Something different

Something different
Happy ending



" Sayang....sebagai hadiah atas kehamilanmu ini kau mau apa?" Tanya William pada Dhea saat mereka berdua sedang menikmati makan siang di luar.


" Hemmmmm....apa ya???" Kata Dhea sembari berpikir.


" Kau mau mengabulkan apapun permintaanku?" Tanya Dhea.


" Ya pasti apapun." Kata William sambil menatap istrinya penuh cinta.


" Aku ingin kita ke London, dan menginap di apartemen yang dulu kutempati. Aku ingin mengenang masa-masa kita pacaran dulu, karena kemarin kau pergi sendiri dan tidak mengajakku."


" Hanya itu?"


" Sementara hanya itu." Kata Dhea.


" Oke, yang penting kau harus jaga kesehatanmu demi anak kita ya. Besok aku akan pesan tiket ke London."


" Benarkah sayang?"


" Iya, kau senang?"


" Ya aku sangat senang sekali!!" Kata Dhea.


" Nak, kau jangan bandel ya di sana nanti. Kau jangan buat ibumu malas bergerak, karena dia pasti ingin mengajak ayah keliling-keliling di sana nanti." Kata William sambil mengusap perut Dhea, dan Dhea hanya tersenyum saja melihat tingkah suaminya.


" Sayang, dia belum bisa mendengar suaramu karena usia kandunganku masih 4 minggu." Kata Dhea.


" Biar saja sayang, lebih baik aku latih dia untuk mendengar sekarang agar saat besar nanti dan sudah menjadi orang penting, dia bukan hanya bisa berbicara saja, tapi bisa mendengarkan, terutama mendengarkan suara-suara orang di bawahnya." Kata William sambil tersenyum.


" Ya benar, agar dia tau apa yang menjadi keluh kesah orang yang dipimpinnya." Kata Dhea menimpali.


" Aamiin." Kata William sambil mengusap wajah dengan kedua telapak tangannya.


" Sayang."


" Ya." Jawab Dhea.


" Aku punya sesuatu untukmu." Kata William.


" Apa itu sayang?" Tanya Dhea.


" Kau tunggu dulu di sini ya." Kata William.


" Memangnya kau mau kemana?" Tanya Dhea penasaran.


" Pokoknya kau tunggu di sini, aku cuma sebentar." Kata William sambil beranjak pergi dari tempat duduknya.


" Apa sih sebenarnya yang ingin dia beritahu?" Gumam Dhea penasaran.


Tak lama kemudian William sudah datang kembali sembari membawa map di tangannya.


" Nih bacalah!!" Kata William sembari menyerahkan map itu pada Dhea lalu kembali duduk di kursinya kembali.


" Apa ini sayang?"


" Nanti kau pasti akan tau sendiri." Jawab William.


Kemudian Dhea membuka map itu dan membaca isinya.


" Surat hibah perusahaan? Maksudnya apa sayang?" Tanya Dhea bingung.


" Tapi sayang, aku tidak mengharapkan itu semua. Harapanku kau selalu setia padaku dan tidak melupakan tanggung jawabmu."


" Insyaalloh jika itu yang kamu harapkan, aku tetap akan memegang janjiku untuk mendampingimu dan tidak akan membiarkan wanita lain menggantikanmu di hatiku. Tapi aku hanya ingin menghilangkan rasa kekhawatiranmu saja, agar kau lebih tenang hidup bersamaku."


" Sayang, maafkan aku bukan maksudku..." Kata Dhea.


" Sayang, aku tidak pernah berpikiran macam-macam padamu, karena aku sangat mengenalmu dan sangat mempercayaimu makanya aku berikan semua itu." Kata William memotong kalimat Dhea.


" Terimakasih ya, aku janji akan menjaga amanahmu dengan baik." Jawab Dhea.


" Ya sayang, dan semoga setelah ini tidak ada masalah lagi dalam rumah tangga kita, dan kita akan lewati semuanya dengan bahagia." Jawab William.


" Aamiin." Kata Dhea sambil tersenyum.


" Sssttt...sayang ayo kita segera pulang?" Bisik William sambil melirik ke kiri dan ke kanan.


" Kenapa sayang? Tanya Dhea penuh keheranan.


" Aku ingin menengok anak kita." Jawab William sambil mengerling nakal.


" Ihhhhh....kau ini dia akan bosan jika kau tengok setiap hari Williaammmm..." Kata Dhea sambil menarik hidung mancung suaminya. Dan William hanya terbahak.


Hehhhhh....akhirnya happy ending juga. Banyak hikmah yang bisa kita ambil dari cerita ini, bahwa apapun alasannya kita tidak bisa mengorbankan agama demi mempertahankan sebuah cinta. Bahkan terkadang manusia juga lupa hingga tega menggadaikan akidahnya demi materi semata.


Sudah jelas dalam Al Quran disebutkan


 وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ أُولَئِكَ يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ


“dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun Dia menarik hatimu. mereka mengajak ke neraka,” ( QS: Al-Baqoroh 221)


لَا هُنَّ حِلٌّ لَهُمْ وَلَا هُمْ يَحِلُّونَ لَهُنَّ


“mereka (wanita-wanita Muslimah) tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi mereka… “ (QS: Al-Mumtahanah 10


Dua ayat ini secara tegas mengatakan bahwa wanita Muslimah itu haram dinikahkah dengan orang beda agama bagaimana pun alasannya. Dan ulama telah mengatakan bahwa ini adalah ijma' ulama.


Jika suatu hukum itu sudah dihukumi oleh sebuah ijma', maka sudah tidak ada lagi perselisihan pendapat didalamnya.


Tidak ada yang abadi di dunia ini. Taatlah pada Alloh hanya cintaNyalah yang benar-benar kekal dan abadi.


Takutlah pada azabnya.


Petuah bijak mengatakan, " Janganlah kamu mati dulu baru percaya bahwa surga dan neraka itu ada, karena jika kau sudah berada di alam sana, kau tidak akan mungkin bisa kembali lagi ke dunia untuk memperbaiki semuanya." Naudzubillah min dzalik.


Keharmonisan keluarga tidak bisa tercipta jika hanya diperjuangkan sendirian, tapi harus dilakukan secara bersama sama dari pihak istri maupun pihak suami. Karena hubungan suami istri seperti sebuah hubungan simbiosis mutualisme dimana kedua-duanya saling membutuhkan dan saling ketergantungan. Maka belajarlah untuk menghargai satu sama lain agar hubungan itu bisa seimbang.


Dan yang paling penting adalah bahwa cinta itu bisa menjerumuskan seseorang dalam dosa, cinta bisa melupakan segalanya, bahkan ahlaknya. Sealim-alimnya orang ternyata bisa lupa diri karena cinta, jadi lebih baik nggak usah pacaran ya daripada berbuat dosa😊😊😊.


Semoga kita semua tidak menjadi umatNya yang merugi dan nantinya bisa sama-sama berkumpul di jannahnya Aamiin YRA.


Terimakasih untuk para reader yang sudah setia membaca novel ini. Maaf jika ada banyak kesalahan ataupun ada pihak yang tersinggung dengan tulisan saya ini. Tidak ada niat sedikitpun untuk menggurui atau mendikte kalian semua, hanya sekedar sharing dan mengingatkan sesama umat muslim. Semoga kalian semua bisa terhibur dan mengambil manfaat dari cerita saya, serta bisa membagi cerita ini demi untuk pembelajaran kita semua.


Wassalam


Ohya....berdasarkan permintaan reader yang kebanyakan menginginkan novel yang bergenre romantis/komedi, maka saya coba menuliskannya buat kalian semua. Semoga suka ya, sudah tahap review...tunggu aja jadwal tayangnya, judulnya " "Perjodohan" Simak ya....jgn lupa kirim masukannya demi perbaikan setiap episodenya🙏🙏🙏🙏🙏👍👍👍👍😊😊😊