
Tidak lama setelah itu, mobil melaju menuju ke lokasi arena dan banyak detektif Detasemen Perlindungan Hukum yang berjaga di setiap persimpangan, memeriksa setiap kendaraan yang lewat!
“Aron, kalian harus berhati-hati, Keluarga Rangga membawa cukup banyak orang, dan mereka semua adalah para ahli, dan salah satu mobil mereka terdapat seseorang yang tidak tahu siapa, mereka langsung melaju masuk begitu saja!”
Lina menghampiri dan berpesan kepada Ada Aron.
“Baiklah!” Aron mengangguk.
Lina mengibaskan tangannya dan membiarkan mobil melanjutkan perjalanan, Aron dan yang lainnya masuk ke dalam lokasi arena!
Setelah masuk ke dalam lokasi, banyak orang-orang dari aliansi yang berjaga, namun karena ada Lyla, mereka bisa masuk dengan mudah!
Saat Aron dan Lyla turun bersama dari mobil, mereka seketika menarik perhatian banyak orang.
Karena pertarungan dalam arena hari ini pemeran utamanya adalah Lyla dan Doddy, orang-orang ini ingin melihat siapa yang akan menjadi pemenang hingga akhir.
“Tuan Besar, bukankah orang itu Aron?”
Pada saat itu, Adi yang berada di samping Doddy menunjuk Aron yang ada di samping Lyla.
Doddy mengernyitkan keningnya dan tatapannya penuh dengan keinginan membunuh, musuhnya ada di depan matanya bagaimana mungkin dia tidak marah!
“Kenapa Aeon bisa bersama dengan Lyla?”
Doddy terlihat heran!
Adi juga menggelengkan kepalanya, dia tidak tahu kenapa Aron bisa datang bersama dengan Lyla.
“Sialan………..”
Sedangkan Delfin yang ada di belakang Doddy langsung mengamuk saat melihat Aron dan langsung menerjang ke arahnya!
“Aron, kamu benar-benar bernyali besar ya, berani datang ke tempat seperti ini, hari ini saya pasti akan membunuhmu untuk membalaskan dendam kakakku!”
Delfin bergegas ke hadapan Aron dengan marah dan melayangkan tinjunya ke arah Aron!
Aron tidak mengelak dan tidak turun tangan, sedangkan Lyla yang ada disamping Aron langsung mengulurkan tangannya dan mencengkram pergelangan tangan Delfin, dia berkata dengan dingin : “Delfin, kalau kamu berani menyentuh Tuan Aron, maka saya akan membuat kamu hidup bagaikan di neraka…..”
Kalau dibandingkan dengan Lyla, kekuatan Delfin tidak ada apa-apanya!
“Delfin, kembali…….”
Doddy juga meneriaki Delfin.
Delfin mendengus lalu berbalik dan kembali ke sisi Doddy!
Seketika itu, tatapan semua orang jatuh kepada Aron!
Dalam beberapa hari ini nama Aron sudah bergemuruh di antara keluarga bela diri, namun banyak orang yang belum pernah melihatnya!
“Wah, jadi itu Aron ya? Kelihatannya masih sangat muda? Bagaimana dia bisa menghabisi Keluarga Wisono di usia semuda itu?”
“Apa hubungan Lyla dengan Aron, kenapa dia melindunginya? Apakah mereka berpasangan?”
“Hush, jangan bicara sembarangan, hati-hati ketiban sial, apa kamu tidak dengan Lyla memanggil Aron dengan sebutan Tuan Aron, sepertinya latar belakang anak itu sangat hebat!”
“Ini akan menjadi menarik, Keluarga Rangga dan Geng Lyla sepertinya akan bertarung sampai mati!”
Semua orang mulai berdiskusi dan semakin menantikan pertarungan yang akan segera dimulai!
Lyla mempersilahkan Aron duduk di kursi, kebetulan tempat duduk mereka ada di seberang Keluarga Rangga, semua orang dari Keluarga Rangga menatap Aron dengan marah, Aron tidak peduli, malah sebaliknya dia menatap seorang yang berada di samping Doddy, dia mengenakan topi dan menundukkan kepalanya untuk makan dan minum!
Karena orang itu memakai topi dan menundukkan kepalanya sambil makan dan minum, Aron tidak bisa melihat wajah pria itu tapi dia bisa merasakan gelombang energi spiritual dari tubuh pria itu!
Di tubuh para ahli bela diri hanya ada gelombang energi, sedangkan tubuh orang ini memiliki gelombang energi spiritual oleh karena itu Aron harus lebih memperhatikannya.
“Lantas Keluarga Rangga juga mengundang kultivator?” Aron mengernyitkan keningnya, hanya saja dalam pengamatan Aron, dia menemukan kalau energi spiritual yang ada pada orang itu sangat lemah dan dia tidak terlihat seperti seorang kultivator!
“Nanti saat naik ke arena kamu harus lebih berhati-hati!”
Aron memperingatkan Lyla.