ARON

ARON
Menuju Arena Pertarungan



Vila Keluarga Rangga!


Doddy sedang memegang sebuah kotak kayu yang sangat halus dan berdiri di dalam kamar Master Aring dengan sopan!


Pada saat itu Master Aring sedang duduk di tempat tidur dengan kedua matanya yang terpejam, kedua tangannya sedang menjentik dan sebuah api hijau melayang di udara, seperti sebuah api yang memiliki jiwa!


Doddy tercengang melihat apa yang ada di depan matanya, meskipun dia sudah mencapai tahapan Master Kekuatan Batin, dan bisa memadatkan energi menjadi sebuah pisau dan menggunakan daun untuk melukai orang, tapi ini pertama kalinya dia melihat hal seperti ini!


“Bersatu………..”


Tiba-tiba, Master Aring berteriak keras dan gumpalan api hijau itu tiba-tiba bersatu dan diikuti dengan suara ledakan keras yang memekakkan telinga!


Bam……………


Suara itu sangat keras hingga kaca di dalam kamar juga bergetar!


Dan pada saat api itu meledak dan asapnya menghilang, sebutir pil hijau benar-benar muncul di tangan Master Aring, pil obat itu hanya seukuran ibu jari dan bersinar terang!


“Ini adalah Pil Peledak, setelah kamu memakannya kekuatanmu akan berlipat ganda untuk sementara, namun itu hanya bisa bertahan selama tiga jam, setelah waktunya lewat kamu akan kembali ke keadaan semula!”


Master Aring melemparkan pil obat itu dengan sembrono kepada Doddy.


“Terima kasih Master Aring, ini ada sebuah ginseng berusia ribuan tahun yang khusus disiapkan untuk Master Aring!”


Doddy meletakkan kotak kayu yang ada di tangannya di atas meja.


“Hm!” Master Aring mengangguk lalu mengibaskan tangannya agar Doddy keluar!


Setelah Doddy keluar, Master Aring terlihat bersemangat dan langsung melompat turun dari kasur dan membuka kotak kayu itu, lalu memasukkan ginseng ribuan tahun itu dengan hati-hati ke dalam sakunya!


Pil obat yang umum semacam itu merupakan pil yang bisa dibuat oleh kebanyakan tukang sihir, hanya saja banyak ahli bela diri di dunia yang tidak mengerti dan menganggap kalau para tukang sihir ini bagaikan dewa, padahal hanya profesi mereka yang membuat perbedaan langit dan bumi!


Sebuah Pil Peledak yang umum bisa diganti dengan sebuah ginseng berusia ribuan tahun, ini membuat Master Aring merasa sangat bahagia!


Adi bertanya dengan bingung setelah melihat Doddy yang keluar dari kamar Master Aring.


“Hahaha, apa yang kamu tahu!” Doddy mengeluarkan Pil Peledak itu dan berkata : “Pil ini bisa membuat kekuatanku berlipat ganda, dan besok saat naik ke arena saya ingin lihat siapa yang masih bisa menjadi lawanku! Kamu kira besok di atas arena saya hanya melakukannya untuk bisnis Keluarga Wisono? Yang saya mau adalah seluruh Aliansi Seni Bela Diri, saya mau menjadi pemimpin Aliansi, dan dengan adanya Pil Peledak ini, saya ingin tahu siapa yang berani melawan!”


“Tuan Besar memang bijaksana…..”


Adi tidak menyangka kalau Doddy berambisi untuk mendapatkan seluruh Aliansi Seni Bela Diri.


Keesokan paginya!


Banyak orang yang sudah pergi ke lokasi arena yang ada di pinggiran kota Taka, selain para keluarga dan sekolah yang tergabung dalam Aliansi Seni Bela Diri, masih banyak para keluarga bisnis yang juga pergi kesana.


Rudi yang membawa orang-orang dari Detasemen Perlindungan Hukum juga sudah mempersiapkan penjagaan di sekitar lokasi untuk menghindari kecelakaan!


Meskipun Rudi tahu kalau masalah Aliansi Seni Bela Diri tidak bisa dicampuri oleh Detasemen Perlindungan Hukum, walaupun pihak lawan mengamuk dan melukai orang, mereka sebagai Detasemen Perlindungan Hukum juga hanya bisa melihat, namun dia masih memiliki tanggung jawab, oleh karena itu Rudi hanya bisa membawa orang-orangnya untuk menjaga ketertiban di luar arena!


Aron membawa Nuri dan Jekson, dan bergegas menuju arena bersama orang-orang dari Geng Lyla!


Lina bergerak bersama dengan orang-orang dari Detasemen Perlindungan Hukum, karena bagaimana pun dia adalah anggota dari Detasemen Perlindungan Hukum!


“Lyla, jangan keras kepala saat bertarung melawan Doddy, kalau bisa dibunuh, bunuh saja, tapi kalau tidak bisa, mundurlah, Keluarga Rangga juga hanya akan bertahan selama beberapa hari ini saja!”


Setelah turun dari mobil Aron memperingatkan Lyla!


“Tuan Aron tenang saja, saya percaya diri!”


Lyla menjawab dengan tersenyum.


Aron juga dapat melihat bahwa Lyla pasti telah menyembunyikan banyak kekuatan selama bertahun-tahun, kalau tidak, dia tidak akan memiliki kepercayaan diri yang begitu besar!