
Namun pada saat orang-orang dari Keluarga Rangga hendak kabur, Rey membawa bawahannya untuk mengepung orang-orang dari Keluarga Rangga!
“Doddy, jangan harap satupun dari kalian bisa kabur!”
Rey berkata pada Doddy.
“Rey, apa yang kamu lakukan? Keluarga Rangga tidak punya dendam dengan Keluarga Filan, kenapa kamu menghalangiku?”
Doddy bertanya dengan marah pada Rey.
“Doddy, kamu sudah membunuh Calvin dan sekarang ingin kabur, mana bisa semudah itu!”
Rey berkata dengan dingin.
“Kamu…………” Doddy menunjuk Rey, dan sudah hampir mati kesal, namun saat ini dia sudah tidak memiliki kekuatan, dan dia juga tidak bisa melawan Rey!
“Doddy, hari ini adalah hari kematianmu……”
Lyla menyeret tubuhnya yang terluka parah, dan orang-orang dengan Geng Lyla juga mengepung Doddy dan orang-orang Keluarga Rangga!
“Tuan Besar, pergilah, saya dan yang lainnya akan menahan mereka disini…….”
Adi berkata pada Doddy.
“Adi, kamu harus berhati-hati!”
Doddy memperingatkan Adi.
Adi mengangguk lalu berteriak marah : “Bunuh………..”
Seketika orang-orang dari Keluarga Rangga bergegas menyerang, dan dua orang ahli dari Keluarga Rangga bergegas keluar sambil melindungi Doddy!
“Seluruh anggota Geng Lyla, dengarkan perintah, jangan lepaskan satu orang pun dari Keluarga Rangga, bunuh tanpa terkecuali…..”
Meskipun Lyla terluka tapi suaranya masih tajam!
“Siap laksanakan………”
Seluruh anggota Geng Lyla berteriak dan mengambil senjata untuk melawan anggota Keluarga Rangga.
Rey berkata lalu mengibaskan tangannya, dan semua orang dari Keluarga Filan bergabung ke dalam pertarungan dan menyerang Keluarga Rangga!
Sedangkan Rey sendiri yang pergi menghentikan Doddy, dan bertarung melawan dua orang ahli keluarga Rangga yang melindungi Doddy!
Seketika, seluruh arena bagaikan terkena bencana, banyak tangan dan kaki yang patah dimana-mana dan darah segar terus mengalir!
Keluarga lainnya yang ada disana kaget dan segera bersembunyi sejauh mungkin, para keluarga besar ini sudah terlibat perkelahian, mereka sebagai keluarga yang tidak ada apa-apanya sebaiknya lari sejauh mungkin, agar tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan!
Diluar arena, teriakan yang memekikkan telinga terdengar, dan Lina tidak bisa menahan diri untuk tidak melihat Rudi!
“Ketua Detasemen, kita……”
Rudi tidak menunggu Lina menyelesaikan kalimatnya dan langsung menggelengkan kepala : “Kita hanya bertanggung jawab atas kericuhan yang terjadi diluar, tidak perlu ikut campur dengan masalah di dalam, setelah hari ini Kota Taka akan mengalami perubahan besar!”
Lina tidak mengatakan apapun lagi, hanya saja kecemasan terlihat jelas di matanya, dia takut Aron dan Nuri akan berada dalam bahaya!
Pertarungan itu berlangsung selama lebih dari sepuluh menit, dengan aliansi antara Geng Lyla dan Keluarga Filan, orang-orang dari Keluarga Rangga banyak yang mati dan terluka berat, wajah Doddy dipenuhi dengan kesedihan dan kemarahan saat melihat mayat-mayat yang terbaring di atas lantai, tapi saat ini dia tidak bisa berbuat apa-apa, energinya sudah habis disedot oleh Aron dan dia tidak bisa memulihkannya sekarang.
Dan pada saat itu Aron sudah kembali, dia mengangkat Master Aring dengan satu tangannya, pada saat ini, Master Aring telah kehilangan penampilan abadinya, dia terlihat seperti anjing hilang, dengan kepala tertunduk dan wajahnya yang dipenuhi kengerian!
Melihat arena dibanjiri dengan mayat Aron sudah bisa menebak apa yang terjadi disini, lalu melemparkan Master Aring ke arah Doddy, tepat ke bawah kaki Doddy!
Melihat penampilan Master Aring, Doddy tahu kalau hari ini dia tidak akan bisa kabur dari kematian, bahkan harapan terbesarnya Master Aring saja sudah seperti ini, nasibnya sendiri juga sudah bisa dibayangkan!
“Kamu tidak kabur?”
Aron menundukkan kepalanya dan menatap Master Aring sambil bertanya.
“Tidak, tidak kabur, asalkan Master Aron mengampuniku, saya bersedia mengikuti Master Aron dan mempersembahkan ginseng ribuan tahun kepada Master Aron!”
Master Aring menggelengkan kepalanya.
“Hanya dengan kemampuanmu itu, masih mengatakan ingin mengikutiku?” Aron mencibir dan menatap Master Aring : “Setelah saya membunuhmu, ginseng ribuan tahun itu akan menjadi milikku, kenapa saya harus mengampunimu? Terlebih lagi, entah sudah berapa orang yang terbunuh oleh penyihir sepertimu!”
Aron berkata sambil mengangkat tangannya dan bersiap melayangkan pukulannya!