ARON

ARON
Pil Peremajaan Gratis



Aula lantai teratas Restoran Daffa!


Jekson memamerkan Pil Peremajaan, setiap butir hanya sebesar jempol tangan, berwarna hitam pekat, sangat jelek sekali!


Tidak membicarakan bagaimana efek dari Pil Peremajaan, dari bentuknya saja kelihatan sudah tidak meyakinkan!


“Para hadirin, terima kasih atas kedatangan Anda sekalian, saya Jekson Herlambang merasa terhormat, izinkan saya memperkenalkan Pil Peremajaan pada kalian, ini adalah…”


“Tuan Jekson, tidak usah perkenalkan lagi, langsung katakan berapa harga jualnya, lagipula saya lumayan sibuk, kamu katakan harganya, kita langsung bayar!”


Ucap seorang pria paruh baya berusia 50 tahunan yang mengenakan setelan jas bercorak kotak-kotak.


Semua orang mengalihkan pandangan pada pria paruh baya tersebut, tanpa sadar melayangkan tatapan salut padanya!


Perlu diketahui, siapa yang berani berbicara seperti itu pada Jekson, kentara sekali Jekson memang bermaksud menipu uang mereka, tapi siapa yang berani mengucapkannya terang-terangan.


Tapi Jekson menatap pria paru baya itu, sama sekali tidak marah, malah tersenyum berkata: “Mustafa, saya sengaja menyiapkan sebutir untukmu, kamu ini sudah berlebihan memuaskan nafsumu, sudah berapa tahun kamu tidak menyentuh wanita?”


Ucapan Jekson membuat muka Mustafa langsung memerah.


Hubungannya dan Jekson termasuk akrab, sehingga dia berani berbicara terus terang pada Jekson, dan Jekson juga tahu dia memiliki masalah pada tubuhnya.


Sejak dia masih muda, Mustafa terlalu berlebihan memuaskan nafsunya, sampai di usia 30 tahunan dia sudah loyo, telah pergi ke berbagai balai pengobatan, menghabiskan uang yang tak terhitung, hasilnya tidak memuaskan, sekarang Mustafa sudah menyerah, berhenti mengobati penyakitnya dan fokus pada bisnis!


Tapi penyakit privasi ini diekspos di depan umum oleh Jekson, Mustafa merasa kehilangan muka!


“Saya tidak mau memakan apa itu Pil Peremajaan, bentuknya hitam jelek sekali, bukan barang bagus, jika kamu kekurangan uang langsung bilang saja, untuk apa membuang-buang tenaga!”


Mustafa sama sekali tidak berselera melihat Pil Peremajaan itu.


“Mustafa, Pil ini gratis, hari ini saya menghadiahkan kepada para hadirin semuanya, kalau memang kalian tidak percaya, maka saya akan mengizinkanmu mencoba dulu!”


Jekson tersenyum sambil berjalan ke arah Mustafa!


“Tuan Jekson, jangan buat masalah, saya tidak mau makan, barang ini mungkin saja bisa mematikan orang!”


Mustafa mundur ketakutan!


“Saya jamin setelah kamu memakannya, pasti bilang bagus, tenang saja!”


“Puih puih puih…”


Mustafa berusaha memuntahkannya, tapi Pil Peremajaan itu langsung mencair begitu masuk ke mulut, hilang!


Melihat semua ini, tawa para hadirin meledak.


Tapi dengan cepat, Mustafa merasakan tubuhnya mulai pelan-pelan memanas, kemudian merasakan sebuah hawa panas mengalir di dalam tubuh, sangat nyaman!


Kemudian, tubuh bagian bawah Mustafa mulai bereaksi, dengan wajah terkejut menatap perubahan tubuhnya, terpana!


Perlu diketahui sudah puluhan tahun Mustafa tidak merasakan reaksi apapun, segala cara sudah dicobanya, tidak berguna sama sekali!


Para hadirin sepertinya juga menyadari perubahan tubuh Mustafa, semuanya terpana menatapnya!


“Tuan Jekson, di…di sini ada perempuan, tidak, cepat carikan satu untukku!”


Dengan wajah bersemangat Mustafa berkata pada Jekson.


“Tempatku ini adalah Restoran resmi, mana ada yang kamu mau itu, jika ingin menyelesaikannya, pulanglah ke rumah!”


Jekson menggeleng kepala!


Mendengar itu, Mustafa tergesa-gesa berlari keluar, sambil berlari dia menoleh pada Jekson dan berkata: “Sisakan Pil itu untukku, berapapun harga saya mau, harganya terserah kamu!”


Melihat perubahan Mustafa, orang-orang mulai sedikit tertarik!


“Tuan Jekson, saya juga ingin mencoba sebutir, akhir-akhir ini pinggangku sakit terus, mungkin terkena rematik, saya coba apakah bisa menyembuhkannya!”


Seseorang berinisiatif meminta Pil Peremajaan dari Jekson!


Jekson langsung melempar Pil ke arahnya, pokoknya gratis.


Setelah menelan Pil Peremajaan, orang itu juga merasakan sebuah hawa panas mengalir, lalu bagian pinggangnya terasa hangat, rasa sakit di pinggang langsung menghilang!