
Dengan status Jekson, setelah kabar tersebut disebarkan, banyak bos besar dari dunia bisnis mulai berdatangan, lagipula, ada beberapa orang yang ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk lebih mengenal Jekson lebih dalam!
Siang harinya, di dalam aula sudah hadir puluhan orang lebih, setiap orang memiliki harta senilai 50 miliar lebih, mereka saling berbincang, berdiskusi mengenai Pil Peremajaan yang dijual Jekson!
“Bagaimana bisa Tuan Jekson dari kalangan mafia menjual obat?”
“Dengar-dengar pil ini mampu menguatkan badan, memanjangkan umur, yang paling utama ialah mampu membuat seorang pria kembali menjadi muda, semakin didengar semakin hebat obat ini!”
“Nanti kita lihat, pokoknya saya tidak begitu percaya, bisa menguatkan badan, memanjangkan umur, siapa yang bisa membuktikan, siapa yang tahu apakah manjur atau tidak?”
“Menurutku, mungkin saja akhir-akhir ini Tuan Jekson kekurangan dana, ingin memanfaatkan penjualan obat untuk memperoleh uang!”
Para hadirin berbincang dengan suara pelan, hanya sedikit orang yang percaya!
Jekson tidak bisa meracik obat, bagaimana mungkin mendadak dia memiliki obat ajaib, banyak orang yang mengira Jekson hanya ingin menipu uang mereka!
Tidak mungkin terang-terangan memaksa setiap orang mengeluarkan uang, karena akan terlihat seperti merampok, sekarang di tangannya terdapat obat ajaib, lalu dengan harga tinggi menjualnya kepada orang-orang kaya, dengan begini tidak melanggar hukum, dan juga bisa memperoleh uang, mengenai obat apa itu, siapa yang peduli, mungkin saja hanyalah sebutir pil gula!
Saat para hadirin sedang berbincang, Aron berjalan masuk, sebenarnya dia sudah mendengar pembicaraan para hadirin, pendengaran dan penglihatan Aron sekarang sudah melebihi orang awam!
“Tuan Aron…”
Para pengusaha melihat Aron, mereka menyapanya dengan hormat!
Di pesta Kurniawan, sebagian besar dari mereka sudah menyaksikan kehebatannya, Aron mampu mengalahkan Roney, lalu Kurniawan dan Jekson juga sangat menghormatinya!
Aron membalas sapaan mereka dengan anggukan singkat, lalu setelah berkeliling di kerumunan orang-orang, dalam hati Aron sudah jelas, bahwa para pengusaha kaya ini, hampir semuanya mengidap penyakit, dan banyak yang mengidap penyakit khusus pria!
Orang-orang kaya ini, setelah menjadi kaya, dalam hal pemuasan jasmani menjadi lebih bebas dan sesuka hati, sekarang usia semakin bertambah, pasti akan muncul penyakit, sekarang orang-orang ini mengidap penyakit khusus pria, hal ini menjadi mudah, karena bagaimanapun juga dalam pemulihan, penyakit ini paling cepat terlihat hasilnya, mudah dibuktikan!
Tidak tahu siapa yang mendadak berteriak, tatapan semua orang tertuju ke sana!
Mereka ingin melihat, siapa orang dari kota Taka, yang begitu cepat mendapat kabar tentang konferensi pers!
Pintu aula terbuka, seorang pria dan seorang wanita bersama-sama melangkah masuk!
Pria dan wanita tersebut adalah Erick dan Santi, awalnya Santi menemani Erick berkeliling, lalu mendengar kabar bahwa Jekson menggelar acara konferensi pers mengenai Pil Peremajaan, sehingga datang untuk melihat-lihat, dia penasaran apa sebenarnya Pil Peremajaan itu!
“Tuan Wisono, ternyata yang datang adalah Tuan Wibowo…”
Melihat Erick Wisono yang datang, para hadirin langsung mendesak maju, beramai-ramai ingin menyapa Erick!
Perlu diketahui, di depan keluarga Wisono dari kota Taka, keluarga-keluarga dari kota Sanur benar-benar tidak ada apa-apanya!
Erick hanya mengangguk kepala, bersikap dingin, dia menganggap rendah keluarga-keluarga dari kota kecil seperti kota Sanur.
Berbeda dengan Santi, melihat para konglomerat dan para bos besar berdatangan menyapa mereka, dia merasa sangat bangga, badannya menegak, wajahnya terlihat congkak!
Aron melihat Santi berhasil menggaet pria lain, tersenyum pahit sambil membalikkan badan!
Sekarang dia ingin sekali menampar diri sendiri dua kali, mengapa sewaktu kuliah tidak melihat jelas sifat asli Santi, untung saja mereka tidak sempat menikah, kalau tidak, dia pasti akan diselingkuhi!
“Aron…”
Ketika Aron bermaksud membalikkan badan untuk pergi, Santi menyadari kehadirannya.