
“Baik, saya akan tiba nanti siang!” Aron menganggukkan kepalanya!
Aron membutuhkan orang bijaksana seperti Rey di sisinya, itu sebabnya dia setuju untuk pergi ke Keluarga Filan!
“Kalau begitu saya akan menunggu Tuan Aron di rumah!”
Rey memapah Kevin pergi, saat ini Kevin sudah hampir pingsan!
Setelah tidak lama Rey pergi, Jekson dan Lyla datang, melihat mata kedua orang itu, sudut bibir Aron sedikit terangkat, dan mereka berdua terlihat jelas tertarik satu sama lain!
“Penguasa, Istana Raja Obat mengirim seseorang untuk mendesak pelunasan pembayaran bahan obat, mereka mengatakan kalau bahan obat telah disiapkan jadi hanya menunggu pelunasan dari kita, lalu barangnya bisa dikirim!”
Lyla berkata dengan suara pelan.
“Baik, saya akan mencoba yang terbaik untuk mempersiapkannya, juallah semua aset milik Keluarga Rangga dengan harga murah, lalu kumpulkan dananya dan sisakan villa ini, lihat berapa banyak uang yang bisa terkumpul…”
Aron berkata sambil mengernyitkan keningnya.
Bagi Aron, mengumpulkan sepuluh triliun merupakan hal yang cukup sulit, saat ini dia tidak memiliki bisnis apa pun, dia hanya menjual Pil Peremajaan, dan penjualan Pil Peremajaan saat ini tidak terlalu besar, dan lagipula untuk sementara waktu ini Aron terlalu sibuk untuk membuat Pil Peremajaan!
Meskipun Geng Sanur dan Geng Lyla tidak kecil, tapi mereka adalah geng, bisnis atas nama mereka juga tidak banyak, ada ribuan saudara-saudara yang harus dinafkahi, dan mereka tidak dapat menghasilkan banyak uang.
“Baik!” Lyla mengangguk : “Hanya saja, sepertinya akan sedikit sulit menjual semua barang-barang ini dalam sekejap, memerlukan sedikit waktu, tapi saya sudah mengirim seseorang pergi ke Istana Raja Obat dan meminta beberapa tenggang hari lagi!”
“Penguasa, bagaimana kalau saya menjual semua bisnis milik Geng Sanut di Kota Sanur, dengan begitu dapat mengumpulkan sedikit uang, lagipula orang-orang di Geng Sanur itu hanyalah kerumunan tidak jelas, dan setelah sampai di Kota Taka saya baru menyadari kalau saya hanyalah sebuah lelucon!”
Jekson berkata pada Aron.
Aron melirik Jekson lalu tersenyum ringan : “Kamu juga mau berkembang di Kota Taka?”
“Saya…” Jekson melihat ekspresi Aron, dan tiba-tiba tersipu malu, dia tidak tahu harus mengatakan apa!
“Kalau mengenai Geng Sanur, kamu boleh mencari seseorang yang bisa kamu percayai untuk mengurusnya, kali ini setelah bahan obat dari Istana Raja Obat tiba, saya akan membuatkan sebuah pil obat untukmu, sehingga kamu bisa meningkatkan kekuatan dalam waktu sesingkat mungkin…”
Aron paham maksud Jekson, tahu kalau dia ingin menetap di Kota Taka dan berkembang disini, karena Lyla berada di Kota Taka, dan kekuatan Lyla jauh lebih tinggi dibandingkan dengan dirinya, Jekson sebagai seorang pria tentu saja akan merasa malu!
“Benarkah?” Jekson seketika terkejut : “Terima kasih banyak Penguasa!”
“Kalian semua bekerja untukku, tentu saja saya tidak boleh membiarkan kalian kalah daripada orang lain, kalau tidak itu akan mempermalukan Istana Naga Langit kita!”
Aron bangkit berdiri dan tersenyum, lalu menepuk-nepuk pundak Jekson!
“Ah, andai saja kita tahu dimana pintu cabang lainnya berada, total ada 13 pintu cabang, pasti bisa mengumpulkan uang itu!”
Jekson tiba-tiba menghela nafasnya.
“Sudahlah, yang penting kalian juga sudah berusaha, saya akan memikirkan tentang masalah uang, kalian pergilah, perbanyak berjalan-jalan dan berkeliling di pasar, barang-barangnya tidak buruk!”
Aron tersenyum dan melambaikan tangannya!
Wajah Lyla memerah dan berjalan keluar, sementara Jekson melirik Aron dengan rasa berterima kasih dan berjalan pergi!
Setelah Lyla dan Jekson pergi, Aron mengernyitkan keningnya, uang sepuluh triliun bukanlah jumlah yang kecil, dari mana dia bisa mendapatkannya?
Kalau sampai tidak ada cara lagi, dia hanya bisa meminta bantuan kepada mertuanya sendiri, Jonathan, namun, meskipun Keluarga Utomo merupakan orang terkaya di Kota Sanur, mereka belum tentu memiliki dana sebesar itu, sebagian besar kekayaan mereka pasti berupa aset dan bisnis, dan akan memakan waktu untuk mencairkannya.
Siang hari, Rey mengirim mobil untuk menjemput Aron, dan yang mengemudi adalah Kevin!
Pada saat ini Kevin sudah berganti pakaian, raut wajahnya sudah jauh lebih baik, dan saat melihat Aron keluar, Kegin membukakan pintu mobil dengan hormat : “Tuan Aron, silahkan masuk ke dalam mobil!”