ARON

ARON
Adik Sepupu yang pemberani



“Baik!” Jekson mengangguk!


Dan pada saat Jekson hendak mencari bengkel untuk memperbaiki mobilnya, dia melihat sebuah Mercedes Benz C Class berwarna merah yang sedang mengikuti mereka!


“Tuan Aron, ada masalah…”


Jekson berkata sambil melirik ke kaca spion.


Aron menoleh ke belakang dari mobilnya lalu bergegas membalikkan kepalanya lagi : “Kemudikan mobil ke tempat yang lebih terpencil, ada terlalu banyak orang di jalan raya!”


Jekson segera mengubah arahnya menuju pinggiran Kota Namae dan mobil Mercedes merah itu juga buru-buru mengikuti!


Nuri menyadari ada mobil yang mengikuti mereka, raut wajahnya seketika menjadi muram dan tubuhnya gemetaran!


Aron melingkarkan tangannya pada bahu Nuri untuk menenangkannya : “Jangan khawatir, tidak akan ada masalah!”


Tidak lama kemudian mobil Aron melaju ke sebuah daerah terpelosok, dan Jekson memberhentikan mobilnya, dan mobil Mercedes Benz merah itu juga segera mengerem dan berhenti di belakangnya!


Aron dan yang lainnya turun dari mobil, karena Nuri takut, Aron terus melingkarkan tangannya di bahu Nuri, dan memeluknya.


Pada saat itu seorang gadis turun dari kursi pengemudi mobil Mercedes Benz merah itu, gadis itu berambut pendek dan memiliki fitur wajah yang halus dan wajahnya terlihat bulat seperti boneka!


Pada saat gadis itu turun dari mobil, Aron dan Jekson tercengang, gadis ini dilihat dari sisi mana pun tidak terlihat seperti seorang pembunuh!


Gadis itu mengeluarkan sebuah linggis dan menatap Aron serta Jekson dengan tatapan mengerikan.


“Siapa kalian, cepat lepaskan kakak sepupuku, saya sudah melapor polisi….”


Gadis itu menggunakan linggisnya untuk menunjuk Aron namun tangannya sangat gemetaran!


Aron dan Jekson kembali tercengang, dan tanpa sadar menoleh ke arah Nuri, namun saat ini Nuri sudah berlinang air mata dan dia sangat terharu hingga tidak bisa berkata-kata.


“Yuri, kamu sudah setinggi ini, saya bahkan tidak mengenalimu lagi!”


Nuri berkata sambil berlari ke arah gadis itu, dan memeluk gadis itu!


Seketika gadis itu tercengang, dia menatap Aron lalu menatap Nuri dan sedikit bingung!


Tanya gadis itu.


“Diculik?” Nuri tercengang lalu tertawa terbahak-bahak : “Diculik apanya, dua orang ini adalah temanku, sini saya kenalkan!”


Nuri menarik gadis itu kehadapan Aron : “Ini adalah adik sepupuku Yuri Yoshida, lalu dua orang ini namanya Aron dan Jekson!”


“Halo!” Aron mengulurkan tangannya dengan ramah!


Wajah Yuri memerah karena malu, dan dia terlihat canggung saat menjabat tangan Aron : “Maaf, saya kira kalian adalah orang jahat!”


Ternyata Yuri kebetulan melihat Aron dan yang lainnya, dan Nuri yang naik ke mobilnya, saat itu Aron melingkarkan tangannya pada pundak Nuri, dan raut wajah Nuri terlihat jelek, ditambah bemper belakang mobil Aron yang hancur membuat Yuri mengira kalau Nuri diculik!


Jadi dia mengemudi sambil menghubungi polisi, namun ternyata hanya kesalahpahaman!


“Ya sudah, kesalahpahamannya juga sudah diselesaikan, tadi kami bahkan mengira kamu adalah orang jahat, mengagetkanku saja!”


Nuri berkata dengan wajah senang.


“Kak Nuri, apa yang terjadi dengan mobil kalian? Dan kenapa kalian datang ke Kota Namae?”


Yuri bertanya dengan wajah bingung.


“Kami datang untuk membeli bahan obat, mengenai masalah mobil terlalu panjang kalau mau diceritakan, nanti saya akan menceritakannya padamu pelan-pelan!”


Nuri tidak ingin memberitahu Yuri terlalu banyak dan tidak ingin dia tahu terlalu banyak, karena tahu terlalu banyak juga tidak akan mendatangkan hal baik untuknya!


“Kalau begitu naik mobilku saja, kebetulan kakakku juga sedang menungguku untuk makan bersama, kalau dia tahu kamu ada disini pasti akan sangat senang!”


Yuri tidak banyak bertanya dan menarik Nuri naik ke mobilnya!


Aron yang melihat ini berkata pada Jekson : “Kamu pergilah dan perbaiki mobilnya, nanti saya akan menghubungimu lagi!”


Jekson mengangguk dan melaju pergi, sedangkan Aron ikut masuk ke mobil Yuri dan duduk di kursi penumpang baris belakang!