantai di di balik ranjang, Allea masuk mengendap-endap mengintip apa yang di lakukan putrinya


"Millie.. sayang kamu tau ini apa? " Allea menemukan krim malam yang baru saja dia beli


"Gak tau.. aku lagi bikin slime mama, lihat bagus kan? " Millie memperlihatkan wadah yang dia peluk


Di lantai ada berbagai botol shampoo, conditoner dan berbagai perlengkapan mandi serta krim malam milikAllea, Max menahan tawanya melihat kepolosan anak terpintar nya


"Nanti beli lagi, udahlah.. dia lagi berkreasi biarin aja" ucap Max


"Masalahnya nunggu ini lama.. aku aja nitip dari orang dikirim dari luar negeri"


"Kita beli lagi lebih banyak, kenapa perhitungan seperti ini sama anak sendiri" jawab Max


"Millie lihat mama" nada bicara Allea meninggi


"Apa ma? "


"Tadi Millie ke kamar mama bilangnya mau ambil apa? "


"Ambil yang bulet di meja mama, aku gak bohong itu kan bulet" Millie menunjuk wadah yang di pegang Allea


"Harusnya gak gitu bilangnya, Millie gak boleh ambil barang orang lain gitu aja"


"Mama kan bukan orang lain, mama kan mamanya aku" lagi lagi jawaban Millie membuat Allea kesal


"Aaaaaaaaaa" Allea berteriak sambil keluar dari kamar


"Sini.. " Max mengangkat tubuh Millie ke pangkuannya


"Kalo izin itu yang bener ngomongnya, kalo izinnya Millie gitu sama aja bohong dong? "


"Enggak papa.. kan emang itu bulet aku gak tau namanya apa" ucap Millie seraya mengangkat bahunya


"Kalo gitu.. bawa barangnya tunjukin sama mama, jangan gitu lagi ya? kita gak pernah ajarin Millie buat bohong loh"


"Millie kan ikut ikutan papa, papa juga suka gitu, bilang mau pergi sebentar tapi lama.. mama terus terusan percaya aja, itu papa juga bohong namanya" Max menggaruk kepalanya, ternyata sang anak mengikuti jejaknya


"Papa janji gak akan bohong lagi, Millie juga harus janji ya? "


"Iya.. Millie janji, papa bobo disini ya" Max merebahkan tubuh Millie lalu menyelimutinya


"Berdoa dulu" Max memimpin Millie berdoa sebelum tidur sambil memeluknya


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


Seperti hari hari biasanya Celine selalu giat dalam bekerja di perusahaan Max, dan seperti biasanya pula ketika ada waktu santai Bisma selalu main kesana dan selalu menjahili Celine


"Celine.. " Bisma berdiri di samping meja Celine


"Ada yang bisa saya bantu? tuan sedang pergi meeting dengan asistennya, jika ada hal lain silahkan sampaikan saja nanti saya yang akan sampaikan" ucap Celine matanya masih fokus ke depan


"Pulpen lo jatuh tuh" Bisma sengaja mengait pulpen Celine dengan telunjuknya hingga jatuh


"Tidak apa apa tuan biarkan saja, jika tidak ada keperluan lain silahkan pergi"


"Lo kenapa sih kaku banget? biasanya lo suka nyerocos kalo gue isengin" Bisma merasa aneh dengan sikap Celine yang kaku


"Pak tolong ada yang mengganggu saya disini" Celine menelpon Scurity


"Lo gak asik" ucap Bisma seraya mendorong pelan bahu Celine


"Gue jenuh Celine makanya kesini, gue gak bisa kalo sehari aja gak ngisengin lo" Ucap Bisma seraya duduk di meja Celine


"Gue gak mau hidup gue cuma di jadiin lelucon sama orang lain" ketus Celine


"Lo lagi dapet ya? sensi amat sih" Celine tidak menjawab lagi karena Scurity sudah datang


"Ini pak tolong bawa" ucap Celine


"Loh.. tuan, ngapain ganggu staf disini? " Scurity itu sudah kenal betul dengan Bisma


"Kepo lo" ucap Bisma lalu pergi


Saat waktunya pulang kerja Bisma sudah standby di depan kantor Max untuk menunggu Celine, Celine baru saja keluar dari pintu kantor baru saja Bisma akan keluar dari mobil ternyata Habibie sudah lebih dulu mengajak Celine pulang bersama


"Kok gue ngerasa ada yang aneh liat dia deket sama orang lain" Gumam Bisma, Akhirnya Bisma yang penasaran diam diam mengikuti mobil mereka dari Belakang