ARON

ARON
Pertarungan Di Yayasan Baka



Tidak ada ketakutan yang terlihat di wajah Wenny, dan dia menatap Pemimpin Baka dengan tatapan penuh kemarahan dan menyerangnya!


Namun sayangnya, saat ini dia hanyalah seorang gadis biasa, dan bukan tandingan Pemimpin Baka, dia langsung ditampar oleh Pemimpin Baka dan tersungkur!


“Kalau kamu ingin membunuhku, maka kamu harus patuh dan melayaniku dengan baik, berkultivasi bersamaku, mungkin saja kamu akan menemukan kesempatan untuk membunuhku!”


Setelah selesai berbicara, Pemimpin Baka seperti seekor harimau kelaparan yang langsung menerkam Wenny!


“Binatang, lepaskan saya….” Wenny berjuang keras untuk melawan!


Srek…….


Pakaian Wenny robek!


Dan pada saat yang bersamaan, Aron dan Pemimpin Wu Wei bergegas berlari menuju puncak gunung, kecepatan Aron sangat cepat, dan Pemimpin Wu Wei hampir tidak bisa mengikuti di belakang!


Segera, mereka berdua sudah sampai di depan Yayasan Baka, Melihat Yayasan Baka yang agak bobrok, Aron bertanya-tanya, bagaimana mungkin kuil Tao seperti itu masih ada!


“Tuan Aron, kuil Tao ini adalah kuil Tao yang terbengkalai dan kemudian ditinggali oleh Pemimpin Baka dan diberi nama Yayasan Baka, semua murid Tao yang ada disini adalah penjahat keji yang bersembunyi agar tidak diburu!”


Pemimpin Wu Wei menjelaskan pada Aron.


Aron mengangguk, dengan begini, walaupun dia membunuh semua orang yang ada di kuil ini juga tidak akan menjadi masalah!


Saat Aron dan Pemimpin Wu Wei muncul di depan pintu kuil, murid-murid Tao yang sedang menyapu seketika tercengang!


Karena kuil mereka tidak pernah didatangi oleh orang asing, dan saat ini tiba-tiba ada dua orang asing yang muncul tentu para murid menjadi waspada!


“Siapa kalian berdua? Ada urusan apa datang ke Yayasan Baka?”


Seorang murid Tao menunjuk Aron dan Pemimpin Wu Wei dengan sapu dan bertanya.


Suara murid Tao ini terdengar oleh Khaled yang berada di aula utama, dan dia bergegas keluar!


Dan saat dia melihat Pemimpin Wu Wei, dia seketika mencibir : “Kakak seperguruan, tidak disangka kamu akan datang secepat ini, apa kamu sudah mengurus pemakaman adik seperguruan Bu Xu?”


“Khaled, dasar pengkhianat, hari ini saya pasti akan membunuhmu!”


Namun Aron menghentikannya, lalu dia menatap ke arah Khaled dan berkata : “Dimana Wenny, kalian menangkapnya dan membawanya kemari, dimana kalian mengurungnya?”


Alasan Aron tidak membiarkan Pemimpin Wu Wei menyerang duluan adalah untuk mencari tahu keberadaan Wenny terlebih dahulu!


Khaled melirik Aron : “Siapa kamu? Hanya seorang junior apa kamu punya hak untuk berbicara?”


Khaled melihat Aron masih muda dan mengira dia adalah murid dari Pemimpin Wu Wei!


Aron langsung mengeluarkan Papan Tujuh Bintang dan berkata : “Sayalah yang membunuh muridmu, Riko, saya juga yang merebut Papan Tujuh Bintang, oleh karena itu kalau kamu ingin membalaskan dendam muridmu, boleh melawan ku!”


Khaled melihat Papan Tujuh Bintang yang ada di tangan Aron dan tatapannya dipenuhi kemarahan : “Ternyata kamu yang membunuh muridku, kalau begitu hari ini saya akan menguburmu bersama dengannya!”


Aura pembunuh seketika keluar dari tubuh Khaled, dia mengibaskan tangannya dan berkata : “Serang, bunuh bocah itu, dan bawa kembali Papan Tujuh Bintang!”


Beberapa murid Tao yang mendengarnya langsung menunjukkan raut wajah mengerikan dan menyerang ke arah Aron!


Raut penghinaan terlihat di mata Aron, tepat ketika dia hendak mengibaskan tangannya untuk menghabisi para murid Tao, tiba-tiba terdengar teriakan seorang gadis meskipun suaranya tidak keras, tapi Aron bisa mendengarnya dengan jelas, karena saat ini kemampuan pendengarannya sudah melebihi orang biasa.


Suara itu berasal dari belakang aula utama, Aron tahu itu pasti suara Wenny dan Wenny sedang dalam bahaya!


“Pemimpin Wu Wei, kamu tahan mereka, saya akan pergi menyelamatkan Wenny!”


Setelah berkata, Aron melesat bagaikan kilat dan bergegas menuju aula utama!


“Halangi dia!” Khaled berteriak marah dan turun tangan ingin menghalangi Aron!


​“Pengkhianat, hari ini saya akan membereskan kalian semua!”


Pemimpin Wu Wei melambaikan Kuas Hossu yang ada ditangannya ke arah Khaled.


Khaled dan Pemimpin Wu Wei bertarung, Aron bergegas menerjang ke aula utama dan menendang pintu kayu ruangan yang ada di belakang aula utama!