
“Tentu ada, kamu kira saya gila? Hanya saja kami juga ditutupi dengan kain merah dan hanya dibuka sedikit untuk melihat, dengan begitu ginsengnya tidak akan bisa kabur!”
Brad segera menjelaskan.
Mendengar penjelasan Brad, Aron dan Nuri menjadi semakin yakin kalau anak ini pasti sudah ditipu, bahkan Jhonatan juga menggelengkan kepalanya dan tersenyum pahit!
Brad ini memang seorang Tuan Muda, tidak pernah mengalami kesulitan di masyarakat, jadi pola pikirnya juga sangat naif, karena bagaimanapun dia adalah putra orang nomor satu di Kota Sanur, siapa yang berani menyinggungnya?
Hanya Audi yang ada diluar itu saja, kalau terlihat di sudut manapun di Kota Sanur, orang lain pasti akan menjauh.
“Saya percaya kamu tidak berbohong, percaya!” Aron tiba-tiba berkata dengan serius pada Brad!
Dan saat itu Brad menatap Aron, dia tidak mengerti apa maksud Aron saat ini, dan Aron yang awalnya terlihat serius mulai tertawa lagi dan berkata : “Tapi saya tidak percaya pada petani gunung itu, bisa saja dia yang berbohong!”
Mata Brad memelototi Aron, dia tahu kalau Aron tidak percaya!
“Saya pasti akan mempermalukanmu hari ini, saya akan memperlihatkan padamu, yang ada didalam kotak ini akar rumput, atau ginseng!”
Brad panik, dia mengambil kotak itu dan membukanya.
Setelah kotaknya terbuka, Brad seketika tertegun, dia melihat kalau yang ada didalam kotak itu adalah beberapa akar rumput, bukan ginseng gunung berusia ribuan tahun!
“Ke ke ke……..”
Nuri yang melihatnya seketika tertawa terbahak-bahak dan hampir meneteskan air mata.
Jhonatan juga tidak bisa menahan tawanya lagi.
Satu miliar, digunakan untuk membeli beberapa akar rumput, sayang sekali!
“Sialan, berani menipuku, saya pasti akan menemukannya dan menjebloskannya kedalam penjara seumur hidup…..”
Brad yang mendengar tawa beberapa orang itu membanting kotaknya dengan keras, emosinya meledak.
“Apa kamu tahu siapa orang yang menjual ginseng itu kepadamu? Tinggal dimana? Kamu mau mencarinya dimana? Itu Kota Namae, bukan Kota Sanur, kekuasaan ayahmu tidak sampai disana!”
Aron terus memprovokasi Brad, dan membuat wajah Brad semakin merah, dia tidak bisa berkata apa-apa lagi karena yang dikatakan oleh Aron memang benar!
Jhonatan bergegas meredakan emosi Brad.
Kalau Aron dan Brad sampai terlibat keributan, maka masalahnya akan sulit diselesaikan, karena bagaimanapun Brad adalah putra orang nomor satu di Kota Sanur, Jhonatan juga tidak bisa menyinggungnya dengan mudah!
“Paman Jhonatan, dirumahku ada beberapa ginseng berusia ratusan tahun dan itu dijamin asli, saya akan menyuruh supir untuk membawakannya kemari!”
Brad merasa kehilangan muka, dan berencana menyuruh supirnya membawakan beberapa tanaman ginseng dari rumahnya!
“Brad, sudahlah, tidak perlu, niat baikmu sudah paman terima!”
Jhonatan menghalanginya!
Tetapi Brad sudah berdiri dan berjalan keluar, menghampiri supirnya dan membisikkan beberapa patah kata, dia juga terus memandang Aron dari waktu ke waktu, supir itu mengangguk, dan pergi!
20 menit kemudian, supir itu kembali sambil menenteng sebuah kotak hadiah, dan saat bertemu Brad, dia menyerahkan kotak itu pada Brad lalu berbisik padanya!
Setelah supir itu selesai berbisik, wajah Brad terlihat bersemangat, dia menatap Aron dengan jijik!
Brad mengibaskan tangannya dan menyuruh supirnya untuk menunggu diluar, sedangkan dia menghampiri Jhonatan dan meletakkan kotak itu dihadapannya : “Paman Jhonatan, ini adalah ginseng ratusan tahun, bisa dipakai untuk dimasak sup!”
Kali ini, Brad langsung membuka kotak itu, dan memperlihatkan ginseng yang ada didalamnya, kualitasnya juga lumayan.
“Brad, kamu tidak perlu sesungkan itu, karena kamu begitu berniat, maka Paman akan menerimanya!”
Jhonatan menerima kotak hadiah itu!
“Paman Jhonatan, kamu harus menjaga kesehatanmu dengan baik, jangan sembarangan memakan pemberian orang lain begitu saja, apalagi pemberian seorang pria tidak jelas, apa kamu tidak tahu kalau orang-orang itu sangat jahat, tidak ada orang baik, walaupun ada, dia pasti akan ada mau nya!”
Brad menatap lurus ke arah Aron saat dia mengatakan itu, wajahnya penuh sarkasme!
Jelas kalau tadi dia meminta supirnya untuk mencari tahu tentang Aron, dan mendapat sedikit informasi tentang Aron!