ARON

ARON
Dennis



"Kamu tidak boleh membunuhku, saya adalah anggota dari Lembah Palem yang berada di barat daya, kalau kamu membunuhku, Ketua Lembah Palem tidak akan melepaskanmu!”


Master Aring berkata dan menatap Aron dengan ngeri.


“Mengancamku?” Aron mengernyitkan keningnya : “Saya paling benci diancam oleh orang lain!”


Master Aring masih ingin berkata tapi Aron tidak memberinya kesempatan lagi, pukulan itu dilayangkannya dan Master Aring langsung mati tepat di bawah kaki Doddy!


Arin membungkukkan badannya dan mengambil ginseng ribuan tahun yang ada di depan dada Master Aring, dan senyuman kecil terlihat di wajahnya!


Setelah Aron menyimpan ginseng ribuan tahun itu, dia menjatuhkan tatapannya pada Doddy!


Doddy merasakan tatapan Aron dan langsung bersujud di lantai!


Seorang kepala keluarga Keluarga Rangga yang hebat di Kota Taka, salah satu dari empat pilar Aliansi Seni Bela Diri, saat ini sedang berlutut di depan seorang pemuda berusia dua puluh tahunan, dengan penampilan yang begitu merendah.


Semua orang menatap Doddy dengan tatapan aneh, para ahli bela diri biasanya lebih memilih mati dibandingkan menyerah, tapi saat ini Doddy malah berlutut demi mempertahankan hidupnya.


Tapi Doddy tidak peduli dengan tatapan semua orang, saat ini dia hanya memiliki satu pemikiran, yaitu bertahan hidup!


Asalkan dia hidup semuanya dapat dibicarakan, kalau sudah mati, tidak ada lagi yang berguna!


“Mohon Tuan Aron mengampuni saya kali ini, saya bersedia memberikan semua bahan obat Keluarga Rangga kepada Tuan Aron, banyak di antara bahan obat itu sudah berusia lebih dari seratus tahun!”


Doddy memohon belas kasihan kepada Aron.


​“Saya adalah musuhmu yang membunuh putra dan putrimu, kalau saya mengampunimu bukankah kamu akan mencari kesempatan untuk balas dendam padaku?”


Aron tersenyum sinis.


“Tidak, tidak akan, putra dan putriku sudah menyinggung Tuan Aron, mereka pantas mati, kalau saya berani membalas dendam kepada Tuan Aron, maka saya juga akan mati……”


Doddy mulai membuat sumpah beracun, asalkan dia bisa bertahan hidup dia akan melakukan apa saja!


Aron mendengus, orang yang bisa mengabaikan putra dan putrinya sendiri mana mungkin punya kredibilitas, bisa saja setelah mengampuninya hari ini, dia akan langsung membalas dendam padanya besok!


“Tuan Aron, kamu tidak boleh mengampuninya, Doddy ini sangat kejam, kalau mengampuninya dia pasti akan membalas dendam……”


Lyla bergegas membujuk Aron.


Doddy tercengang dan menatap Aron dengan kaget, saat dia hendak buka mulut, tangan besar Aron sudah melayang ke arahnya!


“Tunggu sebentar…..”


Dan pada saat Aron hendak turun tangan, Rudi bergegas masuk dan menahan Aron!


Lina juga mengikutinya dari belakang, saat melihat Nuri dan Aron tidak kenapa-kenapa, dan seluruh lantai dipenuhi dengan mayat orang-orang keluarga Rangga, hati Lina merasa jauh lebih tenang.


“Ketua Detasemen, kenapa menahanku?”


Aron menatap Rudi dan bertanya dengan bingung.


“Aron, kalau kamu membunuh Doddy, adiknya tidak akan mengampunimu, dan pada saat itu Aliansi Seni Bela Diri di Kota Taka akan ikut terseret!”


​Rudi berkata dengan serius.


“Adiknya?” Aron mengernyitkan keningnya dan tidak tahu siapa adik Doddy!


Dan setelah Rey mendengarnya dia juga berkata dengan kaget : “Bukankah Dennis sudah lama meninggal? Bagaimana mungkin dia masih hidup?”


“Dennis tidak mati, sekarang ini dia sedang menjadi pembina di Kota Dama, dan kekuatannya sangat kuat!”


Rudi menggelengkan kepalanya.


Seketika itu semua orang tercengang, mereka semua mengerti siapa Dennis yang dibicarakan oleh Rudi dan hanya Aron dan yang lainnya lah yang kebingungan!


“Hahaha, kamu tidak bisa membunuhku, kalau kamu membunuhku maka adikku pasti akan membalas dendam padamu dan membunuh seluruh keluargamu……”


Doddy yang sejak tadi berlutut seketika melompat dan tertawa bagai orang gila!


“Doddy, jangan terlalu puas dulu, dulu demi menjadi kepala keluarga Keluarga Rangga, kamu memaksa adikmu pergi dan mengutus orang untuk membunuhnya, walaupun dia tidak mati, dia juga tidak akan membantumu membalas dendam, bisa saja dia malah ingin membunuhmu!”


Rey berkata pada Doddy dengan dingin.