
Dua jam lama nya mereka bercerita. Karena merasa cocok satu sama lain, hingga tidak berasa waktu berlalu.
"Kalau kamu bilang sudah mulai masuk kerja, jadi yang jaga anak kamu?" Hana menyeruput teh nya dengan anggun dan lagi-lagi Bee terpesona.
"Itu lah Han, aku ingin mencari pengasuh untuk kedua putriku"
"Bagaimana kalau aku aja?" sambar Hana yang membuat Bee tersentak. Lama Bee menatap wajah Hana, lalu tersenyum pada gadis itu untuk membalas senyuman Hana.
"Kamu jangan bercanda. Mana mungkin aku menjadikan mu pengasuh, sementara kamu ini keturunan bangsawan"
"Ga papa Bel, dari pada aku kesepian di rumah itu. Lagi pula, aku sudah biasa mengurus anak kakak ku. Bahkan di Inggris, aku melakukan pelayanan sosial dengan mengajar dan membina anak-anak. Jumat dan Sabtu, aku aka membantu mengurus anak-anak di panti asuhan dekat tempat tinggal kami. Aku menyukai anak-anak" terang Hana meyakinkan.
Walau sedikit ragu, tapi Bee bisa melihat ketulusan dari hati Hana. Tidak ada juga salah nya, toh Hana akan menjaga anak-anak di bawah pengawasan Mira.
"Baik lah kalau tidak merepotkan mu. Nanti kamu akan bolak balik dari rumah mu ke mari? biar aku minta pak Komar mengantar jemput mu"
"Oh, ga usah Bella.."
"Panggil Bee aja. Orang-orang di sekitar ku memanggil ku Bee"
"Bee..iya maksud aku ga usah merepotkan supir. Kalau boleh izin kan aku tinggal di sini saja, jadi lebih mudah mengasuh dan menjafa mereka" pinta Hana berharap.
Sebenarnya itu lah hal yang di ingin kan Bee. Jika memang Hana ingin menjadi pengasuh anak-anaknya, akan lebih baik dia tinggal di rumah ini, jadi lebih mudah di pantau Mira juga dan lebih bisa mengenal karakter Hana lebih jauh.
"Aku senang kalau kamu mau tinggal di sini. Aku juga ingin nya begitu" jawab Bee malu. Setelah semua rampung di bicarakan, Hana pamit. Besok dia akan mulai pindah, dan mulai menjaga anak-anak Danendra.
***
Wajah Bintang lebih cerah saat tiba di rumah malam ini. Sudah tiga hari dia pulang larut terus, menyelesaikan masalah yang kini menimpa perusahaannya.
"Hai.." sapa Bee menerima pelukan suaminya.
"Hai cantik" Bintang mencium kening Bee lalu puncak kepalanya juga. "Aku merindukanmu" bisik nya
Hanya dengan mengatakan hal itu saja sudah membuat wajah Bee tersipu malu. "Mandi dulu"
Suasana hati Bintang lagi bagus, dia sudah bisa menggoda Bee hingga berakhir di ranjang. "Kenapa sih kamu selalu senikmat ini sayang?" ucap nya mencium bibir Bee sekilas sebelum melingkarkan tangannya di perut rata Bee.
Seketika Bee teringat akan Hana. Dan besok juga dia juga harus sudah mulai kerja. Jadi inu adalah waktu yang tepat untuk Bee memberitahukan pada Bintang.
"Kak.."
"Mmm" Bintang masih enggan membuka mata. Dia lelah, tapi puas dan lega setelah bermain dengan Bee tadi.
"Besok aku mulai masuk kerja"
"Hah? terus gimana si kembar?" Bintang memaksa matanya untuk terbuka.
"Itu dia. Aku udah dapat pengasuhnya. Mulai besok dia akan tinggal di sini bareng kita. Biar bisa diawasi Mira juga" Bee mengelus pipi Bintang yang mulai di tumbuhi bulu-bulu halus, pertanda pria itu sudah lama tidak cukuran.
"Bener ga orang nya yang?"
"Bener, dia baik banget. Udah biasa ngurus anak kecil juga. Tahu ga kak, dia cantik dan anggun banget. Aku suka deh sama dia. Kita ngobrol berjam-jam ga ada bosan sama sekali"
***
Senyum Bee menggambarkan kepuasan nya ketika melihat ketelatenan Hana mengurus Siena dan Siera. Tangan lembut gadis itu seperti malaikat saja membelai mereka. "Aku bisa tenang deh kalau kamu yang ngurus mereka. Makasih ya Han"
Hana hanya mengangguk sembari tersenyum anggun pada Bee. Dia memang menyukai anak-anak dan hal ini bukan masalah besar untuk nya.
"Besok aku udah mulai kerja, ga papa kan aku tinggal. Kalau ada yang kurang mengerti dan aku tidak ada di rumah, kamu bisa tanya sama Mira"
Lagi-lagi Hana mengangguk sopan. Hana bukan tipe gadis yang suka banyak bicara, tapi jika sudah di mulai membahas satu hal, maka Hana akan menjadi lawan bicara yang asik.
Makan siang tiba. Bee dan Hana berjalan ke meja makan dengan saling melempar cerita. Tidak ada habis nya kalau sudah bersama Hana. Bee seolah memiliki saudara kandung.
"Kamu bisa masak juga?" tanya Bee sembari memasukkan satu suapan ke mulutnya.
"Bisa. Tapi kebanyakan masakan western"
"Kamu sempurna sekali jadi wanita. Han..maaf, boleh kah aku tanya masalah pribadi pada mu?"
Lagi-lagi Hana hanya mengangguk.
"Maaf kalau ucapan ku lancang. Apa kamu sudah pernah menikah?"
Sebelum menjawab, Hana memberikan senyum nya. "Belum. Aku sama sekali belum pernah menikah. Mungkin memiliki kekasih pernah sekali, seorang Baron yang suka membantu di peternakan papa ku" terang nya, kembali menikmati hidangan yang di suguhkan Mbok Inah untuk mereka.
"Oh.."
***
Sibuk merapikan kain di lemari, Bee tidak mendengar suara langkah masuk dan mendekat padanya. Tiba-tiba saja dia di kejutkan oleh tangan yang melingkar di pinggangnya.
"Au.." pekiknya tersentak. Sementara si pembuat onar justru tertawa terpingkal-pingkal.
"Ga lucu" ujar nya cemberut. Suaminya kembali usil, kalau mood nya sudah kembali. Sasarannya adalah setiap tubuh Bee yang ingin dia sentuh. Seperti saat ini, Bintang dengan posesif nya menciumi punggung tengkuk dan juga leher istrinya. "Mandi yuk yang"
"Aku udah mandi kak, ga lihat rambut aku aja masih basah"
"Kalau gitu temani aku mandi"
"Ih..kali ini mandi sendiri aja. Aku udah pake skin care di wajah, masa mandi lagi"
"Tapi aku mau ******* kamu"
"Nanti aja, habis mandi kan bisa. Udah gih sana mandi, dasar om-om mesum" seketika suara tawa Bintang pecah. Panggilan om yang di sematkan Bee pada diri mengingatkan nya ketika pertama kali Bintang mendekatinya. Ah..waktu begitu cepat berlalu. Bahkan dari anak ingusan yang dulu setengah mati dia kejar, sudah memberinya tiga orang anak.
Cinta yang begitu besar di dasar hati nya bisa mengubah keras kepala Bee menjadi lunak dan tak lama Bee juga mencintai nya. "Aku mencintai mu, sangat" bisik nya mengecup bibir Bee dalam.
"Aku juga mencintai mu kak" balas Bee setelah Bintang melepas p*gutannya.
*Hai semua kesayangan, jangan lupa mampir dong di novel baru aku, Satu Atap Tiga Hati, pleaseeee dukungannya biar menang ikut lomba berbagi Cinta 😁😅
mampir juga di novel my bestie, keren pokonya 🙏