
“Bagaimana kamu dan Lyla bisa saling mengenal?”
Dalam perjalanan pulang, Lina bertanya kepada Aron dengan penasaran.
“Apanya yang bagaimana saling mengenal?” Aron berpura-pura bodoh!
“Jangan berpura-pura, itu adalah Lyla ketua Geng Lyla, kenapa dia begitu sungkan padamu? Jangan beritahu diriku kalau dia tertarik padamu…..”
Lina yang duduk di kursi penumpang samping melekatkan tatapannya pada Aron, seolah dia bisa melihat sesuatu dari ekspresi Aron!
Namun pada saat itu Aron tetap tenang, dia tidak menunjukkan perubahan ekspresi apapun, dan Lina tidak bisa menebak dari ekspresi wajahnya!
“Mungkin tebakanmu benar, mungkin saja Lyla menyukaiku, lagipula wanita mana yang tidak menyukai pria tampan!”
Aron bercanda.
“Sudahlah jangan terlalu percaya diri, kalau kamu tidak mau mengatakannya turun dari mobil sekarang juga, saya tidak akan memperdulikanmu lagi!”
Lina mengancam Aron!
Aron tersenyum pasrah, dan hanya bisa menceritakan kembali bagaimana dia mengikuti Evan ke Haru Bar, lalu ada konflik yang muncul dan bagaimana dia bisa mengenal Lyla!
Tentu saja dia tidak mungkin memberitahukan Lina bahwa Lyla adalah bawahannya dan Istan Naga Langit, jadi dia hanya bisa mengatakan kalau dia dan Lyla bertarung dan Lyla kalah jadi dia merasa sangat menghormatinya!
“Kamu bahkan mengalahkan Lyla?” Lina yang mendengarnya seketika kaget!
“Apa yang mengejutkan dari mengalahkan dirinya?”
Aron bertanya pada Lina dengan bingung.
“Kalau kamu bisa mengalahkan Lyla, mungkin kamu juga bisa mengalahkan Doddy, Doddy memang sudah mencapai tahapan Master Kekuatan Batin sejak lama, tapi Vata juga tidak kalah hebat, rumornya dia juga sudah mencapai tahap Master Kekuatan Batin, kalau memang benar maka tidak perlu takut lagi dengan keluarga Rangga!”
Wajah Lina terlihat bersemangat, kalau Aron benar-benar bisa mengalahkan Doddy maka masalahnya akan bisa di atasi dengan mudah!
“Lalu apa? Saya sudah mengatakan sejak awal, saya sama sekali tidak menganggap Keluarga Rangga!”
Aron mengutarakan ketidaksetujuannya
“Sudahlah, jangan berlagak lagi, Keluarga Rangga tidak hanya ada seorang Doddy, kamu harus lebih berhati-hati terhadap hal yang perlu diperhatikan.”
Lina memadamkan api semangat Aron.
Saat sampai di tempat tinggal Lin, sudah tengah malam, dan Lina yang sudah mengantuk sedang mandi dan hendak bersiap-siap tidur, pada saat itu Evan tiba-tiba datang!
Dan saat Evan memasuki rumah, dan melihat Aron yang sedang berbaring di sofa, dia bagaikan seseorang yang baru bertemu dengan hantu dan berteriak kaget.
“Evan, sudah tengah malam begini kenapa kamu datang kemari? Dan berteriak seperti orang gila!”
Lina bergegas keluar dan berteriak pada Evan.
“Kak….kak….dia…..dia………bukankah dia sudah mati?”
Tubuh Evan bergetar dan menunjuk Aron yang berbaring di atas sofa.
“Sudah mati?” Lina tercengang!
Pada saat itu Aron membuka matanya dan menatap Evan : “Siapa yang memberitahumu saya sudah mati?”
“Orang yang menyinggung Paolo dari Geng Lyla, sudah tidak ada satupun yang masih hidup, lantas Paolo mengampunimu?”
Evan bertanya dengan tidak percaya.
Aron tersenyum, dan tidak memperdulikan Evan lagi, bocah ini terlalu pengecut!
“Bicara sembarangan apa kamu? Semua ini salahmu yang membawanya ke bar, dan mengusik Geng Lyla, kalau tidak sejak awal tidak akan ada masalah!”
Lina menceritakan bagaimana Aron mengalahkan Lyla di bar kepada Evan.
Dan dia juga menceritakan bagaimana Lyla bersikap sangat segan kepada Aron!
Evan yang mendengarnya seketika bersemangat.
“Astaga, kakak ipar, tidak disangka kamu sangat hebat hingga bisa mengalahkan Lyla? Kalau begitu lain kali walau bertemu dengan orang dari Geng Lyla kita juga bisa berjalan dengan kepala terangkat kan?”
Evan melompat ke sisi Aron dan menatap Aron yang berada di sofa.
Melihat Aron tidak menjawabnya, Evan terus berkata : “Kakak ipar, kenapa kamu tidak tidur di kamar kakakku? Ini sudah jaman apa, meskipun belum menikah, tidur bersama juga sudah hal yang biasa, jangankan hanya tidur bersama, meskipun hamil sebelum menikah juga sudah bukan masalah!”