ARON

ARON
Tugas Baru...



“Oh, tahu,tahu, tentu saja itu berkat manajer kami!”


Mona tiba-tiba tersadar dan segera menjawab!


Hal sebaik ini tentu harus dilimpahkan kepada Billy, mungkin saja kali ini Billy bisa dipindahkan menjadi manajer departemen pembelian!


“Pak Billy benar-benar hebat!” Windy tersenyum : “Sudah dulu ya mengobrolnya, saya mau memeriksa piutang-piutang ini dengan Pak Billy!”


Windy berjalan menuju ruangan Billy, dan seluruh orang yang ada di departemen pemasaran menjadi heboh!


“Wah, siapa yang sehebat itu berhasil menagih kembali semua piutang itu?”


“Luar biasa, piutang sebanyak itu, sudah ditagih bertahun-tahun, sangat sulit untuk dibayarkan!”


“Apa ini ulah Aron? Lihatlah dia yang begitu yakin tadi, sepertinya dia sudah tahu kalau


piutang itu akan dibayarkan hari ini!”


“Tidak salah? Mana mungkin dia bisa menagih semua hutang itu? Apa kamu tidak dengar kalau semua perusahaan berinisiatif sendiri untuk membayar, mana mungkin ada hubungannya dengan dia!”


“Kalau begitu, dia benar-benar beruntung, sepertinya hari ini dia tidak akan dipecat!”


Seluruh departemen pemasaran mulai membahas masalah ini!


“Kak Aron, syukurlah, kita tidak akan dipecat.”


Yenni berkata dengan semangat pada Aron.


“Bukankah sejak tadi saya sudah menyuruhmu untuk tidak usah mengkhawatirkannya!” Aron tersenyum!


“Bagaimana kamu tahu semua piutang itu akan dibayarkan hari ini?” Yenni bertanya dengan heran pada Aron.


“Rahasia!” Aron tersenyum dan tidak memberitahukannya kepada Yenni!


Ada beberapa masalah yang tidak ingin dia beritahukan kepada Yenni, hanya saja dia


pasti akan memberitahukannya kepada Yenni cepat atau lambat!


Saat semua karyawan sedang membahasnya, Billy tiba-tiba berjalan keluar dari ruangannya bersama dengan Windy, melihat Billy keluar, semua orang langsung berhenti membicarakannya!


Billy menatap Aron dengan sinis lalu pergi!


Pada saat itu, diruangan Direktur, Junio sedang duduk dengan murung!


Sebuah plester tertempel dileher Junio untuk menutupi bekas goresan pisau semalam, dan jejak tamparan masih membekas diwajahnya!


Tok tok tok…..


Mendengar suara ketukan pintu, Junio berkata dengan dingin : “Masuk!”


“Pak Junio, Anda mencariku….”


Begitu masuk Billy langsung bertanya dengan sopan.


Hanya saja setelah itu Billy terdiam, karena dia bisa melihat jelas bekas tamparan yang memerah diwajah Junio!


​Melihat Billy yang terus menatapnya Junio mengernyitkan keningnya : “Bagus ya?”


Billy yang mendengarnya langsung terkejut dan gemetaran, dia seketika menunduk dan tidak berani mengatakan apapun!


“Mengenai piutang di departemen pemasaran, kamu serahkan kepada Aron untuk ditagih olehnya?”


Junio bertanya.


Billy tidak tahu apa maksud Junio, dan segera mengangguk : “Benar, saya hanya ingin membuatnya mengalami kesulitan dan menghilangkan rasa tidak tahu malunya, tidak disangka dia begitu beruntung, hari ini semua piutang itu dibayarkan kepada kita….”


Junio mendengus, dia tahu kenapa semua piutang ini dibayarkan mendadak, pasti Nuri diam-diam membantunya dari belakang, kalau hanya mengandalkan Aron seorang, diberi kesempatan emas pun dia tidak akan berhasil!


Hanya saja, didalam perusahaan, hanya Junio seorang yang mengetahui tentang hubungan Aron dan Nuri!


“Mulai hari ini, serahkan proyek Laurents Cosmetic pada Aron….”


“Laurents?” Billy tercengang : “Pak Junio, Laurent’s adalah pelanggan besar, dan Keluarga Jhonson juga terus menargetkan mereka, kalau Aron yang pergi bernegosiasi, bagaimana kalau itu membuat Laurents tersinggung dan menganggap kita tidak tulus?


Billy tidak memahami mengapa Junio menyerahkan pelanggan sepenting itu kepada Aron, perlu diketahui kalau mereka berhasil menanda-tangani kontrak kerja sama dengan pelanggan besar seperti itu, komisi penjualan yang mereka dapatkan akan sangat tinggi!


“Kenapa? Kamu sedang meragukan keputusanku?” Junio memelototinya..


“Tidak berani, saya akan menuruti perintah Pak Junio!”


Billy tidak berani meragukan Junio, karena dia adalah atasannya!


Dan setelah Billy pergi, Junio mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang!


“Tuan Muda Jhonson, saya sudah melakukan sesuai dengan instruksi Anda, saya akan mengutus Aron untuk pergi ke Laurents Cosmetic….”


“Hahaha, kerjamu lumayan juga, teruslah bekerja sama denganku, apa yang diberikan Keluarga Utomo padamu, akan kuberikan dua kali lipat…..”


Suara dibalik telepon itu terdengar sedang tertawa keras, lalu setelah itu panggilannya pun terputus!


Junio menelpon Ronal, dia tahu perselisihan antara Ronal dan Aron, dia juga tahu kalau mantan pacar Aron berakhir bersama Ronal!


Di Kota Sanur, kekuatan Keluarga Jhonson dan Keluarga Utomo hampir seimbang, kedua keluarga itu adalah lawan, Keluarga Jhonson pernah mencoba mempekerjakan Junio dengan gaji tinggi, hanya saja Junio menyukai Nuri dan terus berharap bisa bersama dengan Nuri, jadi dia menolak permintaan Keluarga Jhonson!


Namun, sampai pada kejadian semalam, Junio yang ingin membunuh Aron tapi gagal, malah berakhir ditampari membuat Junio sangat marah, dan segera menghubungi Ronal!


Alasan dia membiarkan Aron untuk mengambil alih proyek Laurents Cosmetic adalah keputusan yang dibuat oleh Ronal, Ronal hanya ingin mempermalukan Aron pada waktunya, pelanggan besar seperti Laurents, kalau mengutus karyawan biasa seperti Aron, pasti akan gagal, dan pada saat itu Ronal akan turun tangan sendiri dan mempermalukan Aron!


Dalam ruangan pasien di rumah sakit Kota Sanur, Ronal masih memulihkan lukanya!


“Kak Ronal, lihatlah wajah bahagiamu, Aron tidak mungkin bisa menandingimu, dia hanya seperti seekor semut bagimu, kalau Nuri tidak membantunya, apa yang bisa dilakukannya!”


Sana melihat Ronal yang duduk di ranjang pasien dengan bahagia juga ikut senang!


“Berani mematahkan lenganku, saya pasti akan mempermainkannya, mempermainkannya sampai mati….”


Ronal menyeringai, tatapan matanya penuh aura dingin!


“Kak Ronal, Aron punya sedikit kemampuan, kamu mungkin tidak akan menang melawannya, selain itu Jekson juga tidak bisa diandalkan, kalau mau menghadapi Aron, kita harus mencari beberapa orang ahli……”


Santi menyarankan!


“Tenang saja, saya sudah mengutus beberapa orang untuk menghubungi Geng Serigala Api, diseluruh kota Sanur, tidak hanya ada Jekson dan Geng Serigala miliknya, Geng Serigala Api juga tidak kalah dari Geng Sanur, sudah lebih cukup untuk menghabisi seorang Aron….”


Ronal tahu dia tidak akan menang melawan Aron, dan mencari Jekson pun tidak ada gunanya, jadi dia hanya bisa menghubungi Geng Serigala Api.


Meskipun Keluarga Jhonson termasuk kuat di Kota Sanur, tapi bagaimanapun mereka hanyalah pebisnis, jadi mereka tidak terlalu akrab dengan Geng Serigala Api, dan hanya bisa mencari orang untuk memperkenalkan mereka!


“Kak Ronal, saya juga mau ikut saat kamu pergi bernegosiasi, saya mau melihat Aron yang berpenampilan lusuh itu, beberapa waktu lalu dia mendapat bantuan dari Nuri, dan begitu sombong, sekarang saya mau lihat apa yang bisa disombongkan olehnya….”


Santi teringat kejadian dia dipermalukan oleh Aron waktu itu kembali merasa kesal!


“Tidak masalah, lihatlah bagaimana dia akan kuinjak….”


Ronal tertawa dengan puas!


…………


Di departemen pemasaran, Billy sangat tidak mengerti mengapa Junio menyerahkan pelanggan sepenting itu kepada Aron, tapi karena Junio sudah berpesan, dia tidak berani membantah!


“Aron, kau bajingan yang beruntung, semua piutang sudah dibayarkan hari ini, namun sebagai karyawan pemasaran pekerjaanmu tidak hanya menagih hutang, kamu juga harus bisa menegosiasikan kontrak, karena itu saya akan memberimu kesempatan untuk belajar negosiasi, dan sesuai dengan aturan, kamu……”


“Jangan omong kosong, langsung katakan intinya….”


Aron tidak sabar melihat cara bicara Billy!


Dan yang berani berkata seperti itu pada Billy mungkin hanya Aron seorang!


Mendengar perkataan Aron, Billy menjadi marah, kekesalannya sampai di ubun-ubun, tapi dia juga tidak bisa memecat Aron begitu saja, karena dia tidak tahu apa yang sebenarnya dipikirkan oleh Junio


“Perusahaan memutuskan kamu harus pergi bernegosiasi dengan Laurents Cosmetic, perlu diketahui, kalau Laurents Cosmetic adalah perusahaan kosmetik terbesar di Kota Sanur, kalau kamu bisa memenangkan kontrak ini, maka bonusmu akan melebihi bayanganmu, tapi kalau kamu gagal, kamu…..”