My Trouble Maker Secret Husband

My Trouble Maker Secret Husband
Mereka yang tidak tahu malu



Bisma mengecup bibir Celine beberapa kali membuatnya terbangun, Bisma mendekatkan lagi wajahnya namun Celine menahan dengan tangannya


"Ma.. mama.. " Celine memanggil ibu Bisma


"Mama gak ada, aku minta tolong papa buat nyuruh mama pulang jadi sekarang kita cuma berdua" Bisma naik ke ranjang Celine lalu memeluknya


"Lepasin" Celine melepaskan tangan Bisma dari tubuhnya


"Kamu masih marah? dengerin aku dulu, lihat ini" Bisma memutar video di ponselnya dan memperlihatkannya pada Celine


"Lihat sayang aku gak bohong, aku susah payah minta rekaman CCTV dari club malam itu" dalam video terlihat Bisma bertemu dengan kliennya di sebuah ruangan VIP, wanita wanita seksi itu hanya ada di sebrang bersama kliennya sementara Bisma dan asistennya duduk berdua saja


Video dari awal sampai Bisma pergi dengan mobilnya terekam CCTV, sekarang Celine diam saja ketika Bisma memeluk dan mencium tengkuknya


"Percaya kan? aku gak macem macem, gak kayak kamu"


"Aku juga gak macem macem, kamu salah paham.. hari itu aku mau pergi tapi Habibie narik tangan aku" Celine berbalik menatap Bisma


"Jadi gak marah lagi? " Celine mengangguk


"Aku kangen banget" Bisma menangkup rahang Celine dan menciumnya


"Cepat sembuh biar cepat pulang, Aku gak tahan kalo harus nunggu lama" bisik Bisma


"Mau cium lagi" ucap Celine seraya memajukan bibirnya


Bisma kembali ******* bibir Celine tidak memberinya waktu untuk menghirup oksigen, nafas keduanya memburu dengan dada naik turun


"Aku masih lemes" lirih Celine


"Aku tau... kalo kamu sehat udah aku makan dari tadi"


"Kangen.. " Celine mengalungkan tangannya di leher Bisma dengan tangan Bisma melilit pinggang Celine


"Nyicil dulu boleh ya" Bisma menatap Celine penuh harap


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"Celine udah ketemu? "


"Udah.. Bisma bilang mereka cuma ada kesalahpahaman aja tapi udah beres kok"


"Syukur deh"


"Anak anak udah tidur? " Max mengedarkan pandangannya ke sekeliling


"Udah.. lagian ini udah tengan malam jadi mereka sama suster biasanya udah tidur"


"Sini jangan jauh jauh.. udah gini aja" Max memindahkan Alle agar duduk di pangkuannya


"Malu.. nanti ada yang liat" Allea hendak turun namun Max menahannya


"Mereka udah tidur, diem aja" Max mengeratkan pelukannya


Suster keluar dari kamar membawa sebuah teko untuk mengisi air, melihat majikannya itu sudah biasa mereka lewat saja seperti tak melihat apapun


"Apa gunanya kamar? jadi pengen cepet pulang" gumam suster seraya mengisi air


"Pindah aja, malu nanti mereka lewat lagi" Max mengangkat tubuh Allea seperti koala berjalan sambil berciuman menapaki anak tangga satu persatu menuju kamar


"Kebayang kalo aku yang di gendong naik tangga begitu bisa bisa ngegelinding ke bawah sama suami, tuan kuat banget" ucap suster seraya terkekeh


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


Ibu Dirga mendorong pintu kamar Celine namun di kunci dari dalam, akhirnya dia mengetuk-ngetuk pintu tersebut sampai pintunya terbuka


"Abis apain menantu mama kamu? "


"Apaan sih mama, tuh liat dia gak apa apa" Jawab Bisma menunjuk Celine


"Kamu gak apa apa sayang? " ibu Bisma melewati anaknya begitu saja menghampiri menantu kesayangannya


"Siapa yang repot? kok kamu keringetan banget? " mama Bisma mengelap keringat di wajah Celine, wajah pucat Celine memerah


"Ini anak bener-bener.. istri lagi sakit masih aja minta jatah" batin ibu Bisma menatap tajam pada Bisma


"Mama apaan sih? kok liatinnya horor gitu"


"Aku mau ke kamar mandi" Celine bangun dari tidurnya


"Aku aja yang anter" Bisma segera mendekat


"Jangan macem-macem sama menantu mama dia lagi sakit"


"Iya tau" Bisma membantu Celine ke kamar mandi


Ibu Bisma merapihkan tempat tidur agar Celine nyaman tangannya berhenti saat melihat sprei nya sedikit basah, Ibu Bisma menggelengkan kepalanya tapi dia senang jika mereka melakukan itu tandanya mereka sudah baikkan


"Jangan di ganggu dulu istrinya lagi sakit, kamu juga harus lit kondisi istri kamu jangan sampai dia kelelahan seperti sebelum kamu pergi" Bisma hanya bisa nyengir kuda sambil menggaruk tengkuknya sementara Celine wajahnya begitu memerah menahan malu


"Mama dapat amanat untuk menjaga Celine, harusnya kamu juga ikut menjaga istri kamu"


"Dia nya juga gak keberatan, lagian waktu itu dia yang mau" celetuk Bisma, Celine membelalakkan matanya tak menyangka sangat suami akan mengatakan hal itu


"Udah malem.. tidur sana kamu belum tidur waktu pulang dari luar kota "


"Oke.. ayo tidur sayang, aku lelah" Bisma naik ke ranjang Celine


"Heehh... mau ngapain disitu? "


"Tidur lah apa lagi? " jawab Bisma


"Jangan disitu kasihan nanti Celine sempit"


"Kita emang suka yang sempit sempit" ucap Bisma penuh arti sambil tertawa kecil


"Dasar gendeng" hardik ibunya lalu berjalan menuju sofa


Ketika ibunya lengah Bisma mencuri curi mencium bibir Celine, Tangannya tidak bisa diam menjelajah di balik Selimut


"Bisma turun.. biarin istrinya istirahat" Ibu Bisma melihat selalu mengganggu Celine ketika istrinya itu menutup mata


"Kamu cepet sembuh dong.. Aku kangen" Bisma kembali mencium istrinya meskipun dia menolak


"Dasar gak tau malu" ibunya geleng-geleng kepala melihat tingkah laku anaknya


Berminggu-minggu berlalu Celine sudah kembali ke rumah Bisma dan orang tua Bisma sudah kembali ke rumah mereka, Kehidupan rumah tangga mereka berjalan normal seperti orang orang pada umumnya


"Sayang... aku mau main basket sama Max, udah lama gak olahraga" Bisma sudah bersiap dan menghampiri Celine yang ada di dapur


"Mau pergi? kenapa kamu gak diem aja di rumah? "


"Aku cuma mau basket sayang.. atau kamu mau ikut? " Bisma memeluk Celine yang sedang berdiri mengupas buah


Celine mendudukkan Bisma di kursi menyuapi suaminya seraya duduk di pangkuan Bisma, Akhir akhir ini Celine menjadi manja dan terlalu menempel pada Bisma


"Jangan pergi.. ya.. ya.. ya.. temenin aku bobo aja di rumah" ucap Celine seraya memeluk kepala suaminya


"Jadi gak boleh? "


"Kamu mau tetap berangkat? " wajah Celine sudah berubah dari malaikat menjadi iblis


"Ya.. ya.. enggak sayang aku gak pergi, mau temenin bobo? Ayo" Bisma mengangkat tubuh Celine ke kamar


Bisma memeluk Celine hingga dia tertidur lelap, Bisma mengambil handphonenya dan berjalan mengendap keluar


"Udah mulai? "


"Belum.. nungguin lo, jadi gak sih? keburu malem banget entar istri gue ngomel di rumah" ucap Max


"Gue pergi sekarang" Bisma pergi setelah menidurkan Celine seperti bayi