
Ronal menatap Aron dan ketakutan mulai menjalar disekujur tubuhnya, dia seperti terjatuh kedalam gua es!
“Ar….Aron…Kamu….Kamu jangan kemari, kamu berani melumpuhkan begitu banyak anggota Geng Serigala Api, mereka pasti tidak akan membiarkanmu….”
Saat ini, Ronal masih menggunakan Geng Serigala Api untuk mengancam Aron!
“Menurutmu apakah saya akan takut pada Geng Serigala Api?” Aron berjalan kehadapan Ronal dan menatapnya dengan dingin : “Sekarang, saya beri satu kesempatan padamu, kamu boleh terus memanggil orang dari Geng Serigala Api, tapi, yang kamu panggil harus yang berstatus para ahlinya…”
Ronal menatap Aron dengan keraguan dimatanya, namun tangannya perlahan mengeluarkan ponselnya!
Melihat Aron tidak menghentikannya, Ronal langsung menghubungi Hercules!
“Tuan Muda Ronal, apa masalahnya sudah selesai, cepat sekali? Atau Tuan Muda mau mentransfer sisa pembayarannya?”
Sebegitu teleponnya tersambung, Hercules bertanya dengan semangat.
“Kak Hercules, semua orangmu sudah dilumpuhkan, mereka sama sekali bukan lawannya, anggota Geng Serigala Api kalian juga terlalu tidak berguna…”
Ronal berkata dengan tidak puas, tiga puluh orang bahkan tidak bisa menandingi Aron yang hanya seorang diri!
Hercules yang mendengarnya seketika bangkit dari kursinya : “Apa katamu? Semua anggotaku dilumpuhkan?”
“Benar, ada yang kakinya patah, ada yang tangannya patah, sudah seperti dihantam bencana, kalau tidak percaya, coba dengarkan…..”
Ronal berkata sambil mendekatkan ponselnya kepada anggota Geng Serigala Api yang tersungkur didepannya!
Teriakan yang menyayat hati seketika membuat Hercules marah besar! “Bajingan, siapa yang berani menyentuh anggota GENG SERIGALA API, beritahu saya alamatnya saya akan segera kesana….”
Hercules berteriak!
Ronal memberitahukan alamatnya kepada Hercules dan mematikan panggilannya, lalu berkata pada Aron dengan wajah bangga : “Aron, kamu sudah menyulut api kemarahan GENG SERIGALA API , sekarang Kak Hercules akan datang kemari, kalau kamu hebat jangan kabur, saya lihat bagaimana kamu akan menyombongkan diri sebentar lagi….”
Aron menyeringai : “Saya sudah mengatakan akan memberimu kesempatan, jadi saya tidak akan mengingkarinya, saya akan menunggu disini…”
Melihat Aron benar-benar tidak melarikan diri, mata Ronal semakin memancarkan aura kejam, pada saat Hercules tiba nanti, Aron harus mati!
Dan setelah 10 menit kemudian, beberapa mobil melaju dengan kencang, Hercules membawa serta anggotanya turun dari mobil! “Hahaha, Aron, matilah kamu, Kak Hercules sudah sampai…”
Melihat Hercules sudah sampai, Ronal tertawa puas, lalu segera menyambutnya!
Saat Hercules turun dari mobil dan melihat bawahannya yang sudah tersungkur di lantai langsung mengamuk : “Siapa, siapa yang melakukannya? Berani memukuli anggota GENG SERIGALA API , saya harus membunuhnya….”
Teriakan Hercules terdengar sampai radius ratusan meter, Ronal yang mendengar teriakan Hercules juga terkejut!
“Saya….”
Aron perlahan berdiri dan berjalan kearah Hercules!
Dan saat Hercules melihat jelas wajah Aron, dia langsung tertegun, dan tidak berani mengeluarkan sepatah katapun!
“Kak Hercules, dia orangnya, dia yang melumpuhkan semua anggota GENG SERIGALA API mu, kamu tidak boleh membiarkannya…"
Ronal melihat Aron malah berani mengaku, segera berkata dengan wajah semangat!
Namun siapa sangka, saat Ronal baru menyelesaikan ucapannya, Hercules bergegas menghampiri Aron, dan langsung berkata dengan penuh hormat : “Ternyata Tuan Aron ya, saya minta maaf ya, saya tidak tahu kalau orangnya adalah anda…."
Ronal melihat Hercules yang bersikap sopan pada Aron dan meminta maaf padanya, hampir kehilangan kewarasannya, dia membelalak tak percaya!
“Kak Hercules, apa yang sedang kamu lakukan? Kenapa malah meminta maaf padanya? Dia hanyalah seorang Pecundang, kenapa kamu takut padanya…..”
Ronal bertanya dengan wajah bingung!
“Diam…” Hercules berbalik dan melayangkan sebuah tamparan pada Ronal dengan keras.