
Di rumah Lina!
Pada saat itu Lina sedang menonton televisi dengan bosan, dia menyemprotkan sedikit parfum di dalam rumah, dan memikirkan akan tinggal bersama dengan Aron, hati Lina masih sedikit kalut!
Tok tok tok…..
Tiba-tiba suara pintu diketuk terdengar, Lina mengira Aron sudah pulang jadi dia berdiri dan bergumam : “Evan anak ini juga tidak mengantarkanmu sampai ke dalam, kalau saya tidak di rumah bagaimana kamu bisa masuk!”
Lina berkata sambil membuka pintu rumah, namun saat pintu terbuka, terlihat dua orang pria yang mengenakan setelan jas berdiri diluar dengan wajahnya yang datar.
Melihat Lina membuka pintu, salah satu pria itu berkata : “Kamu Nona Lina kan?”
“Benar!” Lina mengangguk.
“Kami dari Keluarga Rangga, Tuan Besar kami mengundang kamu kesana!”
Pria itu berkata dan tiba-tiba mengulurkan tangannya untuk menangkap Lina, sama sekali tidak terlihat sedang mengundang!
Lina terkejut dan melangkah mundur dengan cepat, lalu hendak menutup pintu.
Namun sudah terlambat, dua pria itu sudah menerobos masuk!
“Kalian ini sedang masuk tanpa izin tahu? Saya ini anggota Detasemen Perlindungan Hukum!”
Wajah Lina terlihat muram, dan menceramahi dua pria itu.
Namun dua pria itu sama sekali tidak takut dan langsung main tangan terhadap Lina!
Lina kembali mengelak, dan meraih pergelangan tangan salah satu pria itu, dia menggunakan kekuatannya dan melompat, dan melayangkan tendangannya ke arah pria satu lagi!
Namun Lina yang baru melayangkan tendangannya langsung dicengkram pergelangan kakinya oleh pria itu, tubuh Lina kehilangan keseimbangan dan langsung terjatuh!
Seketika dua orang pria itu menahan bahu Lina dari kanan dan kirinya, lalu mengangkat Lina, dan membuat Lina tidak bisa bergerak!
“Lepaskan saya, dasar bajingan, lepaskan saya…..”
Lina berusaha melawan, namun sia-sia!
Perbedaan kekuatan antara dirinya dan dua orang pria itu terlalu besar, dia sama sekali bukan lawan mereka!
“Nona Lina, kamu harus patuh, kami tidak akan menyakitimu, tapi kalau kamu berusaha melawan, kami juga tidak akan segan-segan!”
Salah satu pria itu berkata dengan tatapan dingin.
Namun baru sampai di depan pintu, mereka bertemu dengan Aron yang baru pulang dari bar!
“Aron…………”
Lina yang melihat Aron langsung berteriak!
Aron tercengang, dan melirik dua pria itu sekilas, dua pria itu juga bertukar pandang dan salah satu di antara mereka tiba-tiba melayangkan tendangan ke arah Aron.
“Hati-hati, mereka utusan Keluarga Rangga!”
Lina memperingatkan Aron.
Dan saat pria lainnya yang menahan Lina melihat itu, dia mengulurkan tangannya dan memukuli bagian belakang kepala Lina dan membuat Lina pingsan!
Seketika, dua orang pria itu menerjang ke arah Aron bersamaan!
Tatapan Aron menjadi dingin dan langsung menyambut mereka, dia mengulurkan kedua tangannya untuk meraih pergelangan tangan dua pria itu, dan kedua pria itu seketika terhenti!
“Ini………”
Dua orang pria itu menunjukkan ketakutan, meskipun mereka berdua tidak termasuk ahli bela diri di Keluarga Rangga, tapi kalau mereka berdua menggabungkan kekuatan, mereka bahkan bisa bertarung dengan ahli kekuatan batin.
Tapi menghadapi Aron, kedua orang itu langsung dikendalikan dan hal ini membuat kedua pria itu sangat kaget!
Krek…….
Tanpa keraguan dan belas kasihan, Aron langsung mematahkan pergelangan tangan kedua pria itu!
“Ah………..”
Teriakan melengking terdengar dari mulut keduanya, dan mereka langsung berkeringat dingin!
“Kenapa kalian menangkap Lina?”
Aron bertanya kepada dua pria itu.
“Kamu tidak tahu……..”
Dua pria itu serempak menggelengkan kepalanya.