Moving On

Moving On
S2 Bab 20




Setelah mandi dan bersiap-siap. Zeroun membawa Emelie pergi meninggalkan hotel. Lagi-lagi pria itu memilih untuk menyetir mobilnya sendiri. Zeroun tidak suka ada orang lain di dalam mobilnya. Ia hanya ingin berduaan dengan Emelie tanpa ada yang mengganggu. Walau hanya seorang supir.


Malam itu Zeroun mengajak Emelie untuk makan malam romantis sebelum menunjukkan kejutan yang sudah ia persiapkan. Zeroun membawa Emelie untuk makan di Thiptara Thai Restaurant. Salah satu restoran yang menyajikan pemandangan luar biasa dan paling indah di Dubai.


Emelie mengenakan gaun hitam panjang hingga mata kaki. Bagian lehernya melingkar kalung berlian pemberian Zeroun. Ada pita bermata biru yang tersemat di rambut belakangnya. Penampilan Emelie cukup serasi dengan Zeroun yang mengenakan jas berwarna hitam. Pria itu terlihat sangat tampan dan mempesona.


Setelah tiba di lokasi, Zeroun turun lebih dulu dari dalam mobil. Pria itu membukakan pintu mobil untuk memberi jalan kepada Emelie. Satu tangannya ia ulurkan sebagai bentuk sambutan.


Emelie mengukir senyuman bahagia sebelum menyambut ukuran tangan Zeroun. Secara hati-hati ia menurunkan kakinya satu persatu. Satu tangannya segera menggandeng lengan Zeroun setelah turun dengan sempurna dari dalam mobil.


Hanya melihat lokasi sekitarnya saja sudah membuat Emelie sangat bahagia. Bahkan wanita itu sudah tidak sabar untuk duduk di tempat makan malamnya. Bukan karena perut yang sudah lapar. Sejak pertama kali keluar dari dalam hotel, Emelie tidak lagi sabar untuk melihat kejutan yang sudah di persiapkan suaminya.


“Kita akan makan malam di tempat ini,” ucap Zeroun sambil berjalan pelan. Pria itu memandang wajah cantik istrinya sebelum memandang ke arah depan, “Apa kau menyukainya?”


Emelie mengangguk cepat, “Aku sangat menyukai tempat ini.”


Sebuah meja telah tersedia dengan lilin dan menu yang di tata sangat rapi. Lokasi itu lagi-lagi hanya milik Emelie dan Zeroun. Pria itu telah memesan tempat makan malam selama dua jam ke depan hanya untuk bersenang-senang dengan istrinya.


Emelie duduk di salah satu kursi dengan senyum bahagia. Angin berhembus dengan tenang hingga membuat rambut dan gaun Emelie sedikit terbang. Wanita itu memandang keindahan gedung-gedung tinggi yang di penuhi cahaya lampu yang tersaji di depan matanya.


“Tempat ini sangat indah. Aku bahkan tidak ingin berkedip saat melihatnya,” ucap Emelie sambil menggenggam garpu dan pisau di tangannya.


Zeroun mengukir senyuman sebelum memulai makan malamnya. Bukan hanya di meja makan dan lampu warna-warni yang menjadi kejutan indah untuk Emelie. Masih ada banyak kejutan Zeroun yang belum terlihat sedikitpun tanda-tandanya.


“Sayang, cepat habiskan makan malammu. Kita akan melihat satu pertunjukan indah setelah ini.” Zeroun mulai memasukkan makanannya ke dalam mulut. Sesekali ia memandang danau Burj Khalifa. Ada senyum tipis di sudut bibirnya saat melihat danau tenang dan tidak melakukan pergerakan apapun itu.


Emelie juga memulai makan malamnya. Sesekali ia masih mencuri pandang untuk melihat pemandangan indah yang ada di depan matanya. Ia juga tidak terlalu fokus dengan rasa makanan yang kini ada di dalam mulutnya. Emelie hanya ingin memandang keindahan kota Dubai pada malam hari.


Hingga beberapa belas menit kemudian, makan malam romantis itu telah berakhir. Bahkan makanan penutup yang tersaji juga sudah habis mereka santap. Zeroun dan Emelie sudah membersihkan mulut mereka.


“Setelah ini kita kemana?” tanya Emelie sambil meletakkan gelas yang sempat ada di genggaman tangannya.


“Tentu saja kembali ke hotel. Aku ingin melanjutkan malam indah yang tadi sempat gagal,” jawab Zeroun dengan wajah yang cukup santai.


Emelie mengukir senyuman sebelum menunduk malu. Tiba-tiba terdengar suara musik yang Emelie sendiri tidak tahu sumber suara itu darimana. Ia terus mencari-cari ke segala arah untuk menemukan sumber musik yang kini terdengar. Secara tiba-tiba, danau yang ada di depan matanya mengeluarkan cahaya. Air mancur telah terbentuk dengan ketinggian yang luar biasa.


Emelie terperanjat dari duduknya dengan wajah kaget. Wanita itu mengukir senyuman setelah menikmati keindahan yang baru saja terbentuk di depan matanya, “Ini sangat indah. Aku pernah mendengar tentang Dubai Fountain. Tapi, aku tidak pernah berpikir kalau akan seindah ini,” ucap Emelie dengan wajah bahagia.


Lokasi untuk makan malam itu sungguh luar biasa. Selain bisa memandang dengan bebas ketinggian gedung pencakar langit Burj Khalifah, pengunjung juga bisa menikmati air mancur spektakuler Dubai Fountain. Air mancur yang keluar dengan ketinggian luar biasa dari atas Danau Burj Khalifah.


Air mancur itu keluar setiap 30 menit sekali. Langit di atas danau tersebut berubah terang benderang saat dubai fountain beraksi. Cahayanya yang sangat indah membuat setiap mata terpana atas keindahan yang tersaji di depan mata. Ada suara musik yang membuat suasana di sekitarnya menjadi sangat romantis. Bukan hanya suasana yang sangat romantis. Menu makanan yang terhidang di atas meja juga terasa sangat lezat.



“Apa ini kejutan yang kau katakan?” tanya Emelie dengan senyuman.


“Ya. Tapi hanya salah satunya. Masih ada lagi,” jawab Zeroun dengan wajah bahagia. Pria itu mengangkat satu tangannya ke atas untuk memberi kode.


Kali ini tidak ada bunga api aneka warna seperti yang pernah ia berikan kepada Emelie. Zeroun memilih cara unik dengan kesan yang cukup istimewa. Kejutan pria tangguh itu ada di gedung Burj Khalifah. Gedung tertinggi di dunia yang memiliki total 163 lantai.


Gedung yang tadi hanya di penuhi cahaya lampu dari setiap gedung, kini berubah menjadi cahaya biru yang cukup terang. Cahaya biru itu berkedip beberapa kali sebelum akhirnya mengungkap satu kalimat cinta. “I Love You Forever Emelie.” Seperti itulah tulisan yang di baca Emelie saat gedung itu mengeluarkan teks. Satu kalimat yang membuat Emelie meneteskan air mata karena terharu.


Zeroun mengungkapkan rasa cinta kepada istrinya dengan gaya istimewa dan sangat romantis. Bahkan bisa di baca oleh semua orang yang tinggal di Dubai. Hati wanita mana yang tidak tersanjung saat melihat surprise romantis seperti itu.


“Sayang, ini ....” Emelie tidak lagi bisa mengeluarkan kata. Pemandangan tersebut sangat indah hingga membuat Emelie kesulitan untuk mengeluarkan kata. Hanya satu kecupan hangat yang di berikan oleh Emelie di bibir Zeroun sebagai ucapan terima kasihnya. Wanita itu sangat-sangat bahagia.


“I love you to forever, Zeroun,” ucap Emelie sebelum mengulang ciumannya.


Sepasang suami istri itu saling berpelukan dengan wajah berseri di depan pertunjukan indah yang ada. Tidak sulit bagi Zeroun untuk membuat kejutan seperti itu. Walau terbilang cukup mahal dengan biaya yang memang sangat fantastis.


Harta milik Zeroun bahkan belum berkurang sedikitpun saat ia membuangnya untuk kejutan malam itu. Di tambah lagi, sifat Zeroun yang tidak pernah mengukur kebahagiaan dengan uang. Apapun dan berapapun biayanya. Selama itu bisa membuat Emelie bahagia, maka akan ia lakukan tanpa berpikir dua kali.


.


.


.



Ganti cover untuk beberapa hari ya... setelah itu kembali ke cover semula...


Belum tahu kapan bisa crazy up. di usahakan secepatnya... jangan lupa like, komen dan vote ya...