BAD WIFE

BAD WIFE
PERJALANAN ASMARA LISA



Curcol senyum :


Awalnya fokus kisah Hanum, tapi ada DM. Ada yang kepingin tau kisah Lisa yang sering gagal dalam asmara. Tentunya udah tau dong, kalau dari awal ikutin kisah Bad Wife.


Author buat kisah sang kakak yang bernama Lisa Sulistiawati. Dia itu awalnya anak kuliahan yang aktif banyak teman, sayang disaat ia jatuh dan merasa temannya toxic. Lisa mundur alon alon. Menjadi vloger dan selebgram ternama, mempunyai banyak pengikut, membuat Lisa sulit mendapat pasangan yang klop.


Hingga tidak tau kenapa, ia bisa menikah dengan Fawaz seorang dokter kakak kelas Hanum sang adik.


Cus!!


Lisa Sulistiawati yang lebih dikenal dengan Lisa BE, seorang gadis belia yang sedang mengenyam pendidikan di sebuah universitas ternama di kota paris, harus rela melepaskan sang kekasih ketika mendapati sang kekasih tengah selingkuh dengan wanita lain. Padahal saat itu ia sudah hampir ke jenjang serius.


Pengkhianatan sang kekasih tidak cukup sampai di situ, ternyata diam diam sang kekasih sudah merencanakan pernikahan dengan gadis lain, karena menganggap jika Lisa adalah gadis style tinggi dijejaring sosmed yang tidak bisa diajak beradegan ranjang olehnya.


“Dasar laki laki sialan. Aku gak sudi melihat wajah kamu lagi,” pekik Lisa sambil melemparkan kaleng minuman ke kaki laki laki yang dikenal sebagai kekasihnya.


Dengan secepat kilat, Lisa menaiki sepeda motornya untuk kembali ke tempat kos. Dia sudah berdandan rapi untuk pergi bersama teman teman vlogernya, tapi nyatanya Lisa melihat sang kekasih yang tengah berciuman di dalam mobil yang terparkir di pinggir jalan.


“Semua laki laki sama saja. Kayak yang gak ada tempat sampai harus berciuman di pinggir jalan … semuanya mata keranjang dan tidak punya perasaan,” gerutu Lisa seraya mengemudikan sepeda motornya dengan penuh rasa kesal dan kecewa, tak lupa menimpuk sebuah batu hingga kaca mobil pecah.


Lisa melaju dalam kecepatan tinggi dan beruntung ketika melintasi traffic light dia berhasil mengerem sepeda motornya dan berhenti pas di belakang zebra cross.


Lisa yang berhenti mendadak, tiba tiba dia dihantam oleh mobil sedan yang ada dibelakangnya. Tubuhnya terjatuh ke aspal dengan motor menindih sebagian tubuhnya.


Brug!


“Awwww.”


Lisa menahan sepeda motornya supaya tidak menindih tubuhnya, tapi sayangnya tenaga Lisa sudah terkuras oleh emosi pada mantan pacarnya, hingga Lisa merelakan tubuhnya tertindih sepeda motor.


Saat itu juga teman teman Lisa membantu Lisa yang terjatuh, ia melihat Lisa menangis dan merasakan sakitnya dikhianati kekasih dan semakin hari ia fokus dalam bidang sosmed dan banyak tawaran endorse juga, sehingga kepopularitasan Lisa lebih tinggi di banding Hanum.


"Gue ga apa apa, lo duluan dateng seminar. Tag, tempat duduk gue ya!" titah Lisa dan teman selebgramnya mau tidak mau, menurut.


Pengendara mobil dari arah lain, langsung keluar dan segera menolong Lisa. Namun, ketika sudah berhasil menepikan sepeda motor, Lisa hampir menonjok wajah dari laki laki itu yang ternyata Fawaz.


Bug! tapi tertahan, oleh tangan seorang pria berjas putih dan seragam biru rumah sakit.


Satu bogem mentah, tidak jadi mendarat di pipi Fawaz, orang yang sudah menabrak Lisa tak sengaja dari belakang. Karena terburu buru akan pasein vvip.


“Hei, Bang … kalau punya mata itu dipakai bukan cuma dijadikan hiasan,” teriak Lisa yang langsung mengundang polisi, untuk bergerak karena melihat ada kecelakaan.


“Maafkan saya, mbak. Saya tidak sengaja,” sahut Fawaz.


“Mbak, gue bukan mbak lo, Bang. Pokoknya ganti rugi motor aku yang udah kamu rusak,” hardik Lisa seraya memegang sikut tangannya yang terasa perih.


“Itu urusan gampang. Kamu ga apa apa?”


"Matamu, gak apa apa. Ga liat lecet nih tangan, banyak gaya amat. Ga usah pegang pegang deh. Ohw! dokter, kok bisa buru buru dan buat orang lain jadi pasein. Itu kerjaan sampingan lo ya!" kesal Lisa pada Fawaz, karena saat itu memang tepat ia kecewa dengan kekasihnya yang selingkuh. Sialnya ia malah di serempet mobil dari belakang.


Fawaz terhenyak mendengar ucapan gadis belia di depannya. Penampilannya seperti gadis cantik pada umumnya, tapi dia tahu batasan bersentuhan dengan pria.


“Maaf, saya hanya ingin lihat tangan kamu saja. Ada yang luka, coba perlihatkan!” titah Fawaz dengan mencoba untuk sabar, karena dia tahu diri dalam keadaan salah.


Fawaz pun buru buru menepikan mobilnya dan tentu saja dia akan menyelesaikan urusannya terlebih dahulu.


“Dia yang nabrak aku, Pak polisi. Tolong kurung dia, udah tua kok nyetirnya kayak anak yang baru latihan jalan. Ini jalan raya, Bang … harusnya lihat rambu rambu lalu lintas. Heran aku sama dokter model kayak gini, punya SIM tapi gak tahu aturan di jalan. Makanya bikin SIM jangan nembak, Bang … biar tahu aturan lalu lintas.” cetug Lisa.


Lisa seakan mendapatkan media untuk melampiaskan amarahnya, karena dikhianati oleh sang kekasih. Dia terus menyerocos menghakimi Fawaz yang memang salah telah menabraknya.


“Tolong surat surat dan identitas lainnya saya lihat,” ucap polisi berusaha untuk bersikap netral pada seorang pria berseragam dokter.


Lisa dan Fawaz menyerahkan surat surat kendaraan dan juga identitas mereka masing masing.


“Lisa Sulistiawati, nama Anda, Nona?” tanya Polisi meyakinkan.


“Iya, saya, tepatnya panggil Lisa BE. Pak polisi tau selebgram saat ini yang naik daunkan? kalau belum tau, intip jangan lupa follow!" jawab Lisa spontan, membuat tatapan Fawaz aneh.


“M. Fawaz ?” sambung polisi.


“Iya, saya, Pak,” jawab Fawaz.


"Coba lihat usianya, Pak?" titah Lisa pada Polisi.


Polisi itu pun menurut. " 27 tahun," jawab Polisi.


“Usia aja udah 27 tahun, aturan lalu lintas main tabrak tabrak aja. Aku yang usianya enam tahun di bawah situ masih bisa tertib lalu lintas," cibir Lisa.


“Adek … sebelumnya saya minta maaf atas kejadian tidak mengenakkan ini. Yang pertama saya tidak sengaja karena traffic light-nya tidak nyala dan juga tadi kamu berhenti tiba tiba hingga akhirnya saya menabrak kamu dari belakang,” jelas Fawaz menahan sabar.


“Kedua … itu salah kamu sendiri karena mengemudikan sepeda motor dengan kecepatan tinggi hingga mengerem tiba tiba,” tambah Fawaz.


“Enak aja! Aku gak ngebut,” pekik Lisa.


“Sudah … sudah … jika kalian tidak ingin berdamai, lebih baik semua ini saya proses lewat jalur hukum, gimana?


“Oke,” jawab Fawaz.


“Jangan!” jawab Lisa, ia takut reputasi sosmednya kena mental dan banyak haters.


Mereka kompak menjawab tapi dengan jawaban yang berbeda. Fawaz yang melihat gadis di depannya itu seperti ketakutan, dia pun meminta polisi untuk tidak melanjutkan masalah ini ke jalur hukum.


“Oke … jika kamu tidak ingin berurusan dengan hukum, maka apa saja yang harus saya ganti untuk memperbaiki semuanya?" tanya Fawaz kemudian.


“Gak perlu, cukup ga usah tampilin muka lo di depan gue lagi, muak gue sama semua cowo." ketus Lisa seraya menghidupkan kembali sepeda motornya dan meninggalkan Fawaz yang saat ini tengah berdiri. Pamit juga pada polisi.


“Itu anak kenapa? Tangannya berdarah tapi tidak ingin diobati,” gumam Fawaz.


Fawaz pun berusaha untuk mengikuti kemana Lisa mengemudikan sepeda motornya, tapi sayangnya Fawaz kehilangan jejak akibat kemacetan yang tengah melanda di jalan raya. Belum lagi pasein vvip dari inggris, harus ia segera tangani saat ini.


Tbc!


Masih mau lanjut ga kisah Lisa?! Masih menunggu Hanum dan Rico yang dalam perjalanan ke surabaya, otw menyambut berkahnya anak mau lahiran, dan usaha Rico yang kembali berkembang pesat.