ARON

ARON
Di Selingkuhi



Awalnya mereka semua mengira kalau Yenni dan Aron berpacaran, tidak ada seorang pun yang menyangka kalau Aron ternyata berpacaran dengan Presiden Direktur Nuri.


Tapi pada saat ini Yenni sedang menundukkan kepalanya dan air matanya tidak berhenti mengalir!


Mata Aron menyapu kearah semua anggota departemen pemasaran dan mereka semua menundukkan kepalanya, tidak ada satu orang pun yang berani menatap mata Aron langsung!


Billy bahkan menundukkan kepalanya dalam-dalam, dia sudah ingin menggali lubang dan membenamkan diri kedalamnya!


“Billy, menurutmu apakah jabatan ini cocok untuk saya? Sepertinya tadi kamu baru ingin menendangku keluar dari sini kan?”


Aron menatap Billy dan bertanya seolah sedang mempermainkannya.


Billy tersontak : “Cocok, cocok, ini adalah jabatan yang sudah disiapkan untuk Presdir Aron….”


“Tapi, saya merasa jabatan Manajer Departemen Pemasaran ini tidak terlalu cocok denganmu….”


Satu perkataan Aron membuat Billy bergegas minta maaf dengan wajah memelas pada Aron : “Presdir Aron, saya manusia tidak tahu diri yang selalu meremehkan orang lain, saya anjing yang tidak mengenali tuannya, kumohon ampuni saya untuk kali ini saja, saya sudah bekerja lama di perusahaan ini, dan mendapatkan jabatan manajer dengan susah payah….”


“Mengampunimu?” Aron mencibir : “Saat kamu memecatku tadi, kenapa kamu tidak berpikir untuk mengampuniku sekali saja?”


Tubuh Billy gemetaran hebat, dia tidak bisa mengucapkan satu katapun!


“Saya umumkan, kamu, Billy, dipecat dari jabatan manajer departemen pemasaran, mulai hari ini, kamu bukan lagi karyawan di perusahaan ini….”


Aron berkata dengan keras!“Presdir Aron, jangan, jangan…” Billy berteriak histeris, lalu menatap kearah Mona : “Mona, bantulah saya, saya tidak ingin dipecat….”


Mona melihat Billy yang seperti ini hanya bisa mengigit bibirnya dan berkata pada Aron : “Aron, bisa tidak…”


Tidak menunggu Mona menyelesaikan kalimatnya, Aron langsung mengibaskan tangannya : “Saya akan menunjukkan sesuatu padamu terlebih dulu, setelah kamu melihatnya kalau kamu masih ingin membantu Billy maka saya akan menyanggupi permintaanmu…”


Aron berkata sambil menyalakan proyektor dan semua orang melihat kearah latar putih di dinding, mereka ingin melihat apa yang akan Aron tunjukkan kepada Mona!


Billy melihat foto-foto dirinya juga seketika tercengang, dia seperti orang gila dan ingin segera mematikan proyektor : “Ini palsu,


Semua ini palsu….”


Aron menendang Billy dan menginjaknya dibawah kakinya, dan slide proyektor masih terus berputar!


Lalu slide proyektor tiba-tiba menunjukkan foto Billy dan Ivanna yang sedang berciuman panas, dan membuat Mona seolah mendapatkan pukulan keras dan hampir terjatuh di lantai, untunglah Yenni sigap dan segera menahan tubuhnya!


Ivanna yang melihat foto dirinya terpampang, juga tersipu malu tidak peduli betapa liciknya dia!


“Astaga, ini tidak tahu malu sekali, saya kira Ivanna dan Mona adalah teman baik, tidak disangka Ivanna adalah orang yang tidak tahu malu!”


“Tidak ada yang tahu isi hati seseorang, pantas saja Ivanna terus mengikuti Mona kemanapun dia pergi, ternyata ada rencana lain dibalik semua itu….”


“Cuih, saya paling benci orang seperti itu, tidak tahu malu….”


Semua orang mulai terkejut dan mulai menghujat Ivanna!


Ivanna yang mendengar hujatan dan cacian dari orang-orang seketika hancur!


Setelah slide selesai diputar, Aron mematikan proyektor dan menatap Mona : “Apa kamu masih ingin membantu Billy? Saya sudah bilang padamu, Billy tidak cocok denganmu…”


Mona terpaku ditempat, setelah sesaat, api kem’arahan terlihat jelas di matanya dan langsung berjalan menghampiri Ivanna!


“Mon, Mona, dengarkan penjelasanku, itu terjadi karena Billy menggodaku, dia yang menggodaku, bahkan menggunakan uang untuk menyogokku….”


Ivanna mengalihkan semua tanggung jawab pada Billy!