ARON

ARON
Ketua Detasemen Perlindungan Hukum melerai



Melihat Aron tetap tenang, Ketua Geng Baja Hitam mengernyitkan keningnya, semburan auranya begitu kuat dan bahkan seorang ahli kekuatan batin pun tidak akan bisa menahannya tapi Aron yang ada di depannya seolah tidak mengalami apapun!


“Nak, kamu memang memiliki sedikit kemampuan, hanya saja hari ini kamu bertemu denganku, maka kematian akan menjadi tujuanmu….”


Ketua Geng Baja Hitam berteriak dengan marah, langsung meningkatkan auranya sampai batas ekstrem, tekanan yang menakutkan kembali menyelimuti Aron dan para murid Geng Baja Hitam melangkah mundur satu per satu dan bersembunyi!


“Bocah ingusan, kalau kamu tidak punya trik lain, saya akan pergi!”


Aron melihat Ketua Geng Baja Hitam seperti itu dan menatapnya dengan tatapan penghinaan dan bersiap pergi!


Ketua Geng Baja Hitam tercengang, ini membuatnya merasa malu, di depan muridnya sendiri dia diremehkan oleh seorang pemuda berusia dua puluh tahunan, bagaimana dia bisa bertahan lagi setelah ini!


“Bocah, matilah!”


Ketua Geng Baja Hitam mengamuk dan melayangkan tinju besinya ke arah Aron, setiap langkahnya begitu kuat bagaikan gempa bumi yang membuat suara dentuman!


Aron menghentikan langkahnya, dan tidak menoleh sama sekali, aura menakutkan tiba-tiba keluar dari tubuhnya, dan aura itu menekan Ketua Geng Baja Hitam dengan kuat, dan membuatnya seketika berhenti dan retakan mulai muncul di tanah keras yang ada di bawah kakinya!


Raut wajah Ketua Geng Baja Hitam berubah, tatapan matanya menunjukkan ketidak percayaan, dia tidak menyangka Aron masih muda tapi memiliki aura yang begitu menakutkan.


Aura dari tubuh Aron bagaikan sebuah gunung yang terus menekan tubuh Ketua Geng Baja Hitam, Ketua Yayasan Baja Hitam tidak bisa bergerak sama sekali, kedua kakinya mulai terlihat bengkok dan telapak kakinya sudah meninggalkan jejak kaki yang sangat dalam!


“Bukankah kamu suka menggunakan kekuatanmu untuk menekan orang? Hari ini saya akan membiarkanmu merasakan rasanya ditekan!”


Aron berbalik dan menatap Ketua Geng Baja Hitam dengan acuh tak acuh.


“Hentikan, hentikan…….”


Dan pada saat yang bersamaan, beberapa mobil melaju dengan kencang, dan saat mobil berhenti, Lina berlari turun dari mobil dan berteriak!


Melihat Lina tiba, Aron menghentikan kekuatan auranya, Ketua Geng Baja Hitam merasakan tekanannya berkurang dan dia melangkah mundur beberapa langkah!


“Adon, kamu tidak apa-apa kan?”


​LIna bertanya pada Dave dengan panik.


“Saya tidak apa-apa!” Aron menggelengkan kepalanya dan bertanya kembali dengan penasaran : “Kenapa kamu kemari?”


Lina melirik Aron dan mengeluh : “Setelah saya sadar, dan tidak menemukanmu serta kedua orang dari Keluarga Rangga, saya takut kamu akan pergi ke Keluarga Rangga untuk membuat onar, jadi bergegas menghubungi Ketua Detasemen Rudi dan bersiap pergi menyelamatkanmu!”


Aron melihat Lina yang begitu panik seketika merasa tidak enak hati : “Saya hanya mengantarkan kembali dua orang itu ke Keluarga Rangga, dan tidak membuat keributan di Keluarga Rangga, maaf sudah membuat kamu khawatir!”


“Syukurlah kalau kamu tidak apa-apa!” Lina menarik nafas lega, dan menatap Ketua Geng Baja Hitam : “Ketua, mengenai masalah muridmu yang dibunuh oleh Aron, saya juga berada di lokasi, muridmu yang terlebih dulu main tangan dan juga bertindak padaku, Aron membunuhnya sebagai perlindungan diri, masalah ini tidak bisa menyalahkannya!”


​Ketua Geng Baja Hitam melirik Lina dan mencibir : “Bocah dari Keluarga Prata, mengingat kakekmu adalah Kurniawan, saya sarankan kamu tidak ikut campur dalam masalah ini, dan kamu juga tidak bisa mengurusinya, hari ini saya pasti akan membunuhnya……”


Tatapan mata Ketua Geng Baja Hitam dipenuhi dengan kemarahan, sepertinya tadi dia benar-benar terprovokasi oleh Aron!


“Ketua Geng Baja Hitam, Lina sudah mengatakan kalau muridmu yang main tangan terlebih dulu, masalah ini bukan kesalahan Aron, saya tahu kamu kehilangan muridmu dan suasana hatimu menjadi sangat jelek, beri muka padaku, saya akan menyuruh Aron meminta maaf padamu lalu masalah ini dianggap selesai!”


Rudi melangkah maju dan berkata pada Ketua Geng Baja Hitam.


Sebagai Ketua Detasemen Perlindungan Hukum Kota Taka, dia mengurus semua masalah baik besar maupun kecil, bagaimana pun dia harus diberi muka!