
“saya tidak melarikan diri, kamu tanyakan saja sendiri kepada pihak hotel, apa saya perlu membayar atau tidak!” Aron tersenyum!!
Verhaag menatap Aron dengan curiga lalu bertanya pada staf kasir : “Bajingan ini ingin melarikan diri setelah makan, bagaimana kalian akan mengurusnya?”
“Pak, Tuan Aron makan disini tidak perlu bayar…..”
Staf kasir berkata dengan sangat sopan!
Satu kalimat itu langsung membuat Verhaag tercengang bagaikan disambar petir!
Bahkan yang lainnya juga ikut terkejut, mereka tidak mengerti kenapa Aron tidak perlu membayar.
“Kenapa? Kenapa dia tidak perlu membayar?” Verhaag bertanya dengan tidak percaya.
“Saya tidak mempunyai kewajiban untuk memberitahukan alasannya kepada Anda, total tagihan kalian 210 juta, dikurangi dengan tagihan Tuan Aron sebesar 45 juta, masih ada sisa tagihan 165 juta, apakah Anda akan membayar dengan kartu debit atau transfer?”
Staf kasir itu kembali bertanya!
Seketika itu Verhaag tercengang, dia masih belum mengerti apa identitas Aron yang membuatnya tidak perlu membayar kalau makan di Hotel Sadewa.
Aileen dan Vanessa juga menatap Aron dengan tatapan tidak percaya, mereka sangat ingin melihat Aron dipermalukan!
“Menipu uang wanita, juga tidak seperti ini cara menghamburkannya, cepat bayarkan 165 juta sisa tagihanmu….”
Aron tersenyum sinis pada Verhaag, tatapannya menunjukkan kejijikan dan penghinaan!
Verhaag merasakan tatapan Aron padanya dan langsung mengerti : “Kamu….sialan kamu sedang mengerjaiku?”
Aron tidak perlu bayar setelah makan, tentu dia boleh memesan anggur yang mahal sesuka hatinya, sedangkan Verhaag tidak tahu dan hanya mengikuti permainannya dengan bodoh, dia terus membandingkan diri dengan Aron, dia benar-benar dikerjai oleh Aron!
“Kenapa kalau saya mengerjaimu?” Aron mengakui dengan acuh tak acuh!
Dia sejak awal memang sudah berencana mengerjai Verhaag.
“Pak, tolong segera bayarkan tagihan Anda….”
Staf kasir mendesak Verhaag!
Verhaag sudah kesal hingga gemetar sejak tadi, dia tidak punya uang sebanyak itu saat ini, tapi kalau membiarkan orang-orang ini patungan, identitasnya yang pura-pura kaya juga akan terbongkar, dia hanya bisa mengeluarkan sebuah kartu dengan pasrah dan berkata : “Gesek….”
Staf kasir menerima kartu itu dan mengembalikannya dengan segera : “Saldo kartu Anda tidak mencukupi….”
Verhaag mengambil kartu itu dan berpura-pura : “Tidak mungkin, hari ini ada pembayaran sebesar dua ratus juta yang seharusnya ditransfer, apa mereka tidak jadi membayar?”
Seketika semua orang menatap Verhaag, mereka mulai berkeringat dingin, mereka benar-benar takut kalau Verhaag tidak punya uang dan mereka mau tidak mau harus patungan!
Tagihannya seratus juta lebih, itu artinya setiap orang harus membayar belasan juta, siapa yang punya uang sebanyak itu!
“Kak Verhaag, bagaimana ini?” Aileen bertanya pada Verhaag dengan panik.
“Begini saja, mungkin pembayaranku tidak jadi dibayarkan hari ini, kita keluarkan dulu uang bersama, setelah pembayaranku kuterima, akan kubayarkan pada kalian….”
Verhaag menoleh dan menatap mereka semua!
“Benar, ayo kita kumpulkan bersama dulu, ini karena pembayaran Kak Verhaag belum diterima, dia akan membayarkannya kepada kalian setelah pembayarannya diterima….”
Aileen membantu Verhaag menjelaskan.!
Saat mendengarnya mereka semua tersentak,hal yang mereka khawatirkan akhirnya terjadi!
“Saya….saya hanya punya 1 juta….”
“Saya juga tidak mempunyai uang, saya masih punya tagihan yang belum saya bayar!”
“Saya punya 10 juta, tapi sepertinya itu juga belum cukup…”
Mereka semua tidak ada yang bisa mengeluarkan sepuluh juta keatas, yang terkumpul masih jauh dari total tagihan mereka yang bernilai ratusan juta!
Pada saat itu, Aron sedang duduk di sofa, sudah ada orang yang menyiapkan buah untuknya, dia memakan buah sambil melihat Verhaag dan yang lainnya yang sudah panik!
Staf kasir seketika menunjukkan ekspresi dingin dan mengambil walkie talkienya :
“Kepada para petugas keamanan, mohon perhatiannya, ada orang yang tidak mau membayar setelah makan….”
Satu kalimat itu berhasil membuat Verhaag dan yang lainnya ketakutan, ini adalah Hotel Sawasdee, kalau berani tidak membayar setelah makan, itu namanya mencari mati!
Segera, belasan petugas keamanan yang berwajah sangar dengan senjata lengkap mengepung mereka!
Mereka belum pernah dihadapkan dengan situasi seperti ini, saat ini mereka satu per satu sudah seperti kehilangan jiwanya!
Mereka semua menatap Verhaag, sekarang hanya Verhaag harapan mereka satu-satunya!
Verhaag melihat sekelompok petugas keamanan yang galak dan sudah ketakutan setengah mati, raut wajahnya sudah memucat!
“Kak Verhaag, bukankah kamu datang dengan mobil Mercedes Benz S Class, jadikan saja dulu sebagai jaminan!”
“Benar, kamu tinggalkan saja dulu mobilmu disini, kamu bisa membayarnya setelah pembayaranmu diterima!”
“Kami benar-benar tidak punya uang, kami tidak seperti Kak Verhaag yang sudah menjadi bos besar, seratus juta tidak ada artinya untukmu!”
Mereka segera memusatkan perhatian dan menyanjung Verhaag!
Verhaag seketika menjadi canggung, lalu berkata dengan pasrah : “Mobil….mobil itu mobil sewaan, tidak bisa dijadikan jaminan…..”
Perkataan Verhaag membuat mereka semua seketika tercengang, bahkan Aileen juga menatap tak percaya pada Verhaag!
Tadi Aron mengatakan kalau mobil Verhaag itu mobil sewaan dan mereka tidak percaya, sekarang benar-benar menjadi bumerang!
Seketika mereka mulai menjadi panik, kalau Verhaag adalah orang kaya palsu, maka uang ini harus mereka bayarkan juga pada akhirnya!
“Karena kalian tidak sanggup membayar maka jangan salahkan kami yang tidak segan-segan!” Staf kasir yang melihat mereka tidak bisa mengeluarkan uang kemudian berkata “Bawa mereka ke belakang, dan minta manajer yang mengurusnya, jangan sampai mengganggu bisnis kita!”
Belasan petugas keamanan yang melihat situasi itu segera mengeluarkan senjata mereka dan hendak membawa orang-orang itu kebelakang!
Itu membuat mereka seketika ketakutan, bahkan Verhaag juga bergegas berkata : “Saya….saya punya uang, saya akan membayar bagianku dan pergi kan….”
Sudah sampai di tahap seperti ini, Verhaag pun tidak ingin berlagak lagi!
Mereka tercengang saat melihat Verhaag sama sekali tidak peduli pada mereka!
Dan Aileen juga bergegas menarik tangan Verhaag : “Kak Verhaag, kamu….kamu akan membayarkan tagihanku juga kan!”
“Minggir, saya tidak punya uang sebanyak itu….” Verhaag menepis tangan Aileen dengan kasar!
Dia sekarang hanya memikirkan bagaimana cara dia bisa pergi dari sana, kalau sampai dibawa ke belakang, mungkin saja dia akan dipukuli!
Seketika itu Aileen juga tercengang, dia menatap Verhaag dengan tidak percaya, dia tidak menyangka Verhaag adalah orang seperti ini!
“Kalian harus membayarkan keseluruhan tagihan baru boleh pergi, kalau hanya membayar bagianmu sendiri kamu juga tidak akan bisa pergi!”
Staf kasir itu menolak Verhaag.
Verhaag yang mendengarnya seketika tercengang, sepertinya mereka tidak akan bisa pergi kalau tidak membayarkan 165 juta itu!
“Kalau tidak punya uang untuk apa berlagak, ternyata hanya berpura-pura kaya!”
“Kali ini celaka lah sudah, tidak punya uang untuk apa memesan Brendi!”
“165 juta itu sangat banyak, mau cari dimana!”
Sekelompok orang itu mulai mencaci maki Verhaag dan Aileen, kalau bukan karena mereka berdua, masalah tidak akan jadi seperti ini.!
“Aron, tolong bantu saya, biarkan saya pergi dulu, saya akan memberikan uangnya padamu nanti….”
Seketika, Vanessa yang melihat Aron yang sudah bersantai segera menghampiri dan berkata dengan nada memelas!