ARON

ARON
Mana mungkin di nafkahi wanita



“Ah……………”


Teriakan melengking terdengar, dan tangan kiri Benny terpotong!


Melihat adegan berdarah itu, semua orang terkejut, terutama Benhard!


“Terima kasih Tuan Jekson atas ampunannya!”


Benny memegang pergelangan tangan yang patah dengan erat, menahan rasa sakit yang mendalam, dan terus berterima kasih pada Jekson!


“Jangan berterima kasih padaku, berterima kasihlah pada Tuan Aron!”


Jekson berkata dengan dingin.


“Terima kasih Tuan Aron atas ampunannya!”


Benny langsung bersujud pada Aron!


“Ka…..kakak sepupu?”


​Benhard menatap kakak sepupunya dengan bingung, dia tidak tahu harus bagaimana!


“Sialan, bajingan, berlutut sekarang juga!”


Benny berteriak marah pada Benhard!


Gedebuk, Benhard juga berlutut, tidak tahu dia berlutut pada siapa, yang penting berlutut, dia menundukkan kepalanya dan tidak berani berkata-kata lagi!


Aron bangkit berdiri dan melangkah keluar dari ruangan VIP itu!


“Benny, adik sepupumu ini membuat Tuan Aron tidak senang, kamu urus sendiri!”


Jekson mengikuti Aron di belakang lalu menatap Benny dengan dingin.


“Baik Tuan Jekson, saya mengerti!”


Benny menganggukkan kepalanya.


“Lalu wanita ini!” Aron yang melewati Sofie langsung menunjuk dengan tangannya!


Sofie yang sejak tadi sudah memucat dan ketakutan hingga gemetaran, sekarang dia ditunjuk oleh Aron dan membuatnya ketakutan hingga pingsan.


“Baik Tuan Aron, saya mengerti!” jawab Benny!


Arin menyapu seisi ruangan, teman-temannya ketakutan dan menciut, dalam hati mereka merasa takut dan menyesal, terutama Yuna, dia langsung bersembunyi dibelakang seseorang, dan mengompol ketakutan!


Terakhir Aron melihat Wilfred lalu tersenyum padanya : “Wilfred, bekerjalah dengan giat, saya percaya padamu dan kemampuanmu, kalau ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, hubungi saja Jekson!”


Jekson langsung merespon dan berkata pada Wilfred : “Saudara Wilfred, kalau ada masalah, silahkan pakai saja namaku!”


Wilfred yang terpaku sejak tadi hanya mengangguk-anggukkan kepalanya!


Setelah Aron dan Jekson pergi, Benny menggertakkan giginya dan menyuruh orangnya menyeret Benhard serta Sofie keluar, tidak lama kemudian, suara teriakan yang melengking terdengar dari luar, Benny tidak berani tidak menjalankan perintah Jekson!


Seketika, semua orang yang ada didalam ruangan VIP merasakan penyesalan dalam hati mereka, mereka ingin menampar diri mereka dengan keras, kalau tadi mereka tidak menghina Aeon, dan bisa membantu membela Aron, bisa saja itu mengubah kehidupan mereka, Wilfred adalah contohnya!


…………


Di ruangan VIP di lantai tiga, hanya ada Aron dan Jekson!


“Apa ada kabar Roney belakangan ini? Tidak ada yang membuat onar kan?”


Tanya Aron.


Jekson menggelengkan kepalanya : “Tidak ada, Guru Akira juga tidak bukan orang yang mudah ditemukan!”


“Hm!” Aron mendengus : “Walaupun membawa Guru mereka juga tidak ada gunanya, master bela diri kuno tidak ada apa-apanya dihadapanku!”


​“Tentu saja, yang dipelajari oleh Penguasa adalah ilmu dewa!” Jekson segera menyanjung!


“Sudahlah, tidak usah menyanjungku!” Aron tersenyum dan mengeluarkan Pil Penambah Energi :


“Saya punya sebuah pil obat, setelah memakannya maka kekuatanmu akan meningkat, dan Roney bukan lagi lawanmu!”


Jekson menerima pil obat itu dan wajahnya penuh rasa penasaran, pil obat ini hanya seukuran ibu jari, warnanya juga gelap dan hitam, apa benar-benar mujarab?


“Penguasa, apa pil obat ini sehebat itu?”


Tanya Jekson.


“Semahal itu?” Jekson tercengang dan tidak ragu lagi, dia langsung memakan Pil Penambah Energi itu.


Seketika, Jekson merasa perutnya hangat, dan sangat nyaman, seperti ada arus panas yang mengalir di dalam tubuhnya!


Saat ini, Jekson tiba-tiba merasa kalau kekuatannya meroket, dan dia ingin melampiaskan!


Aron yang melihat keinginan Jekson tersenyum dan berkata : “Apa kamu punya halaman belakang disini? Kamu bisa mencoba kekuatanmu!”


“Ada!” Jekson bergegas membawa Aron menuju halaman belakang!


Di halaman belakang ada sebuah bongkahan batu besar,diatasnya terukir beberapa tulisan aksara Han, ini adalah batu yang dibeli oleh Jekson.


“Kamu coba tinju batu ini!”


Aron berkata sambil menunjuk batu besar itu.


Jekson tidak ragu-ragu dan langsung menghantamkan tinjunya pada batu besar itu!


Krek……..


Pukulan itu membuat sebuah retakan besar di tengah batu itu!


“Ini……..”


Jekson melihat kepalan tangannya sendiri dan kaget, tinjunya bisa membelah batu, kekuatannya sangat besar!


“Sekarang satu tinjumu bisa membunuh seekor kerbau dengan mudah, karena itu kalau Roney memamerkan Ying Qi Gong-nya dihadapanmu, tertawai saja, ingatlah dihadapan kekuatan yang absolut, Ying Qi Gong tidak ada apa-apanya!


Aron berkata dan menepuk pundak Jekson.


Jekson berkata dengan wajah semangat : “Penguasa, apa masih ada lagi? Berikan satu lagi padaku ya!”


Baru memakan sebutir Pil Penambah Energi saja sudah membuat kekuatannya bertambah besar, bagaimana kalau memakan dua?


Aron melirik Jekson dengan tajam : “Selain bahan untuk membuat pil obat ini sangat mahal dan berharga, mereka juga sulit didapatkan, belum lagi untuk membuat pil obat ini juga menghabiskan banyak energi spiritual saya, kamu malah bilang mau lagi!”


Jekson yang mendengarnya mengelengkan kepalanya sambil tersenyum : “Pil obat ini berkhasiat sekali, kalau pil obat ini dipasarkan, sepertinya dijual dengan harga puluhan miliar pun akan ada yang berebut ingin membelinya, karena masyarakan sekarang, demi bisa mempelajari seni bela diri, mereka rela menghabiskan banyak uang dan membeli berbagai macam bahan obat untuk membantu mereka, Roney sendiri untuk bisa berguru dengan Timotius juga sepertinya sudah menghabiskan uang sebanyak dua ratus miliar.”


“Dua ratus miliar?” Aron diam-diam kaget, karena Roney harus membayar dua ratus miliar untuk mempelajari seni bela diri tak berarti seperti itu?


Jekson yang memakan Pil Penambah Energi miliknya saja sudah bisa melebihi kekuatan Ying Qi Gong nya dalam sekejap, kalau begitu Pil Penambah Energinya berharga lebih dari dua ratus miliar!


Mata Aron bersinar, dan menyadari kalau ini adalah kesempatan untuk mendapatkan uang!


“Jekson, kalau saya membuat beberapa Pil obat, apakah kamu bisa menjualnya?”


Aron bertanya pada Jekson.


“Penguasa, kalau pil obat itu diberikan kepada bawahan kita kan lebih baik, kenapa harus dijual? Kalau kamu butuh uang, Geng Sanur juga memiliki sebuah jalanan yang menjadi pusat jual-beli, penghasilan dalam setahun juga tidak sedikit!”


Jekson tidak mengerti kenapa Aron mau menjual pil obat sebagus itu!


Kalau sampai dibeli oleh lawan mereka, itu sama saja dengan membuat repot mereka sendiri!


“Saya bukan menjual Pil Penambah Energi, pil obat itu membutuhkan banyak bahan obat yang berharga dan menghabiskan banyak energi spiritual, saya akan meramu beberapa pil obat yang sederhana, seperti Pil Peremajaan yang bisa meningkatkan fokus dan meningkatkan daya otak, memperpanjang usia, lalu ada satu lagi yang paling penting, bisa membuat kemampuan pria kembali seperti saat muda!” Aron menjelaskan pada Jekson lalu bertanya : “Sekarang, bisnis di jalan itu bisa menghasilkan berapa banyak dalam setahun?”


“Sekitar dua ratus miliar, namun Gemg Sanur membutuhkan dana yang besar dalam perawatannya, maka hanya tersisa beberapa puluh miliar saja!”


Jekson berpikir sejenak lalu menjawab.


Aron yang mendengarnya menggelengkan kepala : “Saya sekarang membutuhkan uang yang banyak untuk membeli bahan obat, mungkin akan membutuhkan 1 triliun, atau puluhan triliun, oleh karena itu mengandalkan jalanan itu saja tidak cukup!”


“Puluhan triliun!” Jekson seketika terkejut : “Penguasa, untuk apa kamu membutuhkan uang sebanyak itu?”


Aron juga tidak merahasiakannya dari Jekson dan berkata dengan jujur : “Saya memerlukan energi spiritual untuk kultivasi, namun energi spiritual yang ada di Perumahan Bumi Sejuk juga sudah sangat sedikit, sudah tidak bisa membantuku untuk meningkatkan kekuatan, oleh karena itu saya butuh bahan obat berharga dalam jumlah banyak lalu membuat Pil Penambah Energi untuk membantu kultivasiku!”


“Oh!” Jekson akhirnya mengangguk mengerti dan mengernyitkan keningnya : “Sepertinya walau seluruh Keluarga Utomo diberikan kepadamu pun masih belum mencukupi nominal yang kamu butuhkan.”


​“Apa maksudmu? Apa saya terlihat seperti seorang pria yang mau menghabiskan uang seorang wanita?” Aron memelototinya!


“Tidak, tidak, Penguasa Istana kami mana mungkin membiarkan seorang wanita menafkahinya!”


Jekson segera menggelengkan kepalanya!