
“Apa perlu saya menemanimu?” tanya Jekson.
“Tidak perlu, ingat, kamu harus melindungi Nuri dengan baik, saya rasa Keluarga Wisono tidak akan membiarkan masalah ini begitu saja.”
Setelah berkata, Aron mengambil jaketnya dan bergegas keluar!
Mobilnya melaju kencang, dan aura dingin di tubuh Aron semakin lama semakin kuat, Wenny adalah sosok langka dengan tubuh kristal es, apabila dia memasuki dunia kultivasi, kedepannya dia adalah orang yang tidak bisa diremehkan!
Hanya saja kemampuan Aron belum cukup untuk membawa Wenny ke dalam dunia kultivasi, dan hanya bisa mengubah tubuhnya sehingga dia bisa mengambil manfaat dari tubuhnya sendiri, oleh karena itu Aron tidak terburu-buru membantu Wenny mengubah tubuhnya, namun hanya datang sesekali untuk membantu Wenny menyerap hawa dingin yang ada di dalam tubuhnya!
Karena tubuh seperti ini sangat langka, namun sekarang sesuatu terjadi pada Yayasan Sahara, Aron mulai mengkhawatirkan keselamatan Wenny, karena Wenny masih memiliki tubuh kristal es namun dia tidak bisa mengendalikan hawa dingin dari tubuhnya sama sekali, dia tidak ada bedanya dengan gadis biasa, dan kalau menghadapi bahaya dia juga tidak mempunyai kekuatan untuk melawan!
Memikirkan sampai disitu, Aron kembali mempercepat laju mobilnya, mobil itu melesat bagaikan peluru menuju Yayasan Sahara
Pada saat Aron tiba di kaki Gunung Sahara, hari sudah gelap, langit gelap gulita dan tidak ada cahaya sama sekali, sangat suram dan sepertinya hujan juga akan turun!
Setelah memarkirkan mobilnya di kaki gunung, Aron bergegas menuju ke puncak gunung, karena sudah berada di level sembilan, kemampuan Aron sudah melebihi orang biasa baik dalam pendengaran maupun penglihatan!
Brak brak……
Baru saja berlari belum jauh menuju ke puncak gunung, tiba-tiba terdengar suara guntur dan rintik rintik hujan mulai turun!
Sosok Aron tidak terhalang oleh hujan, seluruh tubuhnya terbungkus oleh lapisan kabut tipis, hujan tiba-tiba menguap sebelum sempat menyentuh tubuh Aron, dan tidak bisa membasahi pakaian Aron sama sekali!
Saat hampir tiba di puncak gunung, Aron melihat ada penjaga di jalan dan sudah ada orang yang memasang garis polisi, Aron tahu pasti ada orang yang meninggal di Yayasan Sahara, namun siapa orangnya, Aron tidak tahu!
Dia kembali mempercepat lajunya dan melewati pos penjaga, dan langsung bergegas menuju puncak gunung, saat tiba di puncak gunung Aron tercengang oleh bau darah yang begitu menusuk, bahkan saat diguyur oleh hujan pun bau darah masih begitu terasa, ini jelas menunjukkan kalau orang yang mati pasti tidak sedikit!
Saat melihat air hujan yang ada di bawah kakinya semua berwarna merah, berkumpul dan mengalir menuruni gunung!
“Minggir semuanya!” Pada saat itu dua orang bergegas berjalan keluar dari Yayasan Sahara!
Dua orang ini adalah Willy Aston dan Kurniawan!
Setelah melihat Aron mereka berdua menyapanya dengan penuh hormat : “Tuan Aron…….”
Beberapa detektif yang menghalangi Aron menunjukkan sedikit kekhawatiran, mereka melihat Aron hanyalah pemuda berusia dua puluhan tahun, masih sangat muda tapi dia bisa membuat pemimpin kota dan pejabat senior yang sudah pensiun begitu segan terhadapnya!
Aron mengangguk kecil, lalu memasuki Yayasan Sahara bersama Kurniawan dan Willy!
Baru memasuki Yayasan Sahara, dia melihat di halaman sudah tergeletak belasan mayat, mayat-mayat itu adalah mayat dari para murid Yayasan Sahara, mereka merupakan murid dari Pemimpin Bu Xu!
Aron mengenal sebagian besar dari mereka, karena saat Aron datang untuk membantu Wenny menyerap hawa dingin, dia akan berpapasan dengan murid-murid ini!
Aron berjongkok dengan pelan dan melihat bekas luka yang ada di tubuh para murid, semuanya mati karena tulang tenggorokan mereka dihancurkan, ada lima lubang di leher masing-masing murid, dan darah tidak berhenti mengalir dari lubang itu!
“Dimana Pemimpin Bu Xu?”
Aron bertanya.
“Di dalam!” Kurniawan berkata dan bergegas membawa Aron ke aula utama!
Begitu dia masuk ke aula utama, dia melihat Pemimpin Bu Xu terbaring di lantai aula utama, matanya terbuka lebar, dan tubuhnya sudah kaku.