
Siang ini Mike menjemput Dhea di depan kampusnya, dan tak sengaja bertemu Bram.
" Hai Bram ".
" Hai Mike, sudah lama kita tidak bertemu ".
" Ya Bram, semenjak aku menikah ".
" Hmmm benar sekali. Lalu bagaimana kabar istrimu ?"
" Kamu belum mendengarnya Bram ? Apakah Dhea tidak menceritakannya padamu ? dia bilang kalian berdua bersahabat ?"
" Ya Mike itu memang benar, tapi dia tidak bercerita apa apa padaku tentangmu, bahkan sekarang kau sering menjemputnyapun tidak diceritakannya ".
" Kami berdua sudah bercerai Bram ".
" Benarkah Mike ?"
" Ya Bram, beberapa hari yang lalu surat cerai aku terima ".
" Bersabarlah Mike, semoga kau akan segera mendapatkan pengganti yang lebih baik daripada mantan istrimu ".
" Ya Bram terimakasih ".
" Lalu bagaimana ceritanya sehingga kau bisa seakrab ini dengan Dhea ? apakah kakakmu tidak marah besar mengetahui ini semua ?"
" Ya Bram dia marah besar, bahkan saat itu kami sempat bertengkar ".
" Lalu ?"
" Aku hanya ingin berusaha melindunginya saja, karena tindakan William sepertinya sudah sangat kelewatan, aku takut bisa mengancam keselamatan Dhea ".
" Hhhmmm kau perduli sekali dengannya ? jangan jangan kau memiliki niat lain padanya ? kau juga mencintainya ?"
" Hahaha tidak ada seorang pria yang rela berkorban sebesar ini, jika tidak ada niat lain di belakangnya. Dan tebakanmu sungguh benar Bram, aku juga mencintainya ".
" Hhhhhh....sudah kuduga ".
" Bukankah kau tidak keberatan Bram ?"
" Aku tidak keberatan Mike karena kau lebih baik dari kakakmu, tapi aku hanya takut kau kecewa seperti dia juga ".
" Hahaha jangan khawatir teman, aku lebih bisa menerima kenyataan dibanding William ".
" Yaa...syukur kalau begitu. Aku hanya ingin berpesan, jangan terlalu berharap banyak pada Dhea Mike ".
" Ya Bram aku akan selalu mengingat pesanmu ini, aku tau itu karena aku sudah sangat mengenalnya ".
Tak lama kemudian Dhea muncul.
" Hai...sedang ada reuni rupanya ".
" Hahaha ya Dhe, kami sudah lama tidak mengobrol ", jawab Bram.
" Tumben kau lama sekali Dhe ?"
" Iya Mike ada sesuatu yang harus aku urus dulu di kantor administrasi ".
" Kau mau langsung pulang Dhe ?"
" Iya Mike ".
" Bram kami duluan ya ", pamit Dhea sembari membuka pintu belakang.
" Iya hati hati di jalan ya ?"
" Ok Bram, kamu juga ", jawab Dhea lagi.
" Bram lain waktu kita ngobrol lagi, aku akan mengantarnya pulang dulu ?"
" Ya Mike silahkan ".
Kemudian Mikepun segera pergi meninggalkan Bram sendirian, dan mengemudikan mobilnya menuju tempat tinggal Dhea.
" Kau mau makan dulu tidak Dhe ?" Tanya Mike di dalam mobil sambil melirik Dhea dari kaca di atasnya.
" Tidak Mike, tadi aku sudah makan di kampus, perutku masih kenyang ".
" Iya Mike ".
Mike terus memacu mobilnya. Tanpa sadar mereka diikuti wanita sejak saat mereka sedang berada di depan kampus Dhea tadi. Wanita itu seperti sedang menahan amarahnya.
Saat mobil Mike berhenti di depan tempat tinggal Dhea, wanita itupun langsung menghampiri mereka berdua.
" Ooohhhh rupanya setelah kita bercerai kau sudah mendapatkan penggantiku Mike ? Cepat sekali ya ".
Dhea segera menengok ke sumber suara tersebut.
" Jessy ??? kenapa wanita itu ada di sini ? jangan jangan dia mengikuti kami dari tadi, hehhhh apalagi ini ? kenapa hidupku selalu dikelilingi oleh wanita wanita yang ingin mencari masalah denganku ?" kata Dhea dalam hati.
" Heiiii.....bukankah kau wanita yang dibawa William malam itu ??"
" Kenapa kau kemari Jes, kita sudah tidak ada hubungan apa apa lagi, kau hanya mantan istriku. Pergilah jangan ganggu kami !!" Bentak Mike.
" Hahaha seorang adik sepertinya ingin menusuk kakaknya dari belakang...hhhmmm sangat mengejutkan. Jadi ini yang dulu dibilang William wanita baik baik, seorang mahasiswi S2, yang memiliki otak cerdas serta mendapatkan beasiswa dari negaranya. Tapi ternyata tidak lebih dari seorang penghianat !!"
" Jessy tutup mulutmu, kaulah seorang penghianat itu ". Bela Mike.
" Hhhh lalu ini apa ? kau terlihat akrab dengan wanita yang pernah dibawa William...Hei atau jangan jangan kau memang wanita yang mau dibawa oleh laki laki mana saja ya ?" Kata Jessy sembari mengejek Dhea.
" Hahaha kenapa ? Kau cemburu padaku ? Setelah William mantan kekasihmu yang hendak kau rayu itu pergi denganku, dan sekarang Mike mantan suamimu ini juga bersamaku ? Hhhhhh sungguh malang nasibmu...sepertinya dua lelaki kakak beradik itu sudah membuangmu dalam hidup mereka ".
" Kau jangan bicara sembarangan ya, aku tau kau pasti ini tipe wanita yang pandai merayu seorang laki laki dengan kepolosanmu kan ? Hati hatilah Mike, sepertinya dia hendak mengincar pria kaya sepertimu ".
" Hhhh aku tidak materialistik sepertimu nona, dan aku tidak perlu merayu mereka untuk bisa tertarik padaku, karena aku punya ini dan tidak seperti anda yang bisa melakukan perbuatan rendah merayu kakak iparmu sendiri ", kata Dhea seraya menunjuk dahinya.
" Kau berani menghinaku !!!"
" Kau sendiri saat ini yang sedang menunjukkan bahwa sikapmu itu sungguh tidak bermoral, dan kata katamu tidak pantas untuk diucapkan, bukankah itu berarti kau ini sedang menghinakan dirimu sendiri ?"
" Jessy sudah hentikan ocehanmu !!
dan segera pergi dari hadapanku !! kita sudah tidak ada urusan lagi !!" Bentak Mike lagi.
" Hhhhh dasar kalian ini benar benar pasangan yang menjijikkan !!"
" Kau yang menjijikkan, pergi dari halaman rumahku sekarang juga ", usir Dhea.
" Hhhh...aku juga akan segera pergi, rasanya muak melihat wajah kalian berdua di depanku ".
" Ya silahkan dengan senang hati nona, dan jangan berlama lama lagi ya, sebelum aku memanggil anjing pelacak untuk mengusirmu ", jawab Dhea tak mau kalah dengan senyumnya yang mengejek.
Kemudian Jessy segera meninggalkan Mike dan Dhea dengan hati yang dongkol.
" Dhe maafkan sikap Jessy ya ?"
" Hhhh...aku tuh bingung Mike, kenapa hidupku dikelilingi orang orang aneh seperti kalian, kesalahan apa yang sudah aku perbuat sehingga banyak orang tersakiti olehku ?"
" Sialan kau Dhe, kau bilang kami ini orang aneh ?"
" Ya sangat aneh, mau maunya berurusan dengan wanita sepertiku, padahal kalian bisa mendapatkan 10 kali lipat wanita yang lebih baik dan berkelas dibanding aku, bukannya malah sengaja mencari masalah demi wanita sepertiku ".
" Aku tidak perlu menjelaskan kenapa kami bisa tertarik padamu, bukankah kau sendiri tadi yang sudah menjelaskannya pada Jessy, bahkan Jessy dibuat mati kutu di hadapanmu ".
" Kau tidak tau perasaanku tadi Mike, sebenarnya aku juga tidak tau letak kelebihanku, aku hanya ingin membuatnya tidak berarti di depanku hahaha ".
" Kau ini Dhe, bisa saja membunuh karakter musuhmu ".
" Minimal kita harus berani menggertak dahulu tuan, masalah menang atau kalah itu urusan belakang ".
" Ya ya ya kau memang wanita cerdas dan menjurus ke licik rupanya ".
" Hahaha yang penting hanya untuk urusan harga diri dan bukan yang lain kan ?"
" Ya betul itu ", jawab William kemudian tertawa bersama.
Tak lama kemudian Dhea segera masuk ke kamarnya, dan Mike segera pergi bersama mobilnya.
Sementara itu William amat geram mendengar laporan dari orang suruhannya.
" Hhmmm lagi lagi Mike menjemput Dhea, tak bisakah dia memikirkan perasaanku sedikiit saja. Mike kau sungguh sangat keterlaluan ", gerutu William sambil mengepalkan tangannya, giginya bergemeretak menahan amarahnya.