Something different

Something different
Kebahagiaan yang datang kembali



Sepeninggal keluarga Paula William mendekati keluarganya. Papanya menatapnya lega, kemudian memeluknya.


" Nak...papa selalu percaya padamu, bahwa kau pasti bisa mengatasi semua masalahmu sendiri ".


" Terimakasih pah, kau selalu membuatku kuat. Terimakasih untuk doa doamu dan dukunganmu ".


" Iya nak, papa akan selalu mendukung jika itu terbaik buatmu ".


Kemudian William melepaskan pelukan papanya, dan dia kemudian menghampiri Daniel.


" Sudahlah teman kau tak perlu basa basi, aku akan smskan nomor rekeningku padamu ". Canda Daniel.


" Hahaha tidak sia sia aku memiliki teman yang sedikit brengsek sepertimu. Ternyata otakmu itu sangat brilian teman ".


" Yah...terkadang kita membutuhkan orang orang yang memiliki otak sedikit gila sepertiku, untuk menghadapi wanita gila seperti Paula teman ".


" Yaaaa...benar sekali, semoga Tuhan tidak segera membuatmu waras sehingga kau akan tetap mempunyai ide ide gila lainnya ".


" Hhhmm cerdas juga pemikiranmu ".


" Terimakasih Dan, aku berhutang budi padamu. Ternyata kau benar benar teman yang bukan hanya bisa kuajak senang senang saja, tapi justru karena kamulah kebahagiaanku tidak jadi kukorbankan ".


" Sama sama Will, semoga setelah ini kau bisa menemukan cinta sejatimu, kejar dia dan aku yakin kamu akan bahagia bersamanya ".


" Ya Dan pasti itu, aku tidak akan menyia nyiakan waktuku lagi ".


" Benar, jangan tunggu lama lama, karena adikmu sepertinya selangkah lebih maju dibanding dirimu ".


" Tenang saja, dia tidak akan bisa mendapatkannya jika aku sudah menginginkannya ".


" Hahaha sepertinya William yang dulu sudah kembali lagi ". Dua orang sahabat itu lalu saling berpelukan. Setelah itu William mendekati Bram dan juga Mike.


" Buat Kalian berdua, aku yakin pasti kalian semua mengkhawatirkan gadis itu. Tapi percayalah, aku sungguh sungguh mencintainya, dan tujuanku bukan untuk menyakitinya melainkan untuk memberinya kebahagiaan. Jadi jangan ragukan kesungguhanku ".


" Will aku tau, tapi kau jangan lupa bahwa dia tidak mencintaimu, jadi aku masih ada hak untuk mendekatinya ", jawab Mike.


" Belum mencintaiku Mike dan bukan tidak mencintaiku, tolong benahi kata katamu. Aku akan terus berusaha untuk mendapatkan cintanya dan kita akan bersaing Mike ".


" Ya Will aku akan terima tantanganmu ". Jawab Mike.


" Kalian ini kakak beradik, apakah kalian tidak bisa mencari wanita yang lebih baik dari Dhea ? Bukankah sudah jelas jelas Dhea tidak akan mungkin bisa menerima kalian ".


" Tidak Bram !!" kata William dan Mike berbarengan, sambil menatap Bram tajam.


" Ow ow ow....ampun kalau begitu, aku tidak akan bisa menang melawan kalian berdua hehe ", kata Bram sambil mengangkat kedua tangannya tanda menyerah.


Perlahan Pendeta gereja yang sedari tadi memperhatikan kebahagiaan keluarga William datang mendekat.


" Maaf tuan, anakku terpaksa harus membatalkan pernikahannya ", kata papa William.


" Oooh tidak masalah tuan, aku sudah mendengar sendiri tentang kebenarannya. Karena pernikahan jika awalnya ada salah satu pihak yang terpaksa, maka tidak akan baik untuk ke depannya. Semoga setelah ini kau lebih berhati hati untuk mendekati seorang wanita, jangan sampai kau mengulangi kesalahanmu kembali ", kata pendeta itu kepada William.


" Ya tuan pasti itu, aku akan selalu mengingat pesan anda ".


Tak lama kemudian keluarga William segera pamit untuk meninggalkan gereja.


Sementara itu Paula terlihat kesal sekali, dia terus mengumpat dan menyumpah serapah karena pernikahannya telah gagal.


" Paula sudah hentikanlah teriakanmu !! ini adalah kesalahanmu sendiri, jadi kau tidak pantas marah marah dengan William !!" kata papa Paula memarahinya.


" Wajar saja jika dia melakukan itu semua, karena kau sudah memfitnahnya. Masih untung dia tidak melaporkannya pada yang berwajib, jika dia mau saat ini pasti kau tidak berada di samping kami lagi, dan sudah meringkuk di dalam hotel prodeo, kau mau seperti itu ?"


" Tapi pah, aku benci padanya karena sudah berani menghinaku sebelumnya ".


" Menghina karena apa ? pasti ada alasan tertentu sehingga dia melakukannya. Sudah hentikan semua ocehanmu, papa muak karena kau sudah sering membuat masalah sebelumnya !!"


" Sudahlah pah, Paula ini sedang kecewa, jangan kau tambah kekecewaannya dengan terus menyalahkannya ", jawab mama Paula.


" Kau selalu saja begitu, kau lihat saja sendiri kan dia itu sudah mempermalukan kita di sana tadi, tingkah lakunya itu sangat tidak terpuji, tapi kau selalu saja membelanya ".


" Tapi dia anakku pah !"


" Dia juga anakku !! Kau pikir jika dia anakku aku akan membiarkannya jika dia berbuat salah ? Aku tau bagaimana cara bersikap padanya. Jika memang dia bersalah aku tidak akan pernah membelanya, tidak sepertimu membela dia di depannya. Lihatlah akibatnya sendiri, dia jadi semakin besar kepala dan sangat susah diatur karena dia merasa bahwa kau akan selalu membelanya ". Teriak papa Paula tidak bisa lagi mengontrol emosinya.


" Ingat Paula !! jika kau berbuat macam macam lagi, papa tidak akan tinggal diam seperti ini lagi, kau tidak akan pernah kumaafkan jika membuat malu kami lagi !! Kau dengar itu ??"


Paula hanya menangis dipelukan mamanya, ada perasaan marah yang amat sangat karena papanya semakin terus menyudutkannya


Sementara itu William terlihat berada di dalam mobil bersama Daniel dan papanya juga. Wajah William terlihat ceria tidak seperti awal dia berangkat tadi.


" Will wajahmu terlihat senang sekali sekarang, tidak seperti kemarin sangat suram seperti langit tertutup mendung hahaha ", kata Daniel.


" Ya Dan, aku merasa lega sekali akhirnya aku tidak jadi menikahi Paula, aku tidak bisa membayangkan harus hidup berdampingan dengannya setiap hari, kau pikir sendiri pasti sangat memuakkan bukan ?"


" Hahaha ya benar...untung saja aku punya ide untuk mencari tau usia kandungan Paula yang sebenarnya ".


" Ya akupun tidak pernah terpikirkan sedikitpun sebelumnya, bahkan saat aku mengantarkan Paula memeriksa kandungannya, aku tidak bertanya pada dokter tersebut ".


" Ya semoga saja setelah ini kau bisa mengambil hikmah dibalik semua kejadian Will. Laki laki kaya seperti kita ini pasti banyak yang mengincarnya. Jadi pintar pintarlah untuk bertindak, dan jangan pernah gegabah ".


" Iya pah, gara gara orang satu ini membiarkan Paula menemaniku, aku jadi terlibat masalah ", gerutu William.


" Hahaha tapi aku juga kan bertanggung jawab teman, buktinya aku bisa menyelamatkanmu dari pernikahan terkutuk itu ".


" Hahaha ya ya ya tapi jika tidak ada masalah itu mungkin saja aku belum jera Dan ".


" Jadi sekarang kau sudah jera Will ?"


" Ya Dan...bahkan sangat jera. Mungkin ini cara Tuhan untuk menegurku ".


" Syukurlah nak, kau bertobat lebih cepat daripada aku. Dulu aku di usia 30 tahun baru bisa benar benar berhenti untuk berpetualang, saat aku sudah mendapatkan ibumu. Dan sekarang kau 27 tahun sudah mulai mau menghentikan kegilaanmu, bagus nak semoga kau konsekuen dengan perkataanmu ".


" Ya pah, doakan aku agar bisa memperbaiki hidupku untuk ke depannya ".


" Hhhmmm sepertinya aku harus mencari partner lain untukku Will, sangat tidak mengasyikan ". Gerutu Daniel.


" Hei...apakah kau tidak senang kalau temanmu ini berubah jadi pria baik baik ?"


" Hahaha senang Will, bahkan sangat senang. Sebenarnya aku iri denganmu, tapi aku masih tidak rela jika wanita wanita cantik di kota ini harus tidur sendirian, dan juga kedinginan tanpa seorang teman di sampingnya ".


" Hahaha kau ini Dan memang benar benar pria yang brengsek ".


" Hahaha memang di dunia ini harus ada laki laki brengsek agar hidup itu lebih berwarna tuan William, bukan begitu ?"


" Terserah kaulah Dan ", jawab William. Kemudian mereka tertawa bersama, lepas dan tanpa beban.