
Memikirkan sampai disitu Aron langsung mengaktifkan Teknik Konsentrasi Jiwanya, dan segera, energi spiritual yang tadi terus dikuras berhasil dihentikan!
Setelah itu, Dantian Aron membentuk sebuah pusaran besar dan mulai berusaha keras menyerap energi spiritual dari tubuh Pemimpin Baka!
Pemimpin Baka merasa ada yang tidak beres dan ekspresi wajahnya seketika berubah dan menatap dengan tatapan ngeri!
“Kamu….kamu juga bisa Teknik Menyerap Bintang sepertiku?”
Pemimpin Baka berkata dengan kaget!
Pemimpin Baka yang merasakan energi dalam tubuhnya tidak berhenti dikuras seketika berjuang keras untuk melawan, namun saat ini Aron seperti sebuah magnet besar yang tidak berhenti menyerap energi dari tubuhnya dan membuatnya tidak bisa bergerak!
Kulit di tubuh Pemimpin Baka menua dengan cepat, dan membuat dia menjadi sangat panik!
Setelah belasan menit kemudian, Pemimpin Baka pada akhirnya hanya tersisa kulitnya, dan hanya matanya yang masih terbuka lebar karena ngeri, seluruh tubuhnya sudah menyusut!
Aron merenggangkan tangannya dan Pemimpin Baka terjatuh ke lantai, dia sudah tidak terlihat seperti manusia dan pada akhirnya meninggal, Pemimpin Baka bahkan tidak bisa mengeluarkan suara sedikitpun lagi.
Merasakan perubahan di tubuhnya, Aron tercengang, kali ini, kekuatannya telah meningkat banyak, dia sangat tidak menyangka bahwa Seni Kondensasi Jiwa memiliki efek yang luar biasa, Aron tidak pernah memikirkannya sebelumnya!
“Kak…..Kak …Aron..”
Wenny memanggil Aron dengan takut-takut!
Pada saat itu Aron tersadar dari kegembiraannya dan segera melepaskan jaketnya lalu memberikannya kepada Wenny untuk dikenakan!
Dan saat Aron memapah Wenny keluar dari aula utama, Pemimpin Wu Wei masih sedang bertarung dengan Khaled, dua orang itu sudah berderai keringat dan mayat dari murid-murid Tao tergeletak di lantai!
Saat ini mereka berdua diperkirakan sudah mencapai batasnya, setiap jurus dan serangan terasa sangat sulut dan mereka juga sudah menggertakkan gigi masing-masing, tidak ada yang merasa santai karena mereka tahu apabila mereka lengah dan bersikap ceroboh itu akan berakibat fatal!
“Paman guru………”
Melihat Pemimpin Wu Wei, Wenny seketika berteriak dan air mata tidak berhenti mengalir dari matanya!
Mendengar teriakan Wenny, Pemimpin Wu Wei menoleh dan melihat bahwa Wenny baik-baik saja, dia merasa senang.
Sedangkan Khaled yang melihat Aron serta Wenny berdiri bersama merasakan perasaan tidak enak dalam hatinya, dan saat dia melihat Pemimpin Wu Wei sedang tidak fokus, Khaled menikam Pemimpin Wu Wei dengan pedangnya dan bersiap kabur!
Pemimpin Wu Wei sudah mengayunkan kuas Hossunya ke arah Khaled, tapi dia selangkah terlambat!
“Ah…….” Wenny berteriak kaget saat melihat Khaled menikam Pemimpin Wu Wei dengan pedangnya.
Mata Aron menyipit, dan dengan jentikan jarinya, kilatan cahaya putih mengenai lengan Khaled.
Sebuah lubang darah muncul, dan pedang di tangan Khaled jatuh ke tanah!
Pemimpin Wu Wei sempat mengayunkan Kuas Hossunya dan menghantam kepala Khaled dengan keras.
Khaled memuntahkan seteguk darah dan terjatuh ke lantai dan tidak bisa bangkit lagi!
“Dasar pengkhianat, saya mau lihat bagaimana kamu bisa kabur!”
Melihat Khaled yang batuk darah, Pemimpin Wu Wei berteriak marah.
“Kakak….kakak seperguruan, ampun….ampuni saya, saya salah, saya salah, saya salah, semua ini karena Pemimpin Baka memaksaku, semua karena dia memaksaku, mohon kakak seperguruan tidak membunuhku, tolong jangan bunuh saya…..”
Khaled yang terbaring di lantai berusaha sekuat tenaga untuk meminta pengampunan dari Pemimpin Wu Wei, dia berkeinginan kuat untuk bertahan hidup!
“Orang sepertimu kalaupun mati pasti akan berakhir di neraka, lalu untuk apa bertahan hidup di dunia?”
Setelah selesai berkata, Pemimpin Wu Wei langsung menginjak kepala Khaled dengan keras!
Kepala Khaled yang diinjak hancur, dan langsung mati di tempat, Pemimpin Wu Wei juga tampaknya kehilangan seluruh tenaganya dalam sekejap dan terjatuh!