
Diatas jalan tol, Jekson berkonsentrasi mengemudi mobil!
Aron dan Nuri sedang bercanda di barisan belakang, Jekson yang mengemudi hanya bisa gigit jari!
Pada saat inilah, sebuah mobil sedan berwarna hitam tiba tiba tancap gas dan melewati mobil mereka, sekarang berada di depan mobil mereka!
Mobil sedan hitam ini mulai menginjak rem untuk mengurangi kecepatan!
Jeksi melihat keadaan sudah hampir menabrak mobil depan, dengan cepat menginjak rem!
Terjadi gesekan yang hebat antara ban mobil dengan jalan raya, bau gosong dari karet yang terbakar samar samar tercium sampai di dalam mobil!
Mobil itu akhirnya berhenti, Jekson tiba tiba mengubah arah, siap siap melewati mobil di depan dan lanjutkan perjalanan!
Saat ini Jekson telah merasakan mara bahaya mengancam!
“Ahhh………”
Karena mengerem secara tiba tiba, menyebabkan tubuh Nuri terjerembab ke depan dan dia berteriak sejenak.
“Tuan Aron dan Nona Nuri, pasang tali pengaman mobil!”
Saat ini air muka Jekson berubah menjadi serius.
Aron juga sudah merasa ada yang tidak beres, langsung memasang tali pengaman ke tubuh Nuri.
Setelah melewati mobil hitam tadi, Jekson langsung tancap gas.
Sedangkan mobil hitam di belakang mengikutinya dengan ketat, kelihatan sudah hampir mendekati mobil mereka!
BANG……..
Terdengar suara tabrakan yang keras, tiba tiba mobil mereka tercampak ke depan, bumper di belakang mobil mereka telah ditabrak sampai melekuk ke dalam, untung sekali Nuri sudah memakai tali pengaman, kalau tidak mungkin tadi dia juga sudah ikut tercampak keluar!
Jekson menginjak gas sampai kandas, mobilnya mengeluarkan dentuman yang keras, langsung mengarah ke Kota Namae, sambil menarik bumper belakang yang sudah jatuh menyentuh tanah, sepanjang jalan mengeluarkan percikan api karena bergesekan dengan jalan!
“Cepat kejar, tabrak mereka sampai mati, kalau tidak Tuan tidak akan mengampuni kita!”
Pria separuh baya yang duduk di samping pengemudi itu berteriak dengan wajah penuh hawa pembunuhan!
“Aron, ini……siapakah orang orang ini?”
Nuri bertanya dengan wajah pucat karena terkejut.
Aron menggelengkan kepalanya, dia juga tidak tahu siapa mereka, tetapi dia menduga kemungkinan besar adalah orang dari Keluarga Wisono!
Dengan kecepatan seperti ini, jika sedikit saja teledor maka akan berakibat fatal!
“Jekson, agak di depan sana yang ada belokan kamu kurangi kecepatan, saya mau melihat siapa sebenarnya mereka!”
Terlintas hawa nafsu membunuh di mata Aron.
“Tuan Aron, ini sangat berbahaya!”
Jekson menatap Aron dengan terkejut melalui kaca mobil.
Mereka sedang berada di atas jalan tol, dengan kecepatan yang begitu tinggi, jika Dave turun dari mobil maka mobil di belakangnya pasti akan menabraknya!
“Saya suruh kamu kurangi kecepatan, maka lakukan saja…..”
Dalam mati Aron terlintas rasa resah!
Jekson tidak berani buka mulut lagi, di tempat yang ada belokan, dia melambatkan mobilnya!
Aron membuka pintu mobil, melepaskan tali pengaman dan melompat turun dari mobil!
Nuri menarik tangan Aron: “Aron, kamu harus bertindak hati hati!”
Aron menganggukkan kepala, dia melompat turun dari mobil dan bersalto beberapa kali di tanah baru berdiri tegak!
Sedangkan Jekson tidak menghentikan mobilnya, dia hanya mengurangi kecepatan, sepasang matanya mengawasi ketat situasi di belakang melalui kaca spion!
Nuri juga berpaling ke belakang mengawasi Aron melalui kaca jendela belakang, kedua tangannya saling bertaut dengan ketat, telapak tangannya berkeringat, dia sedang mencemaskan Aron.
Tidak lama setelah Aron turun dari mobil, mobil hitam itu sudah menyusul sampai, melihat tiba tiba ada orang berdiri di tengah tengah jalan tol, pengemudinya secara refleks ingin menghindar, dengan kecepatan seperti ini dia sama sekali tidak bisa melihat dengan jelas siapa yang sedang berada di jalan itu!
Pada saat pengemudi mobil hitam itu ragu sejenak dengan arah mobil, bayangan tubuh Aron sudah menghilang!
Tiba tiba bayangannya muncul di depan mobil, dengan sebuah tinju dia menghantam mobil yang sedang melaju kencang itu!
BANG……..
Terjadi benturan yang keras, menyebabkan mobil terpelanting di atas tanah dengan keras setelah berputar dua kali di udara.
Mobilnya ringsek, empat orang terperangkap di dalam mobil, minyak dari tangki minyak menetes keluar membanjiri tanah!