ARON

ARON
Drama si sombong akan berakhir



Darrel terbengong, wajahnya memerah menatap gelas arak di tangannya, rasanya seperti ditelanjangi di depan umum yang membuatnya sangat tidak nyaman!


Mereka menganggap arak Mao Tai edisi khusus ini sayang kalau dibuang, bermaksud setelah kembali ke ruangan, lanjut meminum arak ini, sekarang malah ketahuan oleh Aron!


“Kamu…kamu tidak usah peduli apakah kita ada bersulang atau tidak, pokoknya kami sudah berjumpa dengan Pak Walikota, lebih hebat darimu, saya ingin tahu bagaimana cara kamu membayar tagihan ini, jika berani menolak melunasi tagihan di restoran milik Tuan Jekson, pasti akan dikuliti hidup-hidup, sampai waktunya saya penasaran apakah kamu masih berani berbuat onar disini!”


Selesai berkata, Darrel langsung duduk kembali dan tidak mengacuhkan Aron lagi!


“Siapa bilang saya akan melunasi tagihan ini, kalian juga menyantap makanan ini, pokoknya saya tidak punya uang, saya penasaran sampai waktunya apakah kalian bisa pergi dari sini dengan mudah!”


Aron juga ikut duduk kembali sembari tersenyum!


Erwin sekeluarga terpana mendengar ucapan ini!


“Aron, apa maksudmu? Bukankah hari ini kamu yang mentraktir, kamu ingin mengingkarinya?”


Erwin bertanya sambil mengerut kening.


“Tapi sekarang saya tidak ingin mentraktirnya lagi, saya ingin mengingkarinya, tidak mau melunasinya, siapapun tidak boleh pergi, saya penasaran akankah Jekson menguliti kalian!”


Ucap Aron dengan ekspresi menjengkelkan!


Sekarang orangtuanya sudah tidak berada di sini, Aron tidak perlu lagi memberi muka pada Erwin sekeluarga!


Walaupun masih kerabat, tapi Aron mempunyai kesan buruk pada Erwin sekeluarga!


Ucapan Aron membuat seluruh anggota keluarga Erwin terpana, mereka tidak menyangka Aron akan mengingkari janjinya!


“Keparat kamu Aron, jangan menipu kami, cepat bayar!”


Darrel panik, maju menyerbu ke arah Aron.


Melihat Darrel menyerbu kearahnya, wajah Aron menggelap, orang ini tidak pernah memanggilnya ‘kakak, selalu menyebutnya ‘orang tak berguna’, Aron sudah lama ingin memukulnya!


Darrel menyerbu ke hadapan Aron, yang langsung melayangkan sebuah tamparan ke arahnya, dan membuat Darrel terlempar jauh dan mendarat keras di lantai!


“Putraku…”


Erwin sekeluarga tercengang dan berlari mendekati Darrel!


Darrel dipapah bangkit berdiri, menatap Aron penuh kemarahan, tapi saat ini dia lebih takut pada Jekson, jika Aron tidak mau melunasi tagihan, maka Jekson tidak akan membiarkan mereka pergi!


“Ayah, jika Aron si keparat tidak melunasi tagihan, Tuan Jekson akan membiarkan kita pergi?”


Darrel bertanya gelisah pada Erwin.


“Jangan khawatir, kakak iparmu memiliki hubungan baik dengan Tuan Jekson, bahkan Tuan Jekson pernah menghadiahkan dua botol arak premium pada kakak iparmu, bagaimana mungkin akan bermusuhan dengan kita hanya karena kejadian ini!”


Erwin berkata sambil menatap Charles: “Charles, jika nanti Aron tidak mau membayar, kamu yang beritahu Tuan Jekson, supaya Tuan Jekson menguliti Aron hidup-hidup, tapi jangan cari masalah dengan kita!”


“Hah…”


Charles terlihat serba salah, hanya bisa berseru kaget!


Dia sama sekali tidak kenal Jekson, bagaimana mungkin Jekson akan memberinya muka, tapi Charles tidak mungkin mengakuinya, dia terpaksa berpura-pura!


“Oh iya betul juga, saya hampir lupa!”


Darrel langsung menjadi tenang, mengelus wajahnya yang sakit, menatap galak pada Aron: “Aron, kamu dengar itu, tunggu saja siapa yang akan dikuliti!”


Aron tidak menghiraukannya, malah menuangkan secangkir teh untuk diri sendiri!


Dan saat ini, di luar ruang VIP, Willy dan Jekson berjalan di depan, dibelakang mereka beberapa pemimpin berbagai departemen mengikuti dengan wajah ragu.


Mereka tidak mengerti, mengapa tokoh besar seperti dia bisa makan di ruang VIP biasa?


Apakah sedang melakukan inspeksi mendadak?


Jekson membawa Willy ke ruang VIP dimana Aron berada, lalu berkata pada Willy: “Pak Walikota, Tuan Aron ada di dalam!”


Jekson bermaksud mendorong pintu, dengan sikap menyanjung Salman segera membukakan pintu untuk Jekson.