ARON

ARON
Bertemu Kecoak lagi



Kalimat dari Aron sudah membuat Jekson tahu apa yang harus dilakukannya, dan tidak peduli sekuat apa Desmond memohon belas kasihan, dia tetap diseret kedalam mobilnya Jekson, yang menunggunya saat ini hanya kematian!


Wanita itu melihat suaminya sendiri dibawa pergi, dan melihat Maseratinya yang sudah hancur ditabrak, langsung tercengang.


Setelah sesaat, Hary dan beberapa petugas keamanan itu baru tersadar, Hary berpesan kepada mereka : “Lain kali, kalau bertemu dengan Pak Aron, kalian semua harus bersikap sopan, yang berani bersikap kurang ajar kepada Pak Aron, akan langsung kupecat….”


Seketika itu Aron sedang mengendarai mobilnya menuju keatas gunung, dan baru tidak jauh, dia kembali bertemu dengan Billy dan yang lainnya, mereka sudah selesai melihat-lihat rumah, dan staf pemasaran sedang bersiap membawa mereka kembali!


Melihat mobil accord tua Aron yang bagian depannya sudah hancur, mereka semua tercengang, mereka tidak mengerti bagaimana caranya Aron bisa masuk!


“Aron ini pasti memanfaatkan saat mereka lengah, dan menerobos masuk, mungkin dia takut dipukuli….”


Ivanna berkata sambil melihat mobil Aron yang sudah hancur!


“Nyalinya besar sekali, berani membuat onar di Perumahan Bumi Sejuk…”


Billy mendengus!


Setelah mendengar pembicaraan mereka berdua, staf pemasaran itu seolah terpikirkan sesuatu, dia segera menghampiri dan menghalangi Aron!


Kalau Aron benar-benar menerobos masuk, dan dia berhasil menghalanginya, perusahaan pasti akan memujinya!


Staf pemasaran itu benar-benar sangat lugu, karena dia tidak mengenal para penghuni, jadi dia tidak tahu kalau Aron tinggal di Perumahan Bumi Sejuk!


“Nyalimu besar juga ya, berani menerobos masuk kedalam sini….”


Staf pemasaran itu menegur Aron dengan keras setelah menghalanginya!


Aron kebingungan : “Saya tidak menerobos masuk, saat saya masuk manajer kalian juga melihatnya…”


Ivanna berkata sambil tersenyum mengejek!


“Aron, hanya penghuni yang boleh masuk ke area ini, kami yang mau membeli rumah saja harus dikawal, kamu tidak membeli rumah, juga bukan penghuni, bisa masuk kemari, kalau bukan menerobos lalu apa?”


Billy bertanya sambil menyeringai!


“Siapa yang mengatakan kalau saya bukan penghuni?” Aron berkata dengan tenang!


Mendengar ucapan Aron, mereka semua tercengang, bahkan staf pemasaran itu segera bertanya : “Kamu sudah membeli rumah disini? Kenapa saya tidak merasa pernah melihatmu sebelumnya?”


Staf pemasaran itu memandang Aron dan merasa Aron bukanlah orang yang sanggup membeli rumah disini, karena yang tinggal disini hanyalah orang-orang kaya, dan terkemuka, dia kenal kebanyakan dari mereka, dan punya kontak mereka!


“Aron, bisa tidak kamu jangan membual? Apa kamu tahu berapa harga rumah disini? Bahkan rumah yang ada dibawah gunung yang modelnya paling sederhana dan paling kecil saja, tidak mungkin sanggup kamu beli seumur hidup, berani sekali kamu mengaku penghuni disini.”


Billy berkata dengan jijik : “Saya yang sudah menjadi manajer selama bertahun-tahun saja baru bisa membeli rumah paling murah setelah mendapatkan komisi, dan saya baru bisa membayar uang mukanya, kamu yang baru bekerja punya uang dari mana untuk membeli rumah? Saya rasa rumah di pinggiran kota saja tidak sanggup kamu beli, kamu hanya cocok tinggal di rumah tua dan bobrok itu!”


Wajah Billy terlihat tidak senang, dia sama sekali tidak percaya Aron bisa membeli rumah disini Tidak hanya Billy, Ivanna dan Mona pun tidak ada yang percaya kalau Aron bisa membeli rumah disini, kalau dia bisa membeli rumah disini, untuk apa meminta Mona mencarikannya pekerjaan!


“Pak, karena anda mengatakan anda adalah penghuni, kalau begitu tunjukkan dimana rumahmu? Kamu tidak perlu membohongiku, karena saya tahu semua pemilik rumah disini…”


Staf pemasaran itu bertanya pada Aron.


“Benar, kalau kamu hebat, tunjukkan saja yang mana rumahmu? Bagaimana kalau kami bertamu kesana?”


Ivanna bertanya dengan senyuman mengejek.