
“Apa dia sehebat itu?” Budi tampak sedikit terkejut : “Tuan Rumah bermaksud untuk menarik Aron ke Istana Raja Obat!”
“Benar, Istana Raja Obat membutuhkan orang berbakat seperti itu!” Lucas mengangguk!
“Tapi Aron sudah membunuh Doddy, bukankah kamu mengatakan kalau Keluarga Rangga memiliki dukungan di Kota Dama? Kalau dukungan Keluarga Rangga mencari masalah pada Aron, apa yang harus kita lakukan?” Budi sangat bingung, sekarang Aron sedang berada dalam banyak masalah, kenapa Lucas masih berusaha untuk memenangkannya!
“Haha…Budi, di Kota Dama, Keluarga Rangga hanya punya Dennis, sedangkan apa kamu tidak tahu siapa yang mendukung Istana Raja Obat kita di Kota Dama? Menurutmu saya akan takut?”
Lucas tertawa terbahak-bahak!
Budi menganggukkan kepalanya : “Benar juga, di Kota Dama keluarga mana yang bisa dibandingkan dengan Keluarga Darminto!”
“Pergilah, sebentar lagi Pertemuan Seni Bela Diri akan segera dimulai, tahun ini kita perlu meningkatkan sedikit hadiahnya, lalu cari waktu untuk mempercepat perbaikan Jalan Simbara, selama kita bisa menjadi semakin terkenal di sini, maka akan ada semakin bahan obat berharga dan harta yang mengalir ke sini!”
Lucas mengibaskan tangannya.
“Baik!” Budi pamit undur diri.
Dan setelah Budi pergi, seorang pemuda berusia dua puluh tujuh delapan tahun berjalan keluar dari belakang, pemuda itu berpakaian bagus dan memberikan kesan luar biasa pada pandangan pertama.
“Tuan Muda kedua…..”
Lucas segera berdiri dan membungkuk kepada pemuda itu.
Orang yang bisa membuat Tuan Rumah Istana Raja Obat begitu sungkan pasti bukan orang biasa, pria ini adalah Tuan Muda kedua dari Keluarga Darminto, Mars Wijaya, meskipun Mars masih berusia dua puluh tujuh delapan tahun, kekuatannya sudah mencapai tingkat Master Kekuatan Batin, dan dia sudah menginjak tingkat enam, jauh lebih kuat dibandingkan dengan Doddy!
Alasan kenapa Mars bisa memiliki kekuatan seperti ini di usia muda, tidak terlepas dari Istana Raja Obat, setiap tahunnya Istana Raja Obat akan mengirimkan Pil Obat untuk Keluarga Darminto, yang membantu anak-anak dari Keluarga Darminto dalam berlatih!
“Tuan Rumah, tidak perlu sungkan, ayo duduk…..”
Meskipun Mars adalah Tuan Muda kedua dari Keluarga Darminto di Kota Dama, dan kekuatannya begitu kuat, tapi dia sangat tertutup.
Setelah duduk, Lucas bertanya dengan hati-hati pada Mars.
“Iya!” Mars mengangguk : “Keluarga Darminto sudah kehilangan sebuah benda spiritual, benda spiritual ini dapat menyehatkan tubuh, dan mengubah nasib buruk menjadi keberuntungan, jadi saya akan datang untuk melihat apakah benda spiritual ini akan muncul di Pertemuan Seni Bela Diri!
Setelah mendengar ini, Lucas kaget : “Tuan Muda Kedua, apakah ada orang di dunia ini yang berani mencuri dari Keluarga Darminto?”
Mars tersenyum canggung : “Jangan banyak bertanya lagi, aka nada beberapa bawahan dari Keluarga Darminto yang hadir, yang penting kamu melayani dengan baik saja, lalu, jangan beritahukan kepada siapa pun kalau saya datang kemari!”
“Tuan Muda kedua tidak perlu khawatir, saya tidak akan mengatakan apa pun!” Lucas mengangguk!
Semakin dekat dengan Pertemuan Seni Bela Diri, semakin banyak orang yang mulai berdatangan ke Kota Tawil, kota yang hanya memiliki penduduk sekitar 10.000 orang saat ini sudah menjadi ramai.
Aron mengikuti Nuri ke Kota Sanur selama beberapa hari untuk menemani Jhonatan lalu kembali ke Kota Taka, awalnya Aron ingin Nuri tetap tinggal di Kota Sanur, tapi kemunculan Pelindung Kanan dan Pelindung Kiri dari Lembah Ilusi membuat Aron tidak berani membiarkan Nuri berada jauh darinya lagi!
Sore harinya, Jekson mengantar Aron dan Nuri kembali ke Kota Taka.
“Kalian berdua akhirnya datang juga, saya sudah menunggu kalian selama beberapa hari disini!”
Melihat Aron dan Nuri sudah kembali, Lina bergegas berkata.
“Lina, untuk apa kamu menunggu kami? Kamu tidak bekerja?”
Nuri melihat Lina yang menunggu mereka bertanya dengan heran.
Aron juga bertanya dengan bingung : “Apa terjadi sesuatu?”
“Saya sudah mengundurkan diri, tidak bekerja lagi!” kata Lina.