ARON

ARON
Manager Mata Keranjang



Setelah Yudas selesai bicara, dia bergegas berkata pada Shella : “Sella, ayo masuk dan tuangkan arak untuk Manajer Wendy!”


Shella gemetar ketakutan, Nuri meraih tangan Shella dan merasakan tangan Shella gemetar hebat!


“Shella masih kecil dan tidak mengerti, biar saya saja…..”


Nuri berinisiatif maju dan mengambil arak yang ada di meja dan berjalan mendekat!


Yudas yang melihat ini seketika menyeringai, dia semakin percaya pada tebakannya, Nuri begitu berinisiatif menuang arak, kalau bukan gadis pendamping lalu apa?


Saat Manajer Wendy melihat Nuri, sepasang matanya menyipit dan terus menatap Nuri, lalu mengangkat gelasnya.


“Yudas, siapa wanita cantik ini?”


Manajer Wendy bertanya pada Yudas.


“Oh, dia adalah pacarnya kakak sepupu istriku!”


Yudas segera menjawab


Dia tidak berani mengatakan Nuri adalah gadis pendamping, karena orang penting seperti Manajer Wendy tidak suka dengan gadis seperti itu, dia lebih suka dengan gadis seperti ini!


“Manajer Wendy mempunyai bisnis disini ya?”


Nuri menuangkan arak sambil bertanya pada Manajer Wendy.


“Manajer Wendy adalah manajer di Perusahaan Utomo, Perusahaan Utomo adalah perusahaan terkemuka di Kota Sanur!”


Tidak menunggu Manajer Wendy menjawab, Yudas langsung memperkenalkan dengan bangga!


Nuri menyeringai, dan tersenyum dingin, dia sudah tahu sejak awal kalau tempat ini dikembangkan oleh keluarganya sendiri, jadi dia sengaja menanyakan pertanyaan ini untuk melihat apakah pria ini bekerja pada perusahaannya!


“Nona, siapa namamu?”


Manajer Wendy menyipitkan matanya dan bertanya pada Nuri.


“Nama saya Nuri!” Nuri tersenyum.


“Sekarang banyak orang yang memiliki nama yang sama, apa gunanya, dia adalah nona dari keluarga konglomerat……”


Yudas tertawa dan berkata!


Manajer Wendy lalu meminum arak yang dituangkan oleh Nuri, lalu memegang gelasnya : “Arak yang dituangkan oleh gadis cantik memang enak, ayo tuang segelas lagi……”


Tapi kali ini raut wajah Nuri menjadi dingin, dan dia langsung menyiramkannya ke arah Manajer Wendy!


Manajer Wendy berteriak kaget dan berdiri tergesa-gesa, Yudas segera menyeka pakaian Manajer Wendy lalu memelototi Nuri dan berkata : “Sialan,cari mati ya, berani menuang arak ke tubuh Manajer Wendy!”


“Gadis kecil, saya rasa kamu bosan hidup ya?” Manajer Wendy memelototi Nuri!


“Saya rasa yang bosan hidup itu kamu ya, menyuruhmu kemari untuk mengawasi pengembangan dan mengelola perusahaan, tapi kamu malah begitu berbudi luhur, saya rasa pekerjaanmu sudah selesai!”


Nuri berkata sambil mengeluarkan ponselnya dan menelpon Jhonatan!


“Kamu…..apa maksudmu?” Manajer Wendy tercengang, lalu bertanya pada Nuri.


“Tidak ada maksud apa-apa, kamu mengambil uang keluargaku, dan tidak melakukan pekerjaanmu, saya akan menyuruh ayahku untuk memecatmu!”


Nuri berkata dengan dingin.


“Kamu….kamu adalah Nona besar?” Manajer Wendy langsung menunjukkan kepanikan!


​Yudas juga tercengang, lalu berkata untuk menghibur Manajer Wendy : “Manajer Wendy, tidak perlu takut, dia pasti bukan Nona Besar Keluarga Utomo, Aron ini adalah Pria tidak ada masa depan, dan baru muncul kembali, kalau dia adalah Nona Besar Utomo, bagaimana mungkin bisa bersama dengan seorang pria seperti itu, pasti dia mendengar tadi kamu menyebut namanya sama dengan nama Nona besar keluarga Utomo, jadi menakut-nakutimu!”


Manajer Wendy yang mendengarnya juga menghela nafas lega : “Gadis kecil, kalau kamu punya kemampuan coba saja telepon, kalau kamu tidak bisa memecatku hari ini, saya akan membuatmu melayaniku dengan baik selama beberapa malam!”


“Manajer Wendy, tenang saja, saya sudah mengatur ini, dia tidak akan bisa lari!”


Yudas buru-buru menyanjung.


Shella yang ada di belakang ketakutan, meskipun dia tahu Nuri memiliki identitas yang lumayan, tapi dia tidak berani membayangkan Nuri adalah Nona Besar dari Keluarga Utomo, karena dengan identitas seperti itu bagaimana mungkin bisa menyukai Aron?