
“Saya mau pulang…”
Aron menjawab!
“Masuklah, saya kebetulan sejalan, saya akan mengantarmu…”
Mona membukakan pintu dari dalam!
Dan Mona membukakan pintu kursi penumpang yang ada disampingnya, perlu diingat kalau dia tidak pernah membiarkan Aron naik ke mobilnya, kalaupun harus duduk, dia pasti akan menyuruh Aron duduk di kursi belakang!
Aron tidak tahu apa yang sedang direncanakan oleh Mona, dia tiba-tiba berubah menjadi orang yang berbeda!
“Ayo naik….” Mona mendesak Aron yang tidak bergerak!
Aron menganggukkan kepalanya dan duduk di kursi penumpang!
Mona menginjak pedal gas dan melajukan mobil menuju rumah Aron!
Aron duduk dan tidak mengatakan apapun, suasana di mobil terasa canggung!
“Aron, kamu benar-benar memiliki vila diatas gunung yang ada di Perumahan Bumi Sejuk?”
Setelah beberapa waktu, Mona memecah keheningan!
“Iya!” Aron mengangguk dan menjawab singkat.
“Kamu yang membelinya?” Mona menatap Aron dengan kaget!
“Orang lain menghadiahkannya padaku!” Aron menjawab dengan singkat!
Mona merasa Aron seperti enggan berbicara dengannya, dan tidak mengatakan apapun lagii!
Setelah sesaat, Aron membuka suara : “Sudah jam segini, kamu tidak pulang kerumah untuk makan, malah menyetir mau kemana?”
“Billy memesan sebuah restoran, saya mau kesana untuk makan bersama sambil membicarakan permasalahan soal pernikahan!”Kata Mona.
“Kalian sudah mau menikah?” Aron tercengang!
Kata Mona!
Aron terdiam sesaat, lalu berkata : “Saya sarankan sebaiknya kamu memikirkannya kembali, Billy itu tidak pantas untukmu….”
Aron berkata seperti itu bukan karena Billy sering mempersulitnya, jadi membalas dendam, hanya saja Aron pernah meminta Jekson untuk memeriksa latar belakang Billy diam-diam, dan menemukan kalau Billy adalah seorang pria hidung belang, bahkan saat berpacaran dengan Mona pun dia tidak jarang berhubungan dengan wanita lain!
Meskipun terkadang Mona sedikit sombong, namun bagaimanapun dia adalah putri dari teman lama ayahnya, Aron tidak akan membiarkan Mona jatuh ke perapian!
Mona yang mendengar ucapan Aron juga tidak terlalu kaget, dia hanya tersenyum datar : “Sebenarnya Billy ini tidak seburuk yang kamu pikirkan, dia mungkin sering mempersulitmu, tapi saya akan berusaha untuk membujuknya…”
Mona salah sangka terhadap Aron, dia mengira Aron mengatakan itu karena Billy sering beradu dengannya, Aron membenci Billy, jadi dia berkata seperti itu untuk membujuknya!
Aron yang mendengarnya hanya tersenyum dan tidak mengatakan apapun lagi!
Segera, mobil itu melewati jalanan yang sedikit lebih gelap, dan sebuah mobil tiba-tiba menghadang didepan mobil Mona!
Mona terkejut dan bergegas menginjak pedal rem, untunglah dia sempat menghentikan mobilnya dan tidak menabrak mobil didepannya!
“Bagaimana cara kalian mengemudi? Buta ya……”
Mona menurunkan jendela mobilnya, dan mulai memaki!
Namun baru memaki satu kalimat, dia terkejut dan terdiam, karena dia melihat mobil yang berhenti didepannya adalah sebuah Porsche 911, yang bisa memiliki mobil seperti itu pasti bukan orang yang bisa dia singgung, kalau dia gegabah, bisa-bisa dialah yang dirugikan!
Pada saat itu, dua orang turun dari mobil, sepasang pria dan wanita, yang tidak lain tidak bukan adalah Ronal dan Santi, setelah turun dari mobil, mereka menatap Aron dengan sinis, dan tidak berniat untuk pergi!
Mona yang ditatap merasa ngeri, dia membuka pintu mobil dan turun lalu segera minta maaf : “Kak, maaf, saya tidak sengaja tadi, apakah kamu bisa memindahkan mobilmu? Atau kamu saja yang pergi dulu?
Mona merendah dan berkata pada Ronal!
Ronal melihat Mona dan menyadari Mona yang mengenakan gaun merah muda dengan rambutnya yang dikuncir, terlihat seperti gadis cantik, jadi dia terus menatapnya dan membuat Santi yang ada disampingnya merasa terbakar api cemburu!