
" Jadi kau sudah yakin dengan keputusanmu untuk bercerai dengan Deasy, Mike??"
" Ya Will. Kesabaranku sudah habis, Deasy benar-benar tidak menghargaiku, bahkan tidak memikirkan Devian. Kasihan Devian, dia kan masih membutuhkan asi. Tapi lihatlah, hingga batas waktu yang kutentukan, Deasy belum juga pulang, bahkan sama sekali tidak mau menghubungiku."
" Kau tidak ingin mencoba membicarakannya dulu dengsn dia?"
" Membicarakannya bagaimana lagi Will? Sudah aku coba berbagai cara, tapi hasilnya apa? sekarang justru dia pergi dari rumah."
" Kau coba datangi dia dulu, siapa tau kau bisa meluluhkan hatinya."
" Tidak Will!! bisa jadi tambah besar kepala dia. Keputusanku sudah bulat, aku akan menceraikannya. Aku sudah muak dengan sikapnya itu."
" Yahhh...terserah kau saja, yang penting aku sudah memberikan masukan padamu, jangan sampai kau menyesal nantinya, karena jika kau masih mencintainya, semuanya akan terasa berat Mike."
" Cinta yang tidak memandang keburukan sifat pasangan kita yang tidak bisa ditolelir Will?itu namanya cinta buta Will. Cinta itu harus dipertahankan karena sebuah alasan yang masuk akal. Dan jika aku mempertahankan Deasy, itu artinya sungguh tidak masuk akal. Cinta memang dibutuhkan sebagai sebuah kekuatan hubungan dua orang manusia. Namun kita jangan pernah lupa, ada hal yang penting juga untuk menjadi sebuah pertimbangan ketika kita harus mempertahankan sebuah cinta. Jika kita dan keluarga kita selalu tersakiti, untuk apa aku mempertahankannya? Aku membutuhkan istri yang bisa menerima semua kelebihan dan kekuranganku, juga menerima semua anggota keluargaku dan bukan hanya aku yang dia sayangi."
" Wuiiiihhh...Mike, cara berpikirmu sungguh luar biasa sekali, belajar darimana kau Mike??"
" Hahaha...kegagalanku yang membuatku bisa seperti ini Will. Mengambil semua hikmah yang aku dapatkan dari keadaan rumah tanggaku yang hancur."
" Sabar ya nak, badai pasti akan segera berlalu. Dan setelah ini lebih berhati-hatilah mencari pasangan. Yang wajahnya cantik itu banyak, tapi yang berwajah cantik dan berhati baik, itu yang sulit."
" Benar kata papa Mike, kecantikkan fisik tidak menjamin seratus persen keharmonisan rumah tangga. Yang dibutuhkan adalah saling memahami, dan saling pengertian, itu salah satunya. Benar kan sayang?"
" Loh tumben jawabanmu seperti tidak yakin begitu?"
" Karena aku sedang berpikir, jika dulu wajahku tidak menarik perhatianmu, apakah kira-kira kau mau menikahiku suamiku???" Kata Dhea sambil tersenyum penuh arti.
" Hahaha...awalnya memang seperti itu sayang. Namun seiring waktu, saat aku tau sifatmu, maka aku memutuskan untuk tidak akan melepaskanmu. Seandainya saja dulu kau mudah kudapatkan, mungkin hari ini kau tidak mengandung anakku." Kata William sambil memegang perut istrinya. Mike dan papanya tertawa.
Awal kepulangan mereka berdua ke Indonesia, membuat William begitu sibuk mempersiapkan segala kebutuhan Dhea. Mulai dari mencarikan dokter yang mengawasinya, hingga membantu Dhea setiap saat dibutuhkan. William sangat berhati-hati di kehamilan istrinya kali ini. Tidak ada satupun hal yang luput dari pengawasan, mengenai rutinitas Dhea yang dianjurkan dokter pribadi.
" Benarkah dokter??"
" Ya tuan, saya melihatnya seperti itu di layar ini." Kata dokter tersebut saat Dhea pertamakali melakukan USG.
" Ya Allah pantas saja, usia kehamilannya baru 6 minggu, tapi seperti kandungan berusia 2 bulan dokter."
" Ya benar. Dan yang itu artinya, kita harus lebih ekstra hati-hati mengawasinya, karena pasti nutrisi yang dibutuhkan lebih banyak, karena ada 2 nyawa dalam perut istri anda."
Dhea dan William sangat bersyukur. Di kehamilannya kali ini, bukan hanya diberi 1 janin, tapi 2 sekaligus. Allah maha adil, Dia langsung mengganti apa yang telah hilang dalam hidup mereka.
" Sayang....Devian akan punya dua orang saudara yang lucu-lucu."
" Ya sayang." Jawab Dhea singkat. Tak terasa air mata menetes di pelupuk matanya. Dia sangat tau pasti di kehamilannya kali ini akan sangat berat, karena membawa 2 buah beban dalam perutnya. Dulu saja saat di kehamilan pertamanya, dia sering susah tidur, apalagi sekarang. Namun rasa bahagia akan hadirnya 2 orang bayi lucu dalam hidup mereka, menepiskan semua bayangan masa sulit hingga 9 bulan ke depan. Banyak orang yang menyayanginya yang akan siap membantunya kapan saja.