
“Mengundurkan diri?” Aron dan Nuri menatap Lina dengan heran!
Mereka tahu kalau cita-cita Lina adalah menjadi seorang detektif dan menghilangkan kekerasan.
Kenapa tiba-tiba mengundurkan diri begitu saja?
“Kenapa kamu mengundurkan diri?” Nuri berkata dengan kaget.
“Saya mau menjadi lebih kuat, hanya dengan menjadi kuat, saya bisa membantu yang lemah dan menghukum yang kuat, saya ingin menjadikan Aron sebagai guruku!”
Lina menatap Aron dengan tegas.
Selama ini Lina merasa sangat terpukul, saat berhadapan dengan kekuatan yang tidak tersentuh, walau dirinya merupakan seorang anggota Detasemen Perlindungan Hukum, tapi seolah tidak bisa memberikan efek jera, inilah yang mendorong Lina untuk mengundurkan diri dan ingin membuat dirinya menjadi lebih kuat!
Perkataan Lina sontak membuat Aron hampir terjatuh!
Nuri menutup mulutnya dan tertawa : “Lina, kamu gila ya? Kamu ingin menjadikan Aron gurumu, lalu kamu harus memanggilku apa? Apa kamu harus memanggilku Nyonya guru?”
“Hush hush hush, siapa yang mau memanggilmu nyonya guru, kalian berdua belum menikah kamu sudah berani berbicara seperti itu, dasar tidak tahu malu…..”
Lina melirik malas pada Nuri lalu berkata pada Aron : “Aron, saya mau menjadikanmu guruku, tolong ajari saya bela diri!”
“Saya tidak menerima murid!” Aron menggelengkan kepalanya!
“Tidak boleh tidak menerima, saya pasti akan ikut denganmu, kemana pun kamu pergi saya akan ikut!”
Lina menarik lengan Aron, dan sepertinya dia akan bersandar pada Aron.
Aron melihat Lina yang seperti itu menjadi tidak berdaya, dan menatap Nuri dengan pasrah, dia ingin Nuri membantunya membujuk Lina!
Nuri tertawa : “Saya tidak bisa membantumu, kalau tidak bisa kalian bisa membicarakannya!”
Aron menghela nafas : “Saya bisa mengajarimu, tapi saya tidak bisa menjadi gurumu, saya bisa memberi beberapa petunjuk padamu sesekali!”
Aron berkompromi dengan pasrah!
Melihat punggung kedua wanita itu, Aron tersenyum ringan!
“Tuan Aron, Lyla sudah membawa semua bahan obatnya!”
Jekson menghampiri dan berkata pada Aron.
Aron mengangguk lalu mengikuti Jekson ke dalam ruangan, ini adalah ruangan terpisah yang diminta dibersihkan oleh Aron, dia berencana menggunakannya untuk alkimia!
Lyla melihat Aron datang dan segera menghampiri : “Tuan Aron, semua bahan obat dari Raja Obat sudah diterima, bahkan Raja Obat memberi lebih banyak lagi, sepertinya mereka tidak tahu kalau Doddy sudah mati!”
Aron melirik bahan obat yang ada di lantai, semuanya adalah bahan obat berkualitas tinggi dengan usia diatas 100 tahun, energi spiritual nya juga kaya dan murni!
“Tidak, mereka pasti sudah tahu sejak awal!”
Aron melihat bahan obat itu dan tersenyum ringan.
Kalau saat Doddy baru terbunuh Istana Raja Obat mungkin tidak mendapatkan kabar secepat itu, tapi sekarang sudah belasan hari berlalu, Raja Obat tidak mungkin tidak tahu, kalau kejadian sebesar ini tidak diketahui oleh Istana Raja Obat maka mereka tidak akan bisa mencapai skala seperti ini!
“Lalu kenapa Istana Raja Obat yang sudah mengetahuinya masih berbisnis dengan kita? Saya mengutus seseorang untuk berpura-pura menjadi utusan Keluarga Rangga dan berdiskusi dengan mereka!”
Lyla berkata dengan wajah kebingungan.
“Saya tidak terlalu tahu tentang itu, tapi mungkin mereka punya rencana lain!” Aron juga tidak tahu apa yang disembunyikan oleh Istana Raja Obat, dan dia meneruskan perkataannya : “Karena bahan obatnya sudah dikirim, maka kita akan menerimanya, kebetulan saya akan membuatkan sedikit pil obat untuk kalian berdua, agar kekuatan kalian bisa meningkat!”
“Terima kasih Tuan Aron…..”
Lyla dan Jekson menjawab dengan penuh semangat!
Terutama Jekson, setelah datang ke Kota Taka, dia sangat tergerak, dia selalu ingin meningkatkan kekuatannya sendiri, dan kalau dia bisa mencapai tingkatan Master Kekuatan Batin suatu hari nanti, dia tidak akan punya penyesalan dalam hidupnya!
Aron menyuruh Jekson dan Lyla untuk berjaga di luar, sementara dia duduk bersila dan mulai membuat pil obat dengan bahan obat yang ada di depannya!