
Aron melambaikkan tangannya dan mengambil kembali semua jarum perak, lalu menyimpannya kedalam kantong kain!
“Sudah, dia akan pulih setelah istirahat beberapa hari….”
Aron berkata pada Bambang.
“Istriku, istriku….”
Bambang bergegas menghampiri istrinya dan memanggilnya!
Wanita tua itu perlahan membuka matanya, dan melihat begitu banyak orang dikamarnya, lalu bertanya dengan heran : “Bambang, kenapa ada banyak orang dirumah kita?”
“Oh, tidak apa-apa, ini adalah orang yang menyembuhkanmu, sekarang kamu sudah tidak apa-apa, cukup beristirahat saja!
Bambang yang melihat istrinya sudah kembali normal merasa sangat bahagia!
Aron dan yang lainnya berjalan keluar dari kamar, dan kembali ke halaman kecil, dan saat Bambang berjalan keluar, dia langsung bersujud pada Aron!
Aron tercengang dan segera mengangkat Bambang, dia tidak mengizinkan Bambang bersujud padanya!
“Penyelamat, terimakasih karena kamu sudah menyelamatkan kami, tapi kami tidak punya uang, saya tidak tahu bagaimana caranya membalas kebaikanmu….”
Bambang terus berterimakasih pada Aron!
Bambang yang sejak awal terus meragukan Aron, sekarang dipenuhi dengan rasa terima kasih!
“Bambang, Tuan Aron juga tidak datang demi uang, kamu jangan seperti ini….”
Kurniawan membujuk Bambang!
Kalau karena uang, Aron pasti tidak akan datang!
“Benar, dia pasti tidak kekurangan uang!” Bambang terus mengangguk, karena dia melihat Nuri dan Aron datang dengan mobil mewah, mana mungkin kekurangan uang. “Saya akan menangkap beberapa ekor ayam dan bebek yang saya pelihara untuk Tuan Aron bawa pulang, ayam dan bebek kami tidak diberi makan pellet….” Bambang berkata sambil bersiap untuk menangkap ayam dan bebek!
Bambang tercengang, dia menatap Aron dengan bingung : “Tuan Aron, bukankah kamu mengatakan kalau benda itu tidak ada khasiatnya, dan beracun, kenapa kamu menginginkannya?”
“Benda ini tidak ada artinya di tangan orang biasa, tapi saya memerlukannya untuk berlatih….”
Aron kebetulan memerlukan benda semacam ini untuk berlatih, kalau dia bisa menyerap nutrisi yang ada di jamur ling zhi ini, kekuatannya pasti akan bertambah pesat!
“Kalau Tuan Aron memerlukannya, maka saya akan memberikannya kepadamu. Lagipula saya juga akan membuangnya, saya tidak berani membiarkannya didalam rumah….”
Bambang berkata tanpa ragu, dan langsung memberikan jamur Lingzhi yang ada ditangannya kepada Aron!
Aron ingin membayar, tapi Bambang langsung menolak, dia tidak akan menerima uang dari Aron!
Setelah meninggalkan rumah Bambang, Nuri berkata dengan sedikit kecewa : “Awalnya saya kira akan melihat hal baru yang menakjubkan, ternyata apapun tidak ada….”
Melihat Nuri yang merasa kecewa, Aron berkata sambil tersenyum : “Mana ada setan sebanyak itu, tapi kalau kamu sampai bertemu dengan salah satu dari mereka, jangan kaget sampai pingsan ya…”
“Kalau ada kamu yang melindungiku, saya tidak akan takut!” Nuri tersenyum pada Aron!
Setelah mengantar Aron pulang kerumah, Nuri langsung pergi, dan saat Aron berjalan keatas, bayangan Yenni terlihat dibalik sebuah pohon, dia menatap punggung Aron dengan perasaan yang campur aduk!
Dia sudah lama menunggu Aron diam-diam dibalik pohon, dia ingin melihat dengan jelas siapa wanita itu, namun karena sudah malam, dan Nuri juga tidak turun dari mobil, Yenni masih tidak bisa melihatnya!
“Putriku, ayo pulang, kalau Aron benar-benar memilih wanita kaya itu, maka biarkan saja….”
Melissa berkata sambil menepuk pundak Yenni dengan pelan!
“Iya!” Yenni mengangguk, matanya sudah basah sejak tadi!
Dan saat Aron sampai dirumah, dia langsung bersiap untuk tidur, karena besok hari Sabtu jadi dia berniat pergi ke Perumahan Bumi Sejuk, energi spiritual disana sangat baik dan banyak, juga tidak ada orang yang mengganggu, jadi dia bisa menyerap nutrisi dari jamur Ling zhi ini!