
Setelah turun dari mobil Lyla menatap Vila keluarga Rangga yang mewah lalu berkata pada Aron : “Tuan Aron, kebetulan Anda juga tidak punya tempat tinggal di kota Taka, vila ini bisa dijadikan tempat Tuan Aron menginap!”
Aron mengangguk dan tidak menolak, karena dia tidak bisa terus tinggal di rumah Lina, apalagi sekarang Nuri sudah disini, Aron tentu tidak boleh tinggal bersama Lina lagi!
Lina yang melihat Aron mengangguk, entah kenapa merasa sedikit kecewa dalam hatinya, namun dia segera menyesuaikan dirinya dan memperingatkan dirinya di dalam hati : “Aron adalah pacar teman baikmu, Lina, kamu harus punya harga diri…..”
Setelah masuk ke dalam vila dan melihat interior yang mewah dan beberapa barang antik, sudah bisa dibayangkan betapa borosnya kehidupan Doddy!
Aron duduk dan mengobrol dengan Nuri dan Lina di ruang tamu, menunggu Lyla mengais seluruh Keluarga Rangga!
Namun tidak lama kemudian, seseorang dari Geng Lyla bergegas menghampiri : “Tuan Aron, Ketua Geng, tolong datang kemari sebentar……”
Melihat anggota Geng Lyla begitu panik, Aron segera berdiri : “Apa yang terjadi?”
“Saya juga tidak terlalu paham!” jawab orang dari geng Lyla itu.
Aron pergi bersama orang dari Geng Lyla itu, Nuri dan Lina yang penasaran juga ikut!
Dan saat mereka tiba di area terpencil di belakang halaman vila, Lyla dan Jekson sedang membawa orang untuk mengerumuni halaman belakang, dan tatapan mereka terlihat penuh kemarahan.
“Lyla, ada apa?”
Aron bertanya kepada Lyla.
“Tuan Aron, Anda lihat saja sendiri!” Lyla menunjuk ke sebuah ruangan di halaman belakang.
Aron melihat ke dalam ruangan itu, dan menemukan ada belasan gadis yang terkurung di dalam, dan saat para gadis ini melihat Aron mereka semua langsung menunjukkan ketakutan, dan meringkuk bersama, jelas-jelas trauma mereka sangat berat!
“Apa yang sebenarnya terjadi disini?” Aron mengernyitkan keningnya dengan erat.
“Tuan Aron saya sudah bertanya tadi, para gadis ini ditangkap oleh Doddy dan usia paling besar tidak lebih dari delapan belas tahun.”
“Para gadis ini juga tidak tahu kenapa mereka ditangkap, hanya saja Doddy akan mengutus seseorang untuk memilih dua orang gadis setiap harinya, setelah di dandani mereka akan diantar keluar, dan setelah diantar keluar para gadis-gadis itu tidak pernah kembali, saya curiga para gadis itu pasti sudah berakhir buruk!”
Kedua mata Lyla dipenuhi dengan kemarahan.
Sama-sama wanita, Lyla merasa sangat kasihan pada gadis gadis ini, lalu Nuri dan Lina yang melihat para gadis ini dikurung dan sangat terkejut juga sudah sangat kesal hingga menggertakkan giginya!
Aron mengernyitkan keningnya dengan erat, ‘berakhir buruk’ yang diucapkan oleh Lyla membuat hatinya terbelit!
“Utus seseorang untuk merawat para gadis ini, lalu antar mereka kembali ke rumah, kalian semua ikut denganku!”
Setelah berkata, Aron berjalan keluar dari ruangan itu!
Dan di tengah halaman, Aron memejamkan kedua matanya dan mulutnya mulai menggumamkan mantra, dan tangannya tiba-tiba menyapu di depan matanya dan saat Aron kembali membuka matanya ada sedikit cahaya merah yang terlihat di dalam matanya!
Aron menyapu sekeliling vila, dan pada akhirnya tatapannya terpaku pada sisi barat daya yang berada tidak jauh!
Di mata Aron, asap hitam mengepul dari tempat itu, dan kemudian mengembun menjadi awan hitam di udara, dan itu tidak menghilang untuk waktu yang lama!
“Aura kebencian yang begitu berat?”
Aron menyimpan kembali penglihatannya dan raut wajahnya terlihat sangat jelek!
Dia melangkah dan bergegas pergi ke arah barat daya, melihat hal ini Lyla dan yang lainnya bergegas mengikuti.
Setelah berlari sekitar tiga atau empat mil, Aron berhenti di depan sebuah gundukan tanah kecil, dan melihat ada tanah yang baru dikorek dimana-mana.
Aron menyapu sekelilingnya dan menemukan sebuah anting-anting di antara tanah itu, menemukan anting-anting ditempat seperti ini membuat raut wajah Aron menjadi lebih muram lagi!